• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pj Gubernur Banten Sebut Penanganan Stunting Perlu Dilakukan secara Konstan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 23 April 2024 - 15:44
in Nusantara
Pj Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar pada rapat koordinasi administrasi e-dasawisma se-Provinsi Banten dan launching Ibu Asuh Menuju Keluarga Bebas Stunting TP PKK Provinsi Banten. (Dok. Humas Pemprov Banten)

Pj Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar pada rapat koordinasi administrasi e-dasawisma se-Provinsi Banten dan launching Ibu Asuh Menuju Keluarga Bebas Stunting TP PKK Provinsi Banten. (Dok. Humas Pemprov Banten)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, penanganan dan pencegahan stunting perlu dilakukan secara konstan. Semua pihak atau jenjang bisa saling melengkapi dan berperan dalam penanganan stunting dan sangat penting untuk diselesaikan karena anak-anak harapan bangsa di masa depan.

Hal itu diungkap Al Muktabar saat membuka rapat koordinasi administrasi e-dasawisma se-Provinsi Banten dan launching Ibu Asuh Menuju Keluarga Bebas Stunting TP PKK Provinsi Banten di ruang rapat Gedung Negara Provinsi Banten Jl Brigjen KH Tb Syam’un No. 5 Kota Serang, Senin (22/4/2024).

BacaJuga:

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan

Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0

“PKK menjadi mitra pemerintah dalam isu-isu strategis,” ungkapnya.

“PKK sudah berjalan aktif. Hadir hingga tingkat keluarga. Apresiasi atas kinerja yang telah dilaksanakan,” tambah Al Muktabar.

Menurutnya, PKK telah membentuk instrumen berupa aplikasi dalam penanganan stunting. Melalui aplikasi itu, penanganan stunting bisa fokus dan tepat sasaran karena menggunakan data by name by address.

“Stunting sangat penting untuk kita selesaikan. Karena anak-anak itu harapan kita di masa depan,” tegas Al Muktabar.

“Bukan sekadar dalam rangka bekerja. Tapi juga dalam rangka beribadah untuk kesejahteraan masyarakat Banten juga Indonesia,” tambahnya.

Al Muktabar optimistis, berdasarkan data e-dasawisma, penanganan stunting di Provinsi Banten bisa melampaui target nasional atau di bawah 14 persen. Terlebih untuk anak-anak yang memiliki penyakit bawaan bisa dirawat di rumah sakit.

Dirinya juga sarankan para kader PKK dan posyandu, untuk memasukkan data-data baru sehingga penanganan stunting dan gizi buruk semakin komprehensif. Terlebih fokus pembiayaan dan program di Pemprov Banten cukup terutama di Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.

Masih menurut Al Muktabar, ada pembiayaan juga dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia yang disalurkan melalui Puskesmas. Dalam sepekan Puskesmas melakukan aktivitas penanganan dan pencegahan stunting selama tiga hari. Dirinya menyarankan Provinsi dan Kabupaten/ Kota untuk mengisi waktu lain di luar kegiatan Kemenkes.

“Stunting harus ditangani setiap hari. Sehingga penanganan stunting dilakukan secara konstan,” ungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Pj Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar mengatakan, dengan aplikasi e-dasawisma, penanganan stunting di Provinsi Banten memiliki basis data yang kuat. Penanganan dengan melakukan pemantauan anak-anak di bawah dua tahun, serta mengawal tumbuh kembang anak 0 – 6 tahun.

“Usia 0 – 6 tahun momen penting tumbuh kembang anak. Salah satu pengganggunya adalah stunting. Kita fokus dalam menangani dan mencegah tumbuhnya stunting baru,”ucapnya.

Masih menurut Tine, TP PKK Provinsi Banten telah mengupdate aplikasi e-dasawisma atau versi kedua. Pada versi terbaru ini, anak-anak sudah yang pulih dari stunting tidak hanya dinyatakan pulih saja. Tapi proses pulihnya juga.

“Pada versi baru ini, proses penanganannya juga dilaporkan. Kualitas dari aplikasi ditingkatkan,” jelasnya.

“Kunci dari keberhasilan penanganan stunting adalah monitoring pemberian asupan dan stimulasi sesering mungkin,” tambah Tine.

Tine juga berharap, para kader PKK dan posyandu aktif untuk menggerakkan anak-anak melakukan penimbangan di posyandu. Tujuannya untuk melakukan pencegahan stunting sedini mungkin.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas BPMD Provinsi Banten Aan Muawanah mengatakan, PKK menjadi ujung tombak dalam penanganan stunting. Mulai dari tingkat dasawisma, Desa, Kecamatan, Kabupaten/ Kota, Provinsi, hingga pusat.

“PKK merupakan mitra kerja Pemerintah dan organisasi masyarakat sebagai fasilitator, perencana, dan penggerak sesuai jenjang untuk tugas dan perannya,” ucapnya.

Sebagai informasi, Rakor Administrasi e-dasawisma se-Provinsi Banten dilaksanakan secara luring dan daring. Diikuti oleh seluruh Ketua Tim Penggerak PKK dari tingkat Provinsi, Kabupaten/ Kota, hingga Kecamatan. (yas)

Tags: Al Muktabarpj gubernur bantenstunting

Berita Terkait.

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa
Nusantara

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Nusantara

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:40
Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0
Nusantara

Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:56
Sertifikat
Nusantara

Pelayanan Makin Dekat, Perlindungan Keimigrasian Diperkuat dari Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:07
bc3
Nusantara

Sinergi Amankan Penerimaan Negara, Bea Cukai Luwuk Musnahkan Ratusan Ribu Rokok dan Miras Ilegal

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:05
bc2
Nusantara

Lindungi Kedaulatan Ekonomi, Bea Cukai Banten Musnahkan Rokok Ilegal senilai Rp62 Miliar

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:33

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.