• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Macet Hebat di Pelabuhan Merak, Komisi V DPR Temukan Penyebabnya

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 7 April 2024 - 13:55
in Headline
Komisi V DPR RI saat melakukan Kunjungan Kerja ke Pelabuhan Merak, Jumat (5/4/2024). (Dok. Humas DPR)

Komisi V DPR RI saat melakukan Kunjungan Kerja ke Pelabuhan Merak, Jumat (5/4/2024). (Dok. Humas DPR)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masyarakat yang ingin mudik kembali harus menemui masalah pelik yaitu harus bermacet-macetan untuk masuk ke dalam Pelabuhan Merak. Komisi V DPR RI pun menemukan masalah utama hal itu terjadi di lebaran tahun ini.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengungkapkan, masalah tersebut yaitu mulai dari sempitnya akses jalan menuju pelabuhan, kebutuhan hadirnya pelabuhan barang, hingga efisiensi waktu bersandar.

BacaJuga:

Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah

Febrie ke Presiden: Saya Mohon Maaf, Siap Mempertanggungjawabkan Diri

Ikut Monitor Penyelidikan, KPK Klaim Proses Hukum Febrie Adriansyah Sudah Transparan

“Secara kasat mata (Komisi V) masih melihat ada beberapa PR (pekerjaan rumah) di sini yang harus kita kerjakan ke depan. Dari pintu pertama masuk (pelabuhan) tadi saya lihat banyak bangunan (pemukiman) itu sampai nyentuh ke badan jalan. Ini masalah,” kata Lasarus dalam keterangannya sebagaimana dikutip pada Minggu (7/4/2024).

Lasarus bersama anggota Komisi V lainnya melakukan peninjauan ke berbagai fasilitas di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Jumat (5/4/20243).

Menurutnya jalan raya menuju akses pelabuhan dan terminal terpadu Merak hanya memiliki dua lajur di masing-masing jalur. Terpantau, tidak ada bahu jalan maupun pembatas lain yang memisahkan badan jalan dengan jejeran bangunan di sekitarnya. Selain itu, kerap terlihat pula kendaraan yang terparkir di tepi jalan dan berpotensi mengganggu lalu lintas.

Disampaikan oleh politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu bahwa kondisi bangunan yang terlalu dekat dan tanpa adanya pembatas sangatlah rawan. Ia pun mencontohkan apabila ada kendaraan yang bermasalah apalagi hingga terbakar maka akan sangat berbahaya. Untuk itu, pihaknya akan segera membahas permasalahan ini dengan pengampu kebijakan terkait.

“Nanti akan kita bicarakan dengan Pemda Cilegon termasuk dengan Kementerian PU supaya harus ada median antara badan jalan dengan pemukiman, sehingga mengatasi kemacetan di sekitar sini juga mudah,” lanjutnya.

Saat melakukan peninjauan, Lasarus sempat berinteraksi dengan salah satu kapten kapal yang sedang bersandar seraya melakukan pemantauan kondisi kapal. Ia menyampaikan bahwa dari diskusinya tersirat bahwa waktu sandar kapal di pelabuhan sebetulnya bisa di bawah 40 menit, namun seringkali masalah justru datang dari kendaraan yang diangkut.

“Bisa dipersingkat nggak supaya masalah tidak antre lama? Kapten (kapal) bilang bisa aja, tapi seringkali kendalanya itu adalah kendaraan. Begitu mau percepat ada kendaraan mogok di dalam (kapal) dan kalau ada kendaraan mogok satu atau dua itu menimbulkan persoalan, (kendaraan) yang lain mau keluar nggak bisa,” jelasnya.

Lasarus pun menyinggung adanya kebutuhan dibangunnya terminal khusus barang, sehingga kendaraan pengangkut yang sering kali bermasalah di atas kapal bisa disaring. “Beberapa kasus yang sering terjadi adalah kendaraan yang mogok lantaran tak laik jalan hingga ODOL yang sering kali menyebabkan patah as roda,” demikian Lasarus menambahkan.

Sebagaimana diketahui, upaya mengurai kepadatan di sekitar pelabuhan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menyediakan titik zona penyangga (buffer zone) di beberapa rest area sebagai mitigasi dari menerapkan sistem penundaan (delaying system).

Saat ini tidak diberlakukan penjualan tiket langsung penyeberangan di pelabuhan. Penumpang yang ingin nyeberang harus membeli terlebih dahulu tiket dengan menggunakan aplikasi maupun di situs resmi dan diharapkan datang setidaknya 4 jam sebelum jadwal yang dipilih. Untuk menghindari penumpukan kendaraan, calon penumpang tidak disarankan untuk menunggu di kawasan pelabuhan dan tetap berangkat sesuai dengan jadwal. (dil)

Tags: Arus Mudikkomisi v dpr rimudikMudik LebaranPelabuhan Merak

Berita Terkait.

Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah
Headline

Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:15
Febrie ke Presiden: Saya Mohon Maaf, Siap Mempertanggungjawabkan Diri
Headline

Febrie ke Presiden: Saya Mohon Maaf, Siap Mempertanggungjawabkan Diri

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00
Ikut Monitor Penyelidikan, KPK Klaim Proses Hukum Febrie Adriansyah Sudah Transparan
Headline

Ikut Monitor Penyelidikan, KPK Klaim Proses Hukum Febrie Adriansyah Sudah Transparan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:34
Prabowo
Headline

Ramai-ramai Organisasi Pers Tuntut Prabowo Minta Maaf Soal ‘Londo Ireng’

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:45
pRABOWO
Headline

Sejumlah Organisasi Jurnalis Kecam Pernyataan Prabowo Soal ‘Londro Ireng’

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:04
Febrie
Headline

KPK Pastikan Febrie Adriansyah Tak Dapat Sel Khusus di Rutan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:32

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1415 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2880 shares
    Share 1152 Tweet 720
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.