• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Petani Usul Fleksibilitas HAP Jagung Dinaikkan saat Panen Raya di Tuban

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 19 Maret 2024 - 15:46
in Nasional
Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mewakili Mentan Amran pada kegiatan panen jagung di Desa Nimbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jatim, Selasa (19/3/2024). Foto: Dok. Kementan

Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mewakili Mentan Amran pada kegiatan panen jagung di Desa Nimbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jatim, Selasa (19/3/2024). Foto: Dok. Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pangan Nasional dan berbagai stakehokder melakukan panen raya jagung di Desa Nimbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jatim. Pada panen ini, para petani jagung mengusulkan adanya fleksibilitas Harga Acuan Pembelian (HAP) yang disesuaikan dengan ongkos produksi dan harga jual yang saling menguntungkan.

Hadir panen jagung ini Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, perwakilan Bapanas, Aster Kasdam V Brawijaya, Wakil Dirut Pupuk Indonesia, Direktur Operasional Petrokimia Gresik, Pimpinan Wilayah Bulog, BPJS, Pinsar, Pejagindo dan lainnya.

BacaJuga:

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

Suwandi mengatakan fleksibilitas harga perlu diterbitkan mengingat saat ini panen raya terus berlangsung hingga membuat jagung dalam kondisi melimpah ruah. Selain itu, fleksibilitas juga dinilai akan membuat Badan Urusan Logistik (Bulog) menyerap secara baik.

“Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian, harga jagung pada panen raya ini tidak boleh turun jauh merugikan petani. Tapi harus membuat petani dan pegadang sama-sama tersenyum bahagia. Karena itu, petani mengusulkan agar HAP jagung Rp 4.200 per kilogram kadar air 15 persen sudah tidak relevan lagi,” demikian dikatakan Suwandi mewakili Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada kegiatan panen jagung tersebut Selasa, (19/3/2024).

“Mengapa? Karena biaya produksi naik dan risiko petani jagung disaat panen raya ini bertepatan musim hujan. Karenamya petani usul agar Bapanas menerbitkan kebijakan fleksibilitas HAP jagung sehingga mudah diserap oleh Bulog dan pasar,” sambung Suwandi.

Suwandi menyebutkan kebijakan pangan yang dirumuskan oleh Kementerian/Lembaga baik Kemendag, Bapanas maupun KSP di bawah koordinasi Kemenko Bidang Perekonomian harus memperhatikan kelangsungan usaha dan kesejahteraan petani. Karena itu, Bulog dan pelaku usaha terkait seperti GPMT, Pejagindo, Pinsar harus didorong untuk menyerap dengan optimal jagung petani.

“Disisi lain, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota juga harus memaksimalkan upaya peningkatan produksi jagung melalui PAT (Penambahan Areal Tanam) dan Peningkatan Indeks Pertanaman (IP) serta Peningkatan Produktivitas,” sebutnya.

Diketahui, berdasarkan data KSA BPS, produksi jagung pada Maret 2024 diperkirakan mencapai 2,29 juta ton. Sedangkan produksi pada bulan April mendatang produksinya mencapai 1,76 juta ton. Adapun total produksi pada Maret dan April mencapai 4,05 juta ton.

“Angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan kebutuhan jagung pipil di bulan Maret. Sementara luas panen jagung bulan Maret mencapai 405.242 hektare dan pada bulan April 2024 mencapai 318.498 hektare,” katanya.

Untuk itu, Suwandi menyebutkan Kementan meminta Bulog segera melakukan penyerapan surplus jagung di tingkat petani minimal 500.000 ton (in-out) pada masa panen raya. Selain Bulog, gabungan pengusaha makanan ternak juga diharapkan melakukan penyerapan hingga 1,3 juta ton pada masa panen raya tahun ini serta meningkatkan kapasitas mesin pengeringnya.

“Bulog, GPMT, Pejagindo dan Pinsar juga harus bekerjasama untuk penyerapan jagung dari petani dan memanfaatkan dryer. Offtaker jagung juga diharapkan memperbanyak pembelian langsung dari petani untuk memperpendek rantai pasar sehingga harga menjadi lebih baik,” tegasnya.

Sebelumnya, Kementan bersama Satgas pangan POLRI dan TNI AD terus melakukan pengawalan kelancaran serap jagung hasil olahan data BPS terkait lokasi panen raya, potensi luas panen dan produksi.

Sebagai informasi, saat ini ada banyak lokasi panen raya yang kondisi harganya di bawah HAP. Di antaranya, Lampung Timur, Lampung Selatan, Luwu, Bone, Jeneponto, Wajo, Gorontalo, Barru, Tapanuli Utara, Pringsewu, Ciamis, Barito Utara, Karo, Pohuwato dan masih banyak daerah lainya. Diharapkan, dalam waktu dekat fleksibilitas harga di sana sudah dikeluarkan pemerintah. (srv)

Tags: Fleksibilitas HAP JagungjagungKementanPanen Raya JagungPetani

Berita Terkait.

ribka
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Rabu, 9 September 2026 - 22:42
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 22:22
dasco
Nasional

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 22:12
pelajar
Nasional

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G Sorot Tingginya Angka Perundungan Murid

Rabu, 9 September 2026 - 20:02
kasal
Nasional

Kapal Selam Indonesia Terancam “Bolong”, Kasal Buka Opsi Beli Interim

Rabu, 9 September 2026 - 19:29
p2mi
Nasional

Baru 3.879 Peserta, Program SMK Go Global Masih Jauh dari Target 40.000 di 2026

Rabu, 9 September 2026 - 19:09

OLAHRAGA

games
Olahraga

Badai dan Banjir Terjang Nagoya, Latihan Kontingen Indonesia Asian Games 2026 Terancam Terganggu

Editor Dilianto
Rabu, 9 September 2026 - 21:21

INDOPOSCO.ID - Badai yang menerjang Nagoya, Jepang, berdampak langsung terhadap aktivitas Kontingen Indonesia jelang Asian Games 2026 di Negeri Matahari...

SelengkapnyaDetails
tohir

Erick Thohir Kerucutkan Perburuan Medali Asian Games 2026, 21 Cabor Jadi Fokus

Rabu, 9 September 2026 - 21:11
liga

Jadwal Liga Champions: Liverpool-Arsenal Hadapi Ujian Berat, Barca-PSG Jumpa Lawan “Mudah”

Rabu, 9 September 2026 - 18:18
menpora

Pesan Menpora Jelang Asian Games 2026: Kejar Emas, Jangan Main-Main dengan Anggaran

Rabu, 9 September 2026 - 18:08
Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Rabu, 9 September 2026 - 09:57

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.