• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Kim Jong-Un Luncurkan Roket Ganda Berukuran Super Besar

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 19 Maret 2024 - 11:07
in Internasional
Pemimpin-Korut

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memandu latihan penembakan dengan peluncur roket ganda berukuran super besar, dan menyerukan penyempurnaan kesiapan untuk meruntuhkan ibu kota musuh dengan “alat serangan inti,” kata media pemerintah, dikutip dari Antara, Selasa (19/3/2024).

Sehari sebelumnya, Kim mengawasi latihan “salvo” unit artileri di wilayah barat negara itu menggunakan sistem peluncuran roket ganda 600 mm, menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

BacaJuga:

Hancurkan Misi Kemanusiaan, Israel Bajak Armada Global Sumud dan Tahan 2 Aktivis

Turki Tutup Wilayah Udara Dilewati Pemimpin Israel, Penerbangan Isaac Herzog Dialihkan hingga 8 Jam

Menlu Iran Temui Putin di Rusia, Bahas Solusi Konkret Konflik Timur Tengah

Militer Korea Selatan mengatakan pada Senin (18/3) bahwa pihaknya mendeteksi penembakan beberapa rudal balistik jarak pendek dari daerah dekat Pyongyang, dan rudal tersebut terbang sekitar 300 kilometer menuju Laut Timur. Para ahli mengatakan itu mungkin adalah peluncur roket ganda super besar KN-25.

Menyebut peluncur roket ganda super besar sebagai salah satu “alat serangan inti” militernya, Kim mengatakan sistem senjata tersebut memiliki peran penting dalam persiapan perang negaranya, kata KCNA.

“Dia mengatakan bahwa perlu untuk lebih menekankan kepada musuh-musuhnya bahwa jika terjadi konflik bersenjata dan perang, mereka tidak akan pernah bisa menghindari konsekuensi bencana,” kata laporan itu.

“Alat ofensif destruktif yang dimiliki oleh tentara kita harus lebih menyeluruh memenuhi misi mereka untuk memblokir dan menekan kemungkinan perang dengan kesiapan sempurna yang terus-menerus untuk meruntuhkan ibu kota musuh, dan struktur kekuatan militernya,” kata Kim seperti dikutip oleh KCNA, yang tampaknya mengarah pada Seoul.

Korea Utara juga melakukan uji simulasi peledakan sistem senjata semacam itu di udara pada ketinggian yang telah ditentukan di atas target, demikian Kim dalam laporan tersebut.

Sistem peluncuran roket ganda super besar milik Korea Utara diklasifikasikan sebagai rudal jarak pendek yang dapat menjangkau seluruh wilayah Korea Selatan. Pyongyang mengklaim hulu ledak nuklir taktis dapat dipasang pada senjata semacam itu.

Provokasi ini terjadi ketika Korea Selatan dan Amerika Serikat menyelesaikan latihan tahunan Freedom Shield yang berlangsung selama 11 hari hingga Kamis.

Hal ini menandai peluncuran rudal balistik kedua Korea Utara tahun ini sejak 14 Januari, ketika negara tersebut melakukan uji coba rudal balistik jarak menengah berbahan bakar padat yang membawa hulu ledak hipersonik.

Korea Utara menahan diri untuk tidak melakukan uji coba rudal selama latihan militer gabungan antara Seoul dan Washington. Sebaliknya, pemimpinnya Kim Jong-un memandu pelatihan militer yang melibatkan unit artileri dan tank serta pasukan terjun payung.

Peluncuran rudal terbaru Korea Utara itu bertepatan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Blinken tiba di Korea Selatan pada hari Minggu untuk menghadiri KTT Demokrasi ketiga yang diselenggarakan oleh Korea Selatan, sebuah pertemuan multinasional dipimpin AS yang dibentuk untuk meningkatkan solidaritas dan nilai-nilai bersama di antara negara-negara demokratis.

Pada bulan Januari, pemimpin Korea Utara menyerukan revisi konstitusi negaranya untuk mendefinisikan Korea Selatan sebagai “musuh utama,” dan menyusun komitmen untuk menundukkan wilayah Korea Selatan jika terjadi perang. (dam)

Tags: kim jong unKorea UtaraRoket Ganda

Berita Terkait.

kapal
Internasional

Hancurkan Misi Kemanusiaan, Israel Bajak Armada Global Sumud dan Tahan 2 Aktivis

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:11
Turki Tutup Wilayah Udara Dilewati Pemimpin Israel, Penerbangan Isaac Herzog Dialihkan hingga 8 Jam
Internasional

Turki Tutup Wilayah Udara Dilewati Pemimpin Israel, Penerbangan Isaac Herzog Dialihkan hingga 8 Jam

Selasa, 28 April 2026 - 23:49
Abbas-Araghchi
Internasional

Menlu Iran Temui Putin di Rusia, Bahas Solusi Konkret Konflik Timur Tengah

Senin, 27 April 2026 - 11:01
Temui Wakil Wali Kota Seoul, Pramono Bahas K-Food hingga K-Pop dan Konser BTS di Jakarta
Internasional

Temui Wakil Wali Kota Seoul, Pramono Bahas K-Food hingga K-Pop dan Konser BTS di Jakarta

Minggu, 26 April 2026 - 23:54
Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata
Internasional

Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata

Minggu, 26 April 2026 - 21:11
Shehbaz-Sharif
Internasional

PM Pakistan Sebut Pertemuan dengan Menlu Iran Berlangsung Produktif

Sabtu, 25 April 2026 - 23:02

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3567 shares
    Share 1427 Tweet 892
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1594 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.