• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ancaman Tenggelam, DMC Dompet Dhuafa Resmikan Peninggian Jalan

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 12 Maret 2024 - 18:01
in Nusantara
Peninggian-Jalan-co

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa resmikan jalan sepanjang 110 meter di Dusun Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah pada Minggu (10/03/2024).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa resmikan jalan sepanjang 110 meter di Dusun Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah pada Minggu (10/03/2024).

Jalan sepanjang 110 meter yang terletak di tengah air laut dan menjadi penghubung dusun satu-satunya, menjadi harapan baru bagi masyarakat. Tim DMC Dompet Dhuafa melakukan peninggian jalan agar air laut tidak menggerus dan menutup jalan.

BacaJuga:

Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

Gempa M 4,3 Guncang NTB, Getaran Dirasakan Dompu, Bima dan Sumbawa

Polda Banten Tangkap Satu Tersangka Pengeroyokan dan Dugaan Penculikan Aktivis di Lebak, Pelaku Lain Diburu

“Alhamdulillah sudah diselesaikan bersama warga di sini. Harapannya semoga dengan tingginya jalan itu, aktivitas bapak dan ibu untuk bekerja atau sekolah, tidak terganggu. Semoga saat musim hujan, airnya tidak menggenangi jalan jadi tidak perlu angkat (rok dan celana) ketika hendak pergi,” jelas Ika Saragih selaku Staf Kesiapsiagaan dan Mitigasi Adaptasi Perubahan Iklim DMC Dompet Dhuafa dalam sambutannya.

Dalam peresmian ini juga turut mengundang perwakilan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang, Greenpeace, dan dari Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA). Mereka juga telah melakukan kontribusi besar kepada masyarakat Dusun Timbulsloko yang telah terdampak parah akibat air laut yang menenggelamkan secara perlahan rumah mereka.

Timbulsloko terdiri dari empat dukuh: Dukung Karanggeneng, Dukuh Wonorejo, Dukuh Bogorame, dan Dukuh Timblulsloko. Dulu Timbulsloko sangat kaya akan segalanya: ada sawah, ada tambak. Dengan adanya abrasi, maka Timbulsloko menjadi seperti ini.

“Timbulsloko itu mulai abrasi itu sekitar tahun 2014. Pada waktu itu awalnya tidak terasa kalau penurunan tanah itu dirasakan oleh warga. Kanan kiri (banyak) tanaman, termasuk tanaman buah-buahan seperti kelapa dan pisang juga ada. Terima kasih kepada Dompet Dhuafa yang telah datang membantu warga,” jelas Nadhiri Kepala Desa Timbulsloko.

Dalam kesempatan yang berbeda salah seorang admin akun media sosial Timbulslokobangkit , menuturkan bahwa pada tahun 2019 merupakan abrasi terparah hingga saat ini. Pasalnya air sudah mulai masuk ke pekarangan rumah warga. Kendaraan sulit dilalui, bahkan tidak jarang mereka menitipkan kendaraannya di luar dari lingkungan rumah mereka.

“Tahun 2019 hingga saat ini terparah mas. Dahulu makam itu sudah penuh dengan air laut, jembatan ini (jalan kayu terapug) ini hampir tenggelam mas. Pokoknya kalau sudah malam, air laut pasang, sudah tidak ada aktivitas apapun di sini,” ujarnya.

“Harga (beras, cabai dll) jadi mahal mas, karena aksesnya menjadi sulit,” lanjutnya.

Kemudian admin tersebut memperlihatkan beberapa foto pada sebelum tahun 2019 di mana tanah masih bisa ditapaki dan akitivtias warga sangat ramai. Senyuman warga menghiasi di setiap kegiatan yang mereka adakan.

Cukup berbanding terbalik dengan kondisi saat ini, mereka tetap senyum, dan terus bertahan menghadapi ancaman tenggelam ini. Terlihat air sudah menenggelamkan sekitar 1 – 2 meter tinggi rumah.

Sebagian masyarakat yang beruntung (memiliki finansial besar) telah berpindah ke tempat yang lebih aman, akantetapi bagi yang kurang beruntung (berada di bawah kemiskinan) terpaksa harus bertahan.

Rumah-rumah warga mulai tenggelam, warga menginisiasi dengan pembuatan alas berbahan dasar kayu, dan menjadikan rumah mereka seperti rumah apung. Akibatnya mata pencaharian warga yang semula petani, beralih menjadi pekerja pabrik, adapula yang menjadi nelayan.

“Dahulu banyak tanam-tanaman masih hidup, namun karena tidak ada air (sekalipun ada), itu air asin, jadi sudah mati semua,” ujar Ngatemi salah satu warga.

“Dahulu tidak begini, kendaraan bisa pulang, kalau kerja, kendaraannya bisa dibawa pulang. Selang beberapa waktu ada banjir rob, tidak bisa dibawa pulang. Paling taruh di tempat parkir (komunal),” lanjutnya.

“Bisa juga naik perahu sebanyak Rp5000 trus lanjut titip motor sebesar Rp2000. Habis mas (uang) jadinya,” pungkasnya.

Dalam semangat dan rencana ke depan DMC Dompet Dhuafa, berharap mampu memberikan penguatan adaptasi kelompok masyarakat; dilakukan melalui penyesuaian tempat tinggal, penyediaan sarana air bersih, belajar lapang melalui studi banding, pemanfaatan teknologi, bantuan iklim tunai, dan alternatif ekonomi pesisir.

Kawan Baik, Dusun Timbulsloko masih membutuhkan uluran tangan kalian. Mari bersama DMC Dompet Dhuafa membangun peradaban Dusun Timbulsloko yang tangguh dan makmur jauh dari sediakala. Karena Bumi Cuma Satu, Berdaya Sekarang. (adv)

Tags: Desa TimbulslokoDMN Dompet DhuafaDusun TimbulslokoKabupaten DemakKecamatan SayungPeninggian JalanProvinsi Jawa Tengah

Berita Terkait.

Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis
Nusantara

Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:41
Gempa M 4,3 Guncang NTB, Getaran Dirasakan Dompu, Bima dan Sumbawa
Nusantara

Gempa M 4,3 Guncang NTB, Getaran Dirasakan Dompu, Bima dan Sumbawa

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:31
Wilayah 3T Diprioritaskan, Mendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah di NTT
Nusantara

Polda Banten Tangkap Satu Tersangka Pengeroyokan dan Dugaan Penculikan Aktivis di Lebak, Pelaku Lain Diburu

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:52
Wilayah 3T Diprioritaskan, Mendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah di NTT
Nusantara

Getaran Susulan Berulang Pascagempa Magnitudo 5,6 Guncang Gayo Lues Siang Tadi

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:42
Wilayah 3T Diprioritaskan, Mendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah di NTT
Nusantara

Wilayah 3T Diprioritaskan, Mendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah di NTT

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:32
Selatox
Nusantara

Selatox Resmikan Pabrik Botulinum Toxin Berstandar GMP, Targetkan Pasar Global

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:21

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3188 shares
    Share 1275 Tweet 797
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2786 shares
    Share 1114 Tweet 697
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.