• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Merujuk pada Surat Al Hujarat, Idrus Marham Harapkan Masyarakat Jauhi Syak Wasangka

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 23 Februari 2024 - 16:23
in Politik
Idrus-Marham-co

Politisi Golkar yang juga Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo - Gibran, Idrus Marham (foto : ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Politisi Golkar Idrus Marham menilai syak wasangka atau kecurigaan harus dihilangkan semua masyarakat. Sebab selain tidak baik, pikiran itu dapat mengganggu roda pemerintahan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Tim Kerja Strategis (TKS) Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran itu melihat Syak Wasangka tidak bisa memberikan bobot positif. Baik itu secara perorangan maupun masif.

BacaJuga:

Partai Ummat Resmikan Pengurus Baru Periode 2026-2031

Tsunami Politik Jika Permohonan Gugatan PHPU Pilpres 2024 Dikabulkan MK

KPU Didesak Terangkan soal Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran di Hadapan MK

“Jika ditilik dari sisi agama, bersyak wasangka jelas dilarang. Iya cenderung disebut penyakit hati, masuk dalam keluarga besar sifat suudzon,” katanya kepada wartawan, Jumat (23/2/2024).

Ia lantas merujuk surat Al-Hujurat ayat 12 yang berbunyi ‘Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu sekalian yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kalian yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kalian merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima Taubat, Maha Penyayang.’

Secara harfiah, lanjut Idrus, jelas syak wasangka tidaklah dianjurkan. Bahkan surat itu kemudian tertuang dalam hadist Al Bukhari yaitu ‘Jauhilah prasangka buruk, karena prasangka buruk adalah ucapan yang paling dusta.’

“Sebegitu jelas dan tegasnya hukum bersyak wasangka,” tuturnya.

Lebih lanjut mantan Sekjen Golkar itu juga menjelaskan syak wasangka muncul karena mengedepankan kasus kasus yang cenderung bersinggungan dengan “logika rasa” dari banyak orang. Seperti kekhawatiran yang besar cenderung mencaplok yang kecil, kuat menindas yang lemah, dan seterusnya. Merembet sampai ke ruang rasa dizalimi, dicurangi, dan seterusnya.

“Akibatnya, tanpa disadari, Syak Wasangka cenderung berubah bentuk menjadi logika pelarian atas sebuah ketidakberdayaan,” terangnya.

Meski terlihat subjektif, Syak Wasangka seperti bola salju. Menyebar ke hampir semua lini kehidupan, karenanya tidak heran sifat ini bertaburan di ruang sejarah, ruang perekonomian, sosial budaya, agama, apalagi politik.

Dalam kitabnya yang berjudul “The Paranoid Style in American Politics” terbit tahun 1964, lanjut Idrus, Hofstadter membahas urusan syak wasangka dan paranoid dalam politik Amerika dan memakmurkan permusuhan.

“Syak wasangka juga potensial membesar besarkan pepesan kosong, atau merekayasa hayalan tentang adanya, konspirasi besar yang bertujuan menghancurkan nilai-nilai atau institusi yang dianggap penting,” terang Idrus mengutip pernyataan Hofstadter.

Saat ini, ucap Idrus, syak wasangka punya daya retas yang dahsyat, mudah menyebar dan diyakini. “Sampai-sampai orang orang yang menciptakan prasangka pun yakin kalau prasangka imaginernya adalah kebenaran obyektif,” ucapnya.

“Pada skala skala kecil, syak wasangka adalah bumbu sosial yang biasa dan bisa dilakukan oleh orang orang biasa,” tambahnya.

Sekedar contoh saja, perang saudara antara suku Hutu dan Tutsi di Rwanda yang menggasak lebih dari 20 persen nyawa warga negaranya berawal dari syak wasangka. Alhasil, tidak berlebihan jika syak wasangka dijuluki bola liar yang sadis.

Dengan kondisi sehabis pemilu, Idrus melihat banyak orang harus sadar diri. “Yang menang jangan sampai lupa diri, mabuk kemenangan, sehingga memancing syak wasangka. Dan yang kalah jangan sampai larut dalam jeratan syak wasangka sehingga tanpa sadar mengalirkan segala pikiran jernihnya,” imbaunya.

Dirinya pun langsung mencontohkan, syak wasangka terhadap quick count, kini sudah merembet kemana-mana. “Bukankah banyak yang tergoda membaca Hasil pemilu berdasarkan syak wasangka?” katanya.

Baru-baru ini Presiden Joko Widodo bersilaturahmi dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Idrus pun tak ingin pertemuan tersebut dipandang syak wasangka.

“Yang saya risaukan, jangan sampai sehabis pilpres dan pileg, kita justru disandera oleh syak wasangka di sana sini. Apalagi kalau sampai mendominasi alam pikiran anak bangsa?” pungkasnya. (dil)

Tags: Idrus MarhamPolitisi GolkarSyak WasangkaTKN Prabowo-Gibran

Berita Terkait.

ummat
Politik

Partai Ummat Resmikan Pengurus Baru Periode 2026-2031

Sabtu, 26 September 2026 - 21:21
bara
Politik

Tsunami Politik Jika Permohonan Gugatan PHPU Pilpres 2024 Dikabulkan MK

Sabtu, 26 September 2026 - 02:20
kpu
Politik

KPU Didesak Terangkan soal Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran di Hadapan MK

Jumat, 25 September 2026 - 19:19
Jajaran Bawaslu Diingatkan Bijak Gunakan Media Sosial Pribadi
Politik

Jajaran Bawaslu Diingatkan Bijak Gunakan Media Sosial Pribadi

Kamis, 24 September 2026 - 17:20
Kehumasan Bawaslu Didorong Perkuat Kepercayaan Publik Menuju Pemilu 2029
Politik

Kehumasan Bawaslu Didorong Perkuat Kepercayaan Publik Menuju Pemilu 2029

Kamis, 24 September 2026 - 17:05
amin
Politik

Rupiah Terus Tertekan, DPR Ingatkan Dampaknya bagi Rakyat Kecil dan UMKM

Kamis, 24 September 2026 - 11:11

OLAHRAGA

puan
Olahraga

Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

Editor Dilianto
Senin, 28 September 2026 - 22:12

INDOPOSCO.ID - Kontingen Indonesia terus menambah medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, termasuk emas dari lifter Rahmat Erwin. Ketua DPR...

SelengkapnyaDetails
campus

Campus League The Nationals Badminton Season 1, Expedition Jadi Official Timekeeper

Senin, 28 September 2026 - 15:45
Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Senin, 28 September 2026 - 12:53
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Jelang Lawan Malaysia di GBK, John Herdman Usung Misi “Melindungi Tanah Air”

Senin, 28 September 2026 - 12:00
Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Senin, 28 September 2026 - 10:20

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3905 shares
    Share 1562 Tweet 976
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    2210 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1113 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.