• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Jokowi Lantik AHY, Pengamat: Posisi Jokowi di Parlemen Aman

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 21 Februari 2024 - 16:54
in Nasional
Hadi-Jokowi-AHY-co

Presiden Jokowi (tengah) Menko Polhukam Hadi Tjahjanto (kiri) Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono (kanan). Foto: Setkab/Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, menganalisis bahwa Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin bertujuan agar masa pemerintahan mereka berakhir dengan lancar pada Oktober 2024 mendatang.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Jokowi telah mengambil langkah untuk mengajak Partai Demokrat bergabung dalam pemerintahan.

BacaJuga:

Prabowo Klaim Kabinetnya Oke, Pengamat Soroti Realitas yang Dirasakan Rakyat

Mendiktisaintek: Indonesia Harus Beralih dari Pengguna Jadi Pencipta Teknologi

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif

“Hal ini dilakukan dengan maksud untuk memberikan kekuatan tambahan kepada pemerintah dalam mendapatkan dukungan di parlemen,” katanya dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Rabu (21/2/2024).

Menurut Ujang, strategi politik yang diterapkan Jokowi adalah memperkuat koalisi pendukungnya di parlemen dengan memasukkan Partai Demokrat.

“Dengan demikian, pemerintah dapat memperoleh dukungan yang kuat di parlemen, terutama mengingat bahwa PDIP, meskipun masih berada dalam kabinet, telah menunjukkan perbedaan pandangan dengan Jokowi dan seringkali memberikan kritik,” ujarnya.

“Oleh karena itu, Jokowi perlu mendapatkan dukungan dari partai lain untuk mengamankan posisinya di parlemen dan memastikan kelancaran masa pemerintahannya,” imbuhnya.

Ujang menjelaskan bahwa Jokowi dihadapkan pada kebutuhan mendesak untuk mendapatkan dukungan segera dari Partai Demokrat dalam menghadapi potensi hak interpelasi yang diajukan oleh Ganjar Pranowo dan PDIP terkait dugaan kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Sementara itu, komposisi koalisi pendukung pemerintahan Jokowi telah mengalami perubahan, di mana PDIP menjadi lawan, PPP berada dalam posisi abu-abu, dan Nasdem serta PKB mulai kehilangan loyalitas karena memprioritaskan kepentingan mendukung Anies-Muhaimin,” jelas dia.

Dengan demikian, menurut Ujang, langkah Jokowi untuk memanfaatkan kekuatan Partai Demokrat di parlemen menjadi kunci untuk memperkuat dukungan pemerintahannya.

“Walaupun tidak lagi memiliki dukungan penuh dari PDIP, PPP, PKB, dan Nasdem, Jokowi berharap bahwa dengan dukungan dari Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, dan Demokrat, posisinya di DPR dapat terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu (21/2/2024).

Pelantikan AHY ini menjadi perubahan signifikan setelah ia ditunjuk oleh Jokowi untuk menggantikan Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

Sebagai informasi, pelantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang serta Kepala BPN dilakukan secara bersamaan dengan pelantikan Hadi Tjahjanto di Istana Negara, Jakarta.

Dengan perubahan ini, Partai Demokrat mengakhiri periode tidak terlibatnya dalam pemerintahan Jokowi sejak 2014.

Sebelumnya, Demokrat tidak pernah menjadi pendukung pemerintahan Jokowi, namun dengan pelantikan AHY, partai ini kembali memperoleh posisi kekuasaan yang diakhiri puasanya terhadap kursi kekuasaan. (fer)

Tags: Agus Harimurti YudhoyonoAHYJokowiMenteri ATR/BPNparlemenpartai demokrat

Berita Terkait.

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

Prabowo Klaim Kabinetnya Oke, Pengamat Soroti Realitas yang Dirasakan Rakyat

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

Mendiktisaintek: Indonesia Harus Beralih dari Pengguna Jadi Pencipta Teknologi

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:33
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:21
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Nasional

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:15
Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Nasional

Inflasi Juli 2,88 Persen, Mendagri Tito Nilai Masih dalam Rentang Ideal

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:00
Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Nasional

Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:45

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2203 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.