• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dapat Lampu Hijau, Daewoong Percepat Penetrasi Lab Pengolahan Sel Punca di Indonesia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 19 Februari 2024 - 17:07
in Nasional
Perusahaan farmasi Korea, Daewoong Pharmaceutical. (Dok. Pharmaceutical)

Perusahaan farmasi Korea, Daewoong Pharmaceutical. (Dok. Pharmaceutical)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perusahaan farmasi Korea, Daewoong Pharmaceutical, meraih tonggak sejarah di Indonesia dengan mendapatkan persetujuan untuk operasional laboratorium pengolahan sel punca, menandai langkah awal mereka dalam mengeksplorasi pasar pengobatan regeneratif.

Keberhasilan ini membuat Daewoong menjadi perusahaan Korea pertama yang memperoleh persetujuan semacam itu di Indonesia, menunjukkan komitmen mereka terhadap pertumbuhan bersama industri obat regeneratif lokal.

BacaJuga:

Tak Perlu Antre Berjam-jam, Begini Alur Baru Pemulangan Jemaah Haji 2026

Dari Perhelatan Mega FAM Trip 2026 Destinasi Indonesia Makin Bersaing di Pasar Global

Timwas Soroti Fase Krusial Haji Gelombang II, Layanan Madinah Diminta Tetap Prima

Pada tanggal 13 Februari 2024, anak perusahaan lokal Daewoong, Daewoong Biologics Indonesia, diberikan Lab Operational License (LOL) oleh Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes). Lisensi ini memberikan wewenang untuk penelitian dan produksi sel punca, yang merupakan elemen kunci dalam pengobatan regeneratif. Sel punca memiliki kemampuan unik untuk berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel dan mereplikasi diri, menawarkan harapan baru dalam regenerasi jaringan atau organ yang rusak.

“Sebagai perusahaan Korea pertama yang memasuki pasar lokal dan mendapatkan persetujuan laboratorium pemrosesan sel punca, kami berkomitmen untuk tidak hanya melakukan pengobatan bio-regeneratif tapi juga untuk penelitian dan pengembangan, serta komersialisasi pengobatan untuk penyakit yang tidak dapat disembuhkan,” ujar perwakilan Daewoong Pharmaceutical dalam siaran persnya, Senin (19/2/2024).

Indonesia, dengan pasar farmasinya yang diperkirakan akan tumbuh menjadi 18 triliun won pada tahun 2026, menjadi target strategis Daewoong Pharmaceutical dalam pengembangan industri kesehatan, khususnya dalam penanganan penyakit tidak dapat disembuhkan seperti kanker dan penyakit degeneratif otak. Melalui Daewoong Biologics Indonesia, perusahaan berencana untuk memajukan penelitian dan pengembangan terapi sel, terapi regeneratif, dan estetika biomaterial, bekerja sama dengan rumah sakit dan klinik setempat.

Selain itu, Daewoong telah menunjukkan komitmennya terhadap pertumbuhan industri bioteknologi di Indonesia sejak tahun 2012, termasuk pendirian pabrik biofarmasi pertama di negara itu. Khususnya, produk anemia ‘Erythropoietin’ yang diproduksi Daewoong disetujui sebagai biosimilar pertama di Indonesia pada tahun 2017, menegaskan posisi perusahaan sebagai pemimpin dalam bioteknologi dan pengobatan regeneratif.

Daewoong Pharmaceutical tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga berkontribusi pada transfer teknologi dan penelitian di Indonesia, dengan harapan membantu negara tersebut menjadi pusat bioteknologi global. Pengakuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan Indonesia menegaskan kontribusi signifikan Daewoong terhadap kesehatan masyarakat dan industri bioteknologi di Indonesia.

Dengan ini, Daewoong menetapkan dirinya sebagai pemimpin dalam sinergi antara industri farmasi dan bioteknologi di Indonesia, memajukan visi bersama untuk masa depan pengobatan regeneratif.

Selain itu, Daewoong Pharmaceutical juga mendapat penghargaan ‘Perusahaan Biofarmasi Terbaik’ oleh BPOM dan mendapat penghargaan menteri dari Kemenkes pada tahun yang sama atas kontribusinya terhadap kesehatan masyarakat Indonesia.

“Sebagai perusahaan Korea pertama yang memasuki pasar lokal dan mendapatkan persetujuan untuk laboratorium pemrosesan sel punca, kami tidak hanya akan melakukan pengobatan bio-regeneratif namun juga penelitian dan pengembangan, serta komersialisasi pengobatan untuk penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Daewoong Pharmaceutical akan memimpin pertumbuhan bersama dengan industri farmasi dan bioteknologi Indonesia, membantu Indonesia menjadi bio hub global,” tutup Perwakilan dari Daewoong Pharmaceutical. (ibs)

Tags: DaewoongDaewoong PharmaceuticalfarmasilaboratoriumSel Punca

Berita Terkait.

pulang haji
Nasional

Tak Perlu Antre Berjam-jam, Begini Alur Baru Pemulangan Jemaah Haji 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:15
kemenpar
Nasional

Dari Perhelatan Mega FAM Trip 2026 Destinasi Indonesia Makin Bersaing di Pasar Global

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:04
jemaah
Nasional

Timwas Soroti Fase Krusial Haji Gelombang II, Layanan Madinah Diminta Tetap Prima

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:22
ragunan
Nasional

Ragunan Buka Suara Soal Video Viral Anak Jatuh ke Kandang Gajah

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:12
Indonesia Open 2026 Berlangsung Pekan Ini, PBSI Tegaskan Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama 
Nasional

Indonesia Open 2026 Berlangsung Pekan Ini, PBSI Tegaskan Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama 

Senin, 1 Juni 2026 - 23:46
Piala AFF U-19: Libas Myanmar 3-0, Indonesia Puncaki Klasemen Grup 
Nasional

Jawab Kritik Dino Patti, Seskab: Kelebihan Biaya Kunker Ditanggung Prabowo

Senin, 1 Juni 2026 - 23:25

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3511 shares
    Share 1404 Tweet 878
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    959 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.