• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kapal Dilarang Berlayar di Labuan Bajo Dampak Erupsi Gunung Lewotobi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 5 Januari 2024 - 05:05
in Nusantara
bajo

Sejumlah kapal wisata berlabuh di perairanLabuan Bajo. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj/pri)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Labuan Bajo melarang kapal untuk berlayar karena jarak pandang yang terbatas akibat sebaran debu vulkanik erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Ada jarak pandang terbatas yang berada di wilayah perairan labuan Bajo, sehingga Syahbandar Labuan Bajo mengeluarkan satu notice to Mariners untuk mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan,” kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Stephanus Risdiyanto di Labuan Bajo, Kamis (4/1/2024).

BacaJuga:

Elegan Tanpa Konfrontasi, Gibran Dinilai Kian Matang Bermain Komunikasi

PT Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bea Cukai dan Satpol PP Tindak Puluhan Botol Minuman Beralkohol Ilegal dalam Gudang PJT di Aceh Besar

Dia juga menyebut faktor lain yang dapat memicu jarak pandang terbatas di alur pelayaran Pelabuhan Labuan Bajo karena fenomena El Nino.

“Kemungkinan patut diduga penyebab dari kabut asap ini yakni fenomena El Nino yang menyebabkan kabut asap akibat penguapan air yang terjebak atau bisa jadi juga dari erupsi gunung di Flores Timur (Gunung Lewotobi) itu,” katanya.

Larangan berlayar ini juga dikeluarkan menyusul satu kejadian kapal pinisi yang kandas, karena jarak pandang yang terbatas saat berlayar di perairan Labuan Bajo pada Kamis siang.

Dia juga menjelaskan adanya hujan saat ini di wilayah Labuan Bajo dapat membersihkan partikel-partikel debu vulkanik, sehingga jarak pandang dapat kembali normal.

“Kalau hujan ini kan bisa menangkap partikel-partikel yang menyebabkan kabut seharusnya bisa bersih, maka larangan atau imbauan itu bisa dicabut. Kami terus berkoordinasi dengan BMKG, dan dari BMKG disampaikan ada fenomena El Nino dan kemudian kalau erupsi bisa ditangkap oleh air hujan dan nantinya jarak pandang bisa bagus lagi,” jelasnya.

Dia menjelaskan pelayanan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) ditunda sejak 4 Januari 2024 dan pelayanan akan dibuka kembali dengan melihat kondisi cuaca dan kondisi jarak pandang sudah kembali normal.

“Mengenai jarak pandang kita tidak dalam posisi menentukan berapa jauh, tapi kalau dari kami bisa membahayakan keselamatan pelayaran. Paling penting kapal-kapal yang berlayar memperhatikan tata cara bernavigasi yang baik dan menggunakan sarana bantu navigasi dan telekomunikasi untuk bernavigasi. Peringatan berlaku untuk semua kapal agar berhati-hati berlayar di perairan Labuan Bajo,” jelasnya.

Dia juga menambahkan saat ini Syahbandar Labuan Bajo sudah membentuk tim emergency yang siap melakukan pertolongan jika terjadi kecelakaan laut di wilayah perairan Labuan Bajo.

“Ini sudah dibuktikan beberapa kali kejadian kami bertindak cepat, tidak ada korban jiwa yang ada akibat kecelakaan-kecelakaan kapal di Labuan Bajo Tim terpadu ada Syahbandar, Basarnas, TNI, Polairud. Semua berkolaborasi dengan mantap dalam rangka pengamanan dan dan evakuasi apabila ada kejadian marabahaya di laut,” katanya. (bro)

Tags: BerlayarErupsi Gunung LewotobiGunung LewotobikapalLabuan Bajo

Berita Terkait.

gibran
Nusantara

Elegan Tanpa Konfrontasi, Gibran Dinilai Kian Matang Bermain Komunikasi

Jumat, 24 April 2026 - 18:08
gadai
Nusantara

PT Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Jumat, 24 April 2026 - 17:17
Minuman
Nusantara

Bea Cukai dan Satpol PP Tindak Puluhan Botol Minuman Beralkohol Ilegal dalam Gudang PJT di Aceh Besar

Jumat, 24 April 2026 - 14:14
Wawan-Gunawan
Nusantara

Pemprov Banten Harap Aglomerasi Jabodetabekpunjur Dapat Perkuat Kerja sama Pembangunan

Jumat, 24 April 2026 - 13:43
nusron
Nusantara

Menteri ATR/BPN Apresiasi Langkah UAS Beralih ke Sertifikat Elektronik demi Keamanan dan Kemudahan Masa Depan

Kamis, 23 April 2026 - 19:09
bc3
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Polresta Tanjungpinang Bongkar 3,4 Kg Narkotika dari Dua Lokasi

Kamis, 23 April 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1345 shares
    Share 538 Tweet 336
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.