• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Komitmen Kembalikan Supremasi Hukum, Anies: Indonesia Tak Boleh Jadi Negara Kekuasaan!

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 18 Desember 2023 - 22:19
in Politik
Calon Presiden Anies Baswedan. Foto: TimNas AMIN

Calon Presiden Anies Baswedan. Foto: TimNas AMIN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Calon Presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan ingin mengembalikan marwah kehidupan bernegara supaya Indonesia tetap menjadi negara hukum. Hukum mestinya mengatur para pengampu kuasa, bukan sebaliknya seperti yang belakangan ini marak terjadi.

“Kita ingin Indonesia tetap menjadi negara hukum, tapi akhir-akhir ini banyak aturan bisa diubah sesuai selera. Akankah ini dibiarkan? Bolehkah ini diteruskan?” ujarnya dalam pertemuan dengan pimpinan pondok pesantren dan tokoh agama di Pondok Pesantren Modern Ar-Risalah, Lubuk Linggau, Sumatra Selatan, Senin (18/12/2023).

BacaJuga:

Jelang Aksi di Senayan, Ketua DPR Buka Peluang Temui Demonstran

SIMPEG Bawa E-Voting Masuk ke Ruang Pemilihan Pejabat

Gema Keadilan Luncurkan Gema Indonesia Emas, Siap Menjadi Rumah Besar Para Aktivis

Calon presiden nomor urut 1 itu menilai perubahan aturan yang menyesuaikan kehendak penguasa itu sebagai indikasi bahwa Indonesia mulai menjadi ‘negara kekuasaan’. Ini berarti, hukum diatur oleh orang-orang yang memegang kuasa.

Padahal idealnya, kata Anies, negara hukum berjalan dengan prinsip hukum yang mengatur penguasa. Karena itulah, hal ini tidak boleh dibiarkan saja hingga akhirnya membuat Indonesia benar-benar menjadi negara kekuasaan.

Mantan Gubernur Jakarta itu lantas menekankan perlu adanya perubahan. “Kita tidak ingin ini dibiarkan tapi melakukan perubahan itu tidak mudah. Harus ikhtiar sama-sama. Maka dalam kesempatan ini, kami berharap bisa bersama-sama mengikhtiarkan perubahan,” tegasnya.

Tak hanya itu, Anies menegaskan komitmennya untuk mengembalikan supremasi hukum di Indonesia apabila terpilih menjadi Presiden RI 2024-2029 mendatang.

“Hak azasi manusia dan perlakuan yang sama di depan hukum. Ini yang sesungguhnya perlu dilakukan perubahan. Minggu lalu, dalam debat (calon presiden di kantor KPU Jakarta), saya sampaikan hukum itu harusnya tegak. Tidak boleh bengkok. Kalau hukum bengkok, apa yang terjadi? Tumpul ke atas, tajam ke bawah. Lalu diskriminatif,” cetusnya

Menurut Anies, karena diskriminasi, terjadi perlakuan tidak setara. “Ada yang melanggar dikenai hukum, ada yang tidak melanggar dikenai hukum. Ada yang melanggar dihukum ringan. Ada yang melanggar sama, dihukum berat. Inilah yang harus kita koreksi,” papar dia.

“Negara tidak boleh melakukan diskriminasi berdasarkan latar belakang. Semua adalah warga negara Indonesia,” pungkas Anies menambahkan. (dil)

Tags: Anies BaswedancapreskampanyeMasa KampanyeNegara KekuasaanSupremasi Hukum

Berita Terkait.

Jelang Aksi di Senayan, Ketua DPR Buka Peluang Temui Demonstran
Politik

Jelang Aksi di Senayan, Ketua DPR Buka Peluang Temui Demonstran

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:47
simpeg
Politik

SIMPEG Bawa E-Voting Masuk ke Ruang Pemilihan Pejabat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:12
pks
Politik

Gema Keadilan Luncurkan Gema Indonesia Emas, Siap Menjadi Rumah Besar Para Aktivis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:42
denny
Politik

E-Voting Bukan Sekadar Soal Klik, Pakar Soroti “Gagal Ginjal” Pemilu Indonesia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:22
Wujudkan Kerja Nyata, PAN Dorong Inovasi Politik Pro-Rakyat
Politik

Wujudkan Kerja Nyata, PAN Dorong Inovasi Politik Pro-Rakyat

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:07
Hanura-Gebu Minang Bersatu Bantu Korban Gempa NTT, Kirim Rendang hingga Obat-Obatan
Politik

Hanura-Gebu Minang Bersatu Bantu Korban Gempa NTT, Kirim Rendang hingga Obat-Obatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:55
Persija
Olahraga

TC di Thailand Usai, Shin Tae-yong Pamerkan Persija yang Berbeda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02

INDOPOSCO.ID - Dua pekan di Thailand bukan sekadar perjalanan pramusim bagi Persija. Dari panasnya latihan fisik di Hua Hin hingga...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Rilis 32 Pemain untuk 4 Kompetisi, Duo Timnas Turut Hiasi Skuad

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:40
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.