• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Relawan GBN Sosialisasi Prabowo-Gibran Hanya dengan Modal Tempe, Ini Kata Pakar Gizi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 15 Desember 2023 - 15:45
in Nusantara
Relawan-GBN-co

Relawan Gerakan Banten Nyata (GBN) membagikan tempe dan kalender bergambar Prabowo-Gibran kepada masyarakat di Kota Serang. (Dok Relawan GBN).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Relawan pendukung pasangan Capres-Cawapres 2024 Prabowo-Gibran yang tergabung dalam Gerakan Banten Nyata (GBN) terus bergerak menjumpai masyarakat.

Kali ini, para relawan melakukan sosialisasi peningkatan gizi dari penganan lokal yang lazim dikonsumsi masyarakat Indonesia dalam keseharian.

BacaJuga:

Peringati Hari TB Sedunia, LKC Dompet Dhuafa Gencarkan Skrining dan Dukungan Nutrisi Pasien

Dominasi Gresik! Saifuddin-Erman Taklukkan Wakil Makassar di Final Turnamen Domino

Bea Cukai Tegal Sita 1,1 Juta Batang Rokok Ilegal dari Paket Ekspedisi, Modus Disamarkan

Para relawan yang terdiri dari kalangan milenial ini mendatangi masyarakat dengan cara door to door campaign sekaligus membagikan tempe. Tempe kadang dianggap sebagai makanan receh, tapi kandungan dan manfaatnya ternyata tak bisa dianggap remeh.

Sebagaimana diketahui, pasangan Prabowo-Gibran memiliki misi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, salah satunya dengan memberikan makan siang gratis kepada anak-anak sekolah.

Tujuannya agar ada peningkatan status gizi dan kesehatan masyarakat, apalagi dengan kondisi masih banyak penyandang stunting di daerah.

Koordinator GBN, Faisal Dudayef mengatakan, kenapa tim relawan GBN memilih tempe sebagai rekomendasi lauk yang harus dikonsumsi.

Karena, kata Faisal, tempe merupakan lauk makan yang banyak dijumpai di masyarakat Indonesia, lantaran kandungan gizinya yang kaya, sehingga tempe sangat bermanfaat bagi tubuh manusia.

“Tempe juga mudah didapat, murah dan pastinya bergizi,” ujar Faisal.

Menurut Faisal, tempe bisa menjadi alternatif kudapan yang bergizi, murah dan juga berdampak menghidupkan perekonomian lokal.

“Efek domino dari menjadikan tempe sebagai penganan favorit mulai dari kesehatan hingga ekonomi. Ini sesuai dengan misi Prabowo-Gibran,” jelas Faisal lagi.

Pakar gizi klinik Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, SpGK mengatakan tempe bisa menjadi alternatif kudapan sehat bahkan bisa mencegah stunting.

“Tempe bisa digunakan sebagai lauk saat makan makanan utama dan juga sebagai kudapan untuk memenuhi kebutuhan protein harian, yang kebutuhannya mencapai sekitar 60 gram per hari,” kata Fiastuti dalam keterangannya.

Kandungan protein, zat besi, dan kalsium tempe menurut dokter dari Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM) itu lebih tinggi dibanding daging sapi. Sehingga sangat baik dikonsumsi ibu hamil dan anak balita untuk mencegah stunting.

Selain itu, kandungan lemak jenuh dan garam pada tempe lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi. Itulah sebabnya tempe disebut makanan super atau superfood asli Indonesia.

Fiastuti menjelaskan bahwa dalam 100 gram tempe setidaknya mengandung 20,8 gram protein, 8,8 gram lemak, 1,4 gram serat, dan 201 kalori.

Sebagai perbandingan, dalam 100 gram daging sapi biasanya hanya mengandung 17,5 gram protein.

Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu juga menginformasikan jika tempe juga baik untuk pembentukan tubuh dan kesehatan pencernaan anak-anak hingga orang tua.

“Dengan gizi yang tinggi, tempe diproduksi dengan energi yang lebih rendah dan dijual lebih murah dibanding daging sapi di Indonesia,” kata Fiastuti. (dam)

Tags: capres-cawapresGerakan Banten NyataPrabowo - Gibran

Berita Terkait.

Edukasi
Nusantara

Peringati Hari TB Sedunia, LKC Dompet Dhuafa Gencarkan Skrining dan Dukungan Nutrisi Pasien

Selasa, 21 April 2026 - 15:25
SDT
Nusantara

Dominasi Gresik! Saifuddin-Erman Taklukkan Wakil Makassar di Final Turnamen Domino

Selasa, 21 April 2026 - 14:24
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Tegal Sita 1,1 Juta Batang Rokok Ilegal dari Paket Ekspedisi, Modus Disamarkan

Selasa, 21 April 2026 - 14:04
Penindakan
Nusantara

Bea Cukai Morowali Tindak 57 Ribu Rokok Ilegal, Sanksi Administratif Jadi Prioritas

Selasa, 21 April 2026 - 13:43
bc2
Nusantara

Bea Cukai Banten dan Kejaksaan Musnahkan 26 Juta Batang Rokok Ilegal

Selasa, 21 April 2026 - 13:03
bc
Nusantara

Bea Cukai Perketat Pengawasan Ekspor Minyak Jelantah, Amankan Devisa hingga Miliaran Rupiah

Selasa, 21 April 2026 - 12:42

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1256 shares
    Share 502 Tweet 314
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.