• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Debat dengan Prabowo, Anies: Kami Sampaikan Fakta dan Rencana Perubahan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 15 Desember 2023 - 11:35
in Headline
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto saat debat Calon Presiden di kantor KPU RI belum lama ini. Foto: Tangkapan layar YouTube KPU RI

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto saat debat Calon Presiden di kantor KPU RI belum lama ini. Foto: Tangkapan layar YouTube KPU RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Calon Presiden (Capres) dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengungkapkan dalam debat perdana capres di KPU Jakarta, Selasa 12 Desember 2023 lalu, gagasan tentang perubahan telah disampaikan secara apa adanya kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Yang saya percaya, masyarakat yang menilai ya, perbandingan. Kami tegas bahwa di dalam persoalan hukum, kita harus pastikan hukum itu tegak, tidak bengkok. Maka, saya beri ilustrasi tangan tegak begini, jangan kenyataannya bengkok. Bengkok itu artinya tajam ke bawah, tumpul ke atas,” terang Anies, Jumat (15/12/2023).

BacaJuga:

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Anies juga ingin agar kepemimpinan nasional menjunjung tinggi prinsip etika. “Bahkan, saya sampaikan KPK misalnya, bukan hanya taat hukum, tetapi taat kode etik. Calon presiden harus menjunjung tinggi etika. Maka itu bagian dari masyarakat untuk menilainya,” ujar dia.

Menurut Anies, ada banyak dampak negatif kalau etika tidak dihormati. “Kita menyaksikan rekrutmen pegawai, rekrutmen untuk panitia, mau membeli tiket, semuanya mengandalkan orang dalam. Prinsip tentang yang berprestasi yang dapat posisi, kalah dengan yang punya orang dalam yang dapat posisi. Nah, itu di mana masalahnya, di etika,” tandasnya.

Menurut Anies, ketika etika dijunjung tinggi, maka prinsip meritokrasi, artinya yang berprestasi dapat posisi, akan dijunjung tinggi sebagai bagian dari perubahan.

Anies juga menjawab pertanyaan media, mengapa dalam debat capres di KPU seperti terlihat lebih menyerang Prabowo dibandingkan Ganjar. “Saya menyampaikan kenyataan, fakta-fakta yang ada di masyarakat. Jadi tidak ada yang khusus untuk satu dua orang, tapi memang kenyataan yang ada di masyarakat,” ujar Anies.

“Saya menyampaikan fakta. Teman-teman, kalau saya tanya, apakah hari ini berjalan dengan baik, apakah rasa keadilan sudah dirasakan? Kan itu kenyataan. Bukan soal kritik atau tidak, kami menyampaikan fakta dan berencana melakukan perubahan,” lanjutnya.

Menurut Anies berbeda pandangan, berbeda perspektif itu boleh. “Kita ini sama-sama anak bangsa Indonesia. Justru kejujuran di dalam menyampaikan pandangan secara terbuka dan kemudian kemampuan untuk menjaga suasana tenang itu untuk perubahan Indonesia. Jangan sampai terbalik: di panggung depan tenang, tapi di belakang malah bermasalah,” pungkasnya. (dil)

Tags: Anies BaswedancapresDebat Capres-CawapresDebat PilprespilpresPrabowo Subianto

Berita Terkait.

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa
Headline

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:31
Obat
Headline

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:05
purbaya
Headline

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:30
WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7120 shares
    Share 2848 Tweet 1780
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1102 shares
    Share 441 Tweet 276
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.