• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Sinergitas dengan Kemenhan, Kementan Asistensi Teknologi Pangan di Lahan Food Estate Gunungmas Kalteng

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 7 Desember 2023 - 11:00
in Ekonomi
Kementan melakukan asistensi dengan pendampingan teknologi pangan di lahan food estate Gunungmas, Kalimantan Tengah. (Dok Kementan)

Kementan melakukan asistensi dengan pendampingan teknologi pangan di lahan food estate Gunungmas, Kalimantan Tengah. (Dok Kementan)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan asistensi dengan pendampingan teknologi pangan di lahan food estate Gunungmas, Kalimatan Tengah.

Langkah ini merupakan sinergitas Kementan dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membangun lumbung pangan sebagai upaya mewujudkan cadangan pangan nasional.

BacaJuga:

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Resmi Ambil Kendali Sementara Gubernur BI

Legalitas Dipermudah, Kementerian UMKM dan BPOM Dorong Produk Pangan Lebih Kompetitif

Tambang Bawah Tanah Anjing Hitam Siap Dikembangkan, DPM Klaim Ramah Lingkungan

Pengembangan lumbung pangan di Gunungmas memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Dalam proyeksi keberhasilan panen pada tanaman, masih memerlukan maksimalisasi intensifikasi menyeluruh.

“Untuk komoditas tanaman pangan di lahan baru seperti ini, diperlukan olah tanah, pengairan dan pemupukan dengan treatment yang khusus” demikian Andriansyah, petugas pelaksana lapang dari Kementan di Kalimantan Tengah ketika ditemui di lahan food estate Gunungmas, Rabu, 6 Desember 2023.

Di dalam pengolahan lahan, food estate Gunungmas merupakan lahan spodosol yang cenderung dibawahnya memiliki lapisan spodik cenderung berpasir. Namun Andriansyah memiliki keyakinan performansi hasil tanaman di lahan food estate Gunungmas Kalimantan Tengah akan meningkat dengan asistensi teknologi.

“Pendampingan teknologi yang dilakukan di percontohan tanaman jagung ini adalah dengan pemberian unsur organik, kapur dan pemupukan seperti NPK.” ujarnya.

Dengan perlakuan secara khusus dilahan tersebut, komoditas tanaman pangan seperti komoditas jagung diprediksi akan berangsur meningkat di produksi ke dua, ke tiga dan seterusnya.

“Produktivitas rata-rata tanaman jagung di Kalimantan Tengah 4 sampai 5 ton per hektar, dengan pendampingan teknologi bisa bertambah di tanam berikutnya, ini tahap awal” yakinnya.

Di dalam pengolahan tanah lainnya, tim asistensi Kementan melakukan pembangunan parit di masing-masing border lahan percontohan untuk mengindari cepatnya laju erosi.

Andriansyah menegaskan, selain tanaman pangan, lahan food estate Gunungmas diduga memiliki kesesuaian dengan pertanaman komoditas hortikultura.

“Jika dilihat dari lahan yang berpasir, cocok juga dengan semangka, dan kacang tanah.” tambah Andriansyah.

Sementara itu untuk asistensi pengairan, Adang Hamdani Petugas pengawal irigasi lahan dari Kementan menjelaskan perlakukan untuk food estate Gunungmas Kalteng diberikan pendampingan teknologi spool spray dengan tekanan rendah.

“Di lahan ini, jika masuk musim kering akan sangat kering, maka dari itu kita cari air kita tampung ke embung dan kita supplay ke tandon-tandon di sini yang berkapasitas 20 ribu, dan dibagikan dengan spool spray untuk menghemat air” kata Adang.

Adang kembali menambahkan jika tim Kementan mengaplikasikan penambahan injektor fertigasi yang digunakan untuk menambahkan input pupuk di dalam aliran pengairan tanaman. Perkembangan tanaman juga cukup baik, dengan sumber air yang cukup meski terjadi elnino pada beberapa bulan terakhir.

“Dipertanaman jagung yang sudah berjalan dua bulan ini, untuk sepuluh hari pertama kita lakukan dengan pupuk tugal, dan di support tidak hanya pemupukan dari atas, namun juga diberikan pemupukan bersama aliran air” jelas Adang. (srv)

Tags: AsistensiFood EstateGunungmas KaltengKementanTeknologi Pangan

Berita Terkait.

Prasetyo
Ekonomi

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Resmi Ambil Kendali Sementara Gubernur BI

Senin, 27 Juli 2026 - 17:27
Maman
Ekonomi

Legalitas Dipermudah, Kementerian UMKM dan BPOM Dorong Produk Pangan Lebih Kompetitif

Senin, 27 Juli 2026 - 16:44
Diskusi
Ekonomi

Tambang Bawah Tanah Anjing Hitam Siap Dikembangkan, DPM Klaim Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:32
perta
Ekonomi

PHKT Tanamkan Budaya Keselamatan dan Profesionalisme kepada Generasi Energi Masa Depan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02
gadai
Ekonomi

Tumbuh Bersama Danantara, Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Semester 1 Tahun 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 12:12
epii
Ekonomi

Hidrogen Jadi Andalan Baru Transisi Energi, PLN NP Unjuk Inovasi di GHES 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1428 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2957 shares
    Share 1183 Tweet 739
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.