• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kapolri Sigit Diminta Usut Dugaan Intimidasi Seniman Butet Kertaradjasa

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 7 Desember 2023 - 17:25
in Nasional
Pendiri-LIMA-co

Pendiri Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti. Foto: Dokumen LIMA.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik dan pendiri Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti, menekankan pentingnya intervensi langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam mengusut tuntas dugaan intimidasi terhadap seniman Butet Kartaredjasa dan penulis naskah teater Agus Noor yang terjadi beberapa waktu lalu.

Ray menganggap kasus ini memiliki relevansi dengan aspek netralitas Polri dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

BacaJuga:

Pulihkan Usaha Pascabencana, UMKM Sumbar Didorong Manfaatkan Pasar Digital

Bukan Cuma Makan Gratis, Menko PMK Buka Suara Soal PR Besar Sekolah di Bogor

Komisi VIII DPR: Jemaah Haji 2027 Cukup Siapkan Rp23,24 Juta, Dapat Subsidi Rp3 Juta

“Meminta kepada Kapolri untuk memberikan perhatian sebesar-besarnya terhadap peristiwa ini. Meskipun klarifikasi telah disampaikan oleh pihak kepolisian, namun terasa bahwa belum seluruhnya memberikan jawaban yang memadai terhadap beberapa permasalahan yang timbul,” kata Ray kepada INDOPOS.CO.ID, Kamis (7/12/2023).

Menurutnya, hingga saat ini belum ada keterangan mengenai apakah aparat kepolisian benar-benar mendatangi Butet pada saat kejadian. Ini karena pada waktu tersebut, Butet sedang akan menggelar pentas seni kebudayaan.

“Jika informasi tersebut benar, Polri juga perlu memberikan penjelasan mengenai komitmen yang harus ditandatangani oleh Butet dan Agus pada saat itu. Hal ini dianggap sebagai bentuk intimidasi karena melarang pengangkatan topik politik dalam pentas tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ray mengajukan pertanyaan apakah berita tentang petugas kepolisian yang mendatangi para seniman ke lokasi kejadian itu benar adanya.

“Maka untuk apa surat itu dibuat, mengapa ada pernyataan untuk tidak berbicara politik?,” jelas Ray.

Ray menegaskan bahwa jika komitmen politik yang dimaksud adalah larangan terhadap kampanye, pemasangan atribut, atau yel-yel dari peserta pemilu, maka ranah tersebut berada di Bawaslu, bukan Polri.

“Ia lah yang diberi hak dan kewenangan untuk mengawasi segala bentuk kampanye terselubung, bukan kepolisian. Tentu saja, hal ini berlaku jika yang dimaksud adalah komitmen politik seperti yang disebutkan di atas,” jelasnya.

Selain itu, Ray juga meminta Komisi III DPR untuk menindaklanjuti dugaan intimidasi tersebut. Ini karena Polri merupakan mitra dari Komisi III DPR.

Pemanggilan Kapolri oleh Komisi III DPR dianggap sangat penting untuk mempertegas sikap netralitas Polri pada Pemilu 2024.

“Tentu saja, dinamika di lapangan sangat menentukan apakah panitia ini penting untuk dibentuk atau sebaliknya. Oleh karena itu, Komisi 3 DPR perlu mencari tahu kebenaran peristiwa ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Seniman Butet Kertaredjasa menjelaskan mengenai intimidasi yang dialaminya saat menggelar pentas teater di Taman Ismail Marzuki Jakarta beberapa waktu lalu.

“Dua hari yang lalu, saya mengalami suatu peristiwa. Banyak yang bertanya mengenai kronologi apa yang terjadi dalam intimidasi pertunjukan kesenian saya di Taman Ismail Marzuki Jakarta pada tanggal 1 dan 2 Desember yang lalu,” ujar Butet di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, pada Rabu (6/12/2023).

Butet mengakui bahwa pihak kepolisian melarangnya menampilkan materi tentang politik dalam acaranya, yang berarti materi seni pertunjukannya diatur oleh kekuasaan di luar dirinya. (fer)

Tags: Butet KertaradjasaDugaan Intimidasi Senimankapolriray rangkuti

Berita Terkait.

Bukan Cuma Makan Gratis, Menko PMK Buka Suara Soal PR Besar Sekolah di Bogor
Nasional

Pulihkan Usaha Pascabencana, UMKM Sumbar Didorong Manfaatkan Pasar Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:06
Bukan Cuma Makan Gratis, Menko PMK Buka Suara Soal PR Besar Sekolah di Bogor
Nasional

Bukan Cuma Makan Gratis, Menko PMK Buka Suara Soal PR Besar Sekolah di Bogor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:19
Wamendagri Dorong Percepatan Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran
Nasional

Komisi VIII DPR: Jemaah Haji 2027 Cukup Siapkan Rp23,24 Juta, Dapat Subsidi Rp3 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:15
Wamendagri Dorong Percepatan Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran
Nasional

Wamendagri Dorong Percepatan Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:04
Jelang Kongres XXIV, PP INI Serukan Notaris Tetap Solid dan Tak Terprovokasi
Nasional

Jelang Kongres XXIV, PP INI Serukan Notaris Tetap Solid dan Tak Terprovokasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:05
Tito Karnavian
Nasional

Mendagri Hadiri Penyampaian Taklimat Presiden kepada 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43

OLAHRAGA

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid
Olahraga

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Editor Ali Rachman
Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

INDOPOSCO.ID - Perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ternyata tidak dimulai saat mesin motor menderu di Pertamina Mandalika...

SelengkapnyaDetails
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.