• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kapolri Sigit Diminta Usut Dugaan Intimidasi Seniman Butet Kertaradjasa

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 7 Desember 2023 - 17:25
in Nasional
Pendiri-LIMA-co

Pendiri Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti. Foto: Dokumen LIMA.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik dan pendiri Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti, menekankan pentingnya intervensi langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam mengusut tuntas dugaan intimidasi terhadap seniman Butet Kartaredjasa dan penulis naskah teater Agus Noor yang terjadi beberapa waktu lalu.

Ray menganggap kasus ini memiliki relevansi dengan aspek netralitas Polri dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

BacaJuga:

15 Perempuan Dilantik Jadi Kepala KUA, Tandai Babak Baru Transformasi Layanan Keagamaan

Gelar Sosialisasi Wajib Halal Serentak di 2.183 Lokasi, BPJPH Raih Rekor Dunia MURI

Dapur MBG Terafiliasi 3 Tersangka, Kejagung: Begini Nasibnya

“Meminta kepada Kapolri untuk memberikan perhatian sebesar-besarnya terhadap peristiwa ini. Meskipun klarifikasi telah disampaikan oleh pihak kepolisian, namun terasa bahwa belum seluruhnya memberikan jawaban yang memadai terhadap beberapa permasalahan yang timbul,” kata Ray kepada INDOPOS.CO.ID, Kamis (7/12/2023).

Menurutnya, hingga saat ini belum ada keterangan mengenai apakah aparat kepolisian benar-benar mendatangi Butet pada saat kejadian. Ini karena pada waktu tersebut, Butet sedang akan menggelar pentas seni kebudayaan.

“Jika informasi tersebut benar, Polri juga perlu memberikan penjelasan mengenai komitmen yang harus ditandatangani oleh Butet dan Agus pada saat itu. Hal ini dianggap sebagai bentuk intimidasi karena melarang pengangkatan topik politik dalam pentas tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ray mengajukan pertanyaan apakah berita tentang petugas kepolisian yang mendatangi para seniman ke lokasi kejadian itu benar adanya.

“Maka untuk apa surat itu dibuat, mengapa ada pernyataan untuk tidak berbicara politik?,” jelas Ray.

Ray menegaskan bahwa jika komitmen politik yang dimaksud adalah larangan terhadap kampanye, pemasangan atribut, atau yel-yel dari peserta pemilu, maka ranah tersebut berada di Bawaslu, bukan Polri.

“Ia lah yang diberi hak dan kewenangan untuk mengawasi segala bentuk kampanye terselubung, bukan kepolisian. Tentu saja, hal ini berlaku jika yang dimaksud adalah komitmen politik seperti yang disebutkan di atas,” jelasnya.

Selain itu, Ray juga meminta Komisi III DPR untuk menindaklanjuti dugaan intimidasi tersebut. Ini karena Polri merupakan mitra dari Komisi III DPR.

Pemanggilan Kapolri oleh Komisi III DPR dianggap sangat penting untuk mempertegas sikap netralitas Polri pada Pemilu 2024.

“Tentu saja, dinamika di lapangan sangat menentukan apakah panitia ini penting untuk dibentuk atau sebaliknya. Oleh karena itu, Komisi 3 DPR perlu mencari tahu kebenaran peristiwa ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Seniman Butet Kertaredjasa menjelaskan mengenai intimidasi yang dialaminya saat menggelar pentas teater di Taman Ismail Marzuki Jakarta beberapa waktu lalu.

“Dua hari yang lalu, saya mengalami suatu peristiwa. Banyak yang bertanya mengenai kronologi apa yang terjadi dalam intimidasi pertunjukan kesenian saya di Taman Ismail Marzuki Jakarta pada tanggal 1 dan 2 Desember yang lalu,” ujar Butet di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, pada Rabu (6/12/2023).

Butet mengakui bahwa pihak kepolisian melarangnya menampilkan materi tentang politik dalam acaranya, yang berarti materi seni pertunjukannya diatur oleh kekuasaan di luar dirinya. (fer)

Tags: Butet KertaradjasaDugaan Intimidasi Senimankapolriray rangkuti

Berita Terkait.

AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas
Nasional

15 Perempuan Dilantik Jadi Kepala KUA, Tandai Babak Baru Transformasi Layanan Keagamaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:13
AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas
Nasional

Gelar Sosialisasi Wajib Halal Serentak di 2.183 Lokasi, BPJPH Raih Rekor Dunia MURI

Jumat, 5 Juni 2026 - 03:27
Guru Honorer Masih Terjebak Ketidakpastian, FORMAS Desak Reformasi Tata Kelola Guru Nasional
Nasional

Dapur MBG Terafiliasi 3 Tersangka, Kejagung: Begini Nasibnya

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:34
Guru Honorer Masih Terjebak Ketidakpastian, FORMAS Desak Reformasi Tata Kelola Guru Nasional
Nasional

Guru Honorer Masih Terjebak Ketidakpastian, FORMAS Desak Reformasi Tata Kelola Guru Nasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:24
BPJPH: Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 Digelar Serentak di 2.183 Titik Lokasi
Nasional

BPJPH: Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 Digelar Serentak di 2.183 Titik Lokasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:01
Terungkap! Kode “Malaikat” hingga Personel Band Warnai Dugaan Korupsi yang Menjerat Silmy Karim
Nasional

Terungkap! Kode “Malaikat” hingga Personel Band Warnai Dugaan Korupsi yang Menjerat Silmy Karim

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    1959 shares
    Share 784 Tweet 490
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1127 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    891 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3529 shares
    Share 1412 Tweet 882
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.