• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Intervensi Kekuasaan, Pengamat: Ada Kemunduran Demokrasi di Indonesia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 2 Desember 2023 - 09:30
in Nasional
democoo

Ilustrasi menyampaikan pendapat melalui aksi. Foto: dokumen INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Imparsial Gufron Mabruri menilai suasana kebatinan masyarakat tengah sensitif dengan isu demokrasi. Hal itu muncul ketika ada berbagai pelarangan yang menghambat kebebasan masyarakat sipil untuk bersuara dan menyampaikan pendapat.

“Saya kira ini suasana kebatinan yang dirasakan oleh masyarakat sipil, misalnya ada kasus pelarangan diskusi, pencegahan beberapa orang yang ingin diskusi di kampus karena ada intervensi kekuasaan, kemudian beberapa kawan yang mengkritik pejabat publik dilaporkan ke polisi, bahkan ada yang menghadapi proses hukum,” terang Gufron Mabruri dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/12/2023).

BacaJuga:

DPR Minta Dugaan Bandara Ilegal di PT IMIP Ditindak Tanpa Kompromi

Sistem Persuratan Digital untuk Jaga Integritas Organisasi, Begini Penjelasan PBNU

Inilah Kronologi Kecelakaan yang Renggut Nyawa Aktor Gary Iskak

Gufron menyoroti beberapa kasus yang terjadi seperti Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti yang kini berhadapan dengan hukum dalam kasus dugaan pencemaran nama baik. Bahkan yang terbaru Ketua BEM UI Melki Sedek Huang juga dikabarkan menerima intimidassi akibat mengkritik Putusan MK Nomor 90.

“Saya kira itu beberapa tanda yang dirasakan masyarakat dari menurunnya kebebasan sebagai cerminan dari demokrasi yang mengalami regresi,” terang Gufron.

Berbagai kejadian itu juga dinilai menjadi potret yang secara induktif menggambarkan situasi umum hari ini. Kebebasan di ruang publik untuk kritis, berekspresi, berorganisasi, berdiskusi itu menghadapi dinamika politik elite yang anti terhadap kebebasan.

Gufron menilai kondisi dan situasi demokrasi di Indonesia tengah mengalami kemunduran serius, terutama di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, kemunduran demokrasi Indonesia semakin nyata saat Mahkamah Konstitusi mengeluarkan Putusan Nomor 90 terkait batas usia capres dan cawapres yang dinilai melanggengkan politik dinasti.

“Demokrasi Indonesia mengalami de-konsolidasi, regresi. Indikatornya banyak. Puncak dari kemunduran itu salah satunya ditandai dengan politik dinasti yang dimuluskan lewat Putusan MK No.90,” tegasnya.

Bahkan jauh sebelum Putusan MK muncul, publik juga sudah dihantui ketakutan untuk berbicara kritis di ruang publik. “Sebelumnya kan sudah banyak yang secara kritis menyoroti situasi kebebasan di ruang publik yang menurun. Orang takut untuk bicara, menyuarakan pandangan kritisnya ke pemerintah, presiden, DPR, dan elite politik. Beberapa di antaranya ada yang dilaporkan ke polisi, dikriminalisasi,” terusnya.

Gufron menyayangkan penguasa saat ini yang muncul dari mekanisme demokrasi justru menyerang demokrasi. “Padahal mereka misalnya presiden, elite politik lain yang duduk dalam kekuasaan kan mereka muncul dari mekanisme politik demokrasi. Tapi justru mereka menjadi aktor yang menyerang demokrasi, kebebasan. Tentu itu menjadi sebuah ironi,” tandasnya. (nas)

Tags: demokrasiindonesiaIntervensi KekuasaanPengamat
Berita Sebelumnya

Firli Bahuri Jawab Normatif soal Barang Bukti Valas Rp7,4 Miliar

Berita Berikutnya

Pj Bupati Bekasi: IKP Fest 2023 Pacu Perangkat Daerah Optimalkan SP4N-Lapor!

Berita Terkait.

herman-dpr
Nasional

DPR Minta Dugaan Bandara Ilegal di PT IMIP Ditindak Tanpa Kompromi

Sabtu, 29 November 2025 - 18:06
logo-nu
Nasional

Sistem Persuratan Digital untuk Jaga Integritas Organisasi, Begini Penjelasan PBNU

Sabtu, 29 November 2025 - 17:52
gery
Nasional

Inilah Kronologi Kecelakaan yang Renggut Nyawa Aktor Gary Iskak

Sabtu, 29 November 2025 - 17:05
WhatsApp Image 2025-11-29 at 15.31.30
Nasional

BAM DPR RI Dorong Penyelesaian Status Kawasan Jalan Pinogu di Gorontalo

Sabtu, 29 November 2025 - 15:52
WhatsApp Image 2025-11-29 at 15.24.23
Nasional

HGN 2025, Mendikdasmen Yakin Pendidikan Indonesia Miliki Masa Depan Cerah

Sabtu, 29 November 2025 - 15:36
WhatsApp Image 2025-11-29 at 14.32.24
Nasional

Kecam Pemerkosaan oleh Sopir Taksi Online, DPR Desak Terapkan UU TPKS bagi Pelaku

Sabtu, 29 November 2025 - 14:44
Berita Berikutnya
IKP-Fest-2023-co

Pj Bupati Bekasi: IKP Fest 2023 Pacu Perangkat Daerah Optimalkan SP4N-Lapor!

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • From Villages to Schools: Wilmar Ensures Clean Water for Future Generations

    687 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Dari Desa ke Sekolah: Wilmar Pastikan Air Bersih untuk Generasi Masa Depan

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Terpuruk di Liga, Persis Solo Diam-Diam Siapkan Sesuatu yang Mengejutkan

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.