• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Berhak Ajukan PK, Margarito Sarankan Adelin Lis Novum Baru

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 14 November 2023 - 10:05
in Nasional
Adelin-Lis-co

Terdakwa Pelaku Pembalakan Liar Adelin Lis (foto : ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis turut mengomentari putusan Mahkamah Agung (MA), yang menolak Peninjauan Kembali (PK) Direktur Keuangan PT Keang Nam Developmen Indonesia (KNDI), Adelin Lis. Dia mengatakan, setiap narapidana atau ahli warisnya berhak mengajukan PK lebih dari satu kali, jika putusan pertama belum memenuhi rasa keadilan.

“Aturan kita, membolehkan PK berkali-kali. Aturannya, tertuang dalam Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 34/PUU-XI/2013,” ujar Margarito kepada wartawan, Selasa (14/11/2023).

BacaJuga:

Mensesneg Sebut Prabowo Konsisten Ingatkan Kabinet Jauhi Korupsi

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

Hasto: Rupiah Anjlok Imbas Tata Kelola Pemerintahan Tidak Baik

Namun, dia menegaskan, pengajuan PK harus disertakan oleh novum atau bukti baru, yang belum pernah digunakan pihak terpidana. Mulai dari pengadilan tingkat pertama, hingga perkaranya masuk ke Mahkamah Agung (MA).

“Kalau tidak ada bukti baru, ya percuma. Jadi tergantung, ada atau tidaknya bukti baru. Itu yang paling pokok,” jelasnya.

Mantan Staf Ahli Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) ini menekankan, setelah novum ditemukan, Adelin Lis bisa mengajukan saksi maupun ahli untuk menafsirkan dalil-dalil pembelaannya.

“Jangan sekadar mengandalkan saksi atau ahli dan memberikan tafsiran terhadap fakta yang ditemukan dalam sidang. Novumnya, harus benar-benar murni baru,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, kasus pembalakan liar atau ilegal logging di hutan Mandailing Natal, Sumatera Utara, dengan terpidana Direktur Keuangan PT Keang Nam Develompment Indonesia dan PT Mujur Timber, Adelin Lis menjadi polemik dan mendapat sorotan dari berbagai pakar hukum.

Guru besar ilmu hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Achmad, memberikan anotasi atau catatan atas kasus tersebut yang dinilainya terdapat kekeliruan penerapan hukum terhadap Adelin Lis yang dijerat pidana 10 tahun dan membayar uang pengganti Rp 119.802.393.040 dan US$ 2.938.556,24.

Adelin pada 5 November 2007, majelis hakim Pengadilan Negeri Medan yang diketuai Arwan Bryn memutus Adelin bebas dari semua dakwaan. Setelah itu, Jaksa yang tak puas dengan putusan majelis hakim itu kemudian mengajukan kasasi ke MA.

MA kemudian malah memutus Adelin bersalah dan menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara serta membayar uang pengganti Rp 119,8 miliar dan dana reboisasi 2,938 juta dollar AS.

“Di kasasi berubah drastis. Ini tentunya sangat kontradiksi. Jadi ada satu daya tarik menarik untuk di.kaji yang saya kira pihak keluarga ataupun kuasa hukumnya bisa ajukan kembali PK (Peninjauan Kembali),” kata Suparji dalam diskusi bertema ‘Anotasi Putusan Adelin Lis’ di Jakarta, Jumat (10/11/2023).

Pakar Hukum Kehutanan Dr Sadino, SH, MH turut menilai ada kekeliruan hakim MA saat menghukum Adelin Lis 10 tahun penjara.

Sebab, Adelin Lis sempat diputus bebas oleh Pengadilan Negeri (PN) Medan, dinyatakan tidak melanggar pidana, hanya melanggar Undang-Undang Kehutanan dan dikenakan sanksi administrasi.

“Namun, di tingkat Kasasi dan PK, dia dihukum 10 tahun penjara karena dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Padahal sejumlah terdakwa lain di kasus yang sama diputus bebas, yakni Direktur Utama PT KNDI, Oscar A Sipayung, serta Direktur Perencanaan dan Produksi PT KNDI, Washington Pane,” ujar Sardino menceritakan kasus tersebut.

“Kapasitas Adelin Lis hanya direktur keuangan, harusnya yang paling bertanggung jawab adalah Dldirektur utama, yang justru malah dibebaskan,” pungkas Sadino menambahkan. (dil)

Tags: Adelin LisDirektur Keuangan PT Keang Nam Developmen Indonesiakasus pembalakan liarMahkamah Agung

Berita Terkait.

Hasto: Rupiah Anjlok Imbas Tata Kelola Pemerintahan Tidak Baik
Nasional

Mensesneg Sebut Prabowo Konsisten Ingatkan Kabinet Jauhi Korupsi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:01
Hasto: Rupiah Anjlok Imbas Tata Kelola Pemerintahan Tidak Baik
Nasional

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:31
Hasto: Rupiah Anjlok Imbas Tata Kelola Pemerintahan Tidak Baik
Nasional

Hasto: Rupiah Anjlok Imbas Tata Kelola Pemerintahan Tidak Baik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16
Mensesneg Buka Suara Soal Kritik Komunikasi BI Terkait Rupiah
Nasional

Mensesneg Buka Suara Soal Kritik Komunikasi BI Terkait Rupiah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:05
Terpilih Aklamasi Jadi Ketum Kosgoro 1957, Sari Yuliati Targetkan Keterwakilan Perempuan di Pemilu 2029
Nasional

Isu Reshuffle Mencuat, Pakar Tekankan Pentingnya Komunikasi Publik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:03
RUU P2SK Melaju ke Paripurna, Pemerintah-DPR Kompak Perkuat Fondasi Keuangan Nasional
Nasional

Tolak Mundur, Purbaya Ikuti Arahan Presiden Prabowo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:31

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2216 shares
    Share 886 Tweet 554
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1141 shares
    Share 456 Tweet 285
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1217 shares
    Share 487 Tweet 304
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    954 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.