• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Gibran Cawapres, Jokowi Akan Hard Landing seperti Soeharto

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 18 Oktober 2023 - 08:27
in Politik
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Foto: Istimewa

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mantan Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P-LIPI) Prof Dr Ikrar Nusa Bhakti menilai, keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam judicial review (uji materi) Pasal 169 huruf q Undang-Undang (UU) No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang memperbolehkan usia minimum calon presiden-calon wakil presiden (capres/cawapres) kurang dari 40 tahun asalkan berpengalaman sebagai kepala daerah adalah sebuah kemunduran, bahkan tragedi bagi demokrasi di Indonesia.

“MK mumutar mundur jarum jam sejarah ke era sebelum reformasi. Ini sebuah kemunduran demokrasi, bahkan tragedi demokrasi di Indonesia,” kata Ikrar kepada media, Selasa (17/10/2023) malam.

BacaJuga:

Komisi II Tegaskan Kualitas Demokrasi Ditentukan Pemilih Cerdas

Gara-gara Ikut Naik Helikopter dalam Kegiatan KPU, DKPP Beri Sanksi Peringatan Keras kepada Anggotanya

Anggota KPU RI dan Jabar yang Naik Helikopter Disanksi Peringatan Keras DKPP

Keputusan MK yang kontroversial itu dinilai berbagai pihak untuk memberikan jalan bagi Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Surakarta, yang juga putra sulung Presiden Joko Widodo untuk menjadi cawapres. Apalagi, pria yang baru berusia 36 tahun tersebut mengaku ditawari capres dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto untuk menjadi cawaptesnya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Jokowi adalah the best president (presiden terbaik) sepanjang sejarah Indonesia dalam hal pemerataan pembangunan. Tapi kalau mengizinkan Gibran menjadi cawapres, Jokowi akan lebih buruk dari Soeharto,” cetus Ikrar yang pernah diangkat Presiden Joko Widodo sebagai Duta Besar RI untuk Tunisia.

“Seperti Soeharto yang menyatakan berhenti dari jabatan presiden pada 21 Mei 1998, Jokowi pun akan ‘hard landing’ bahkan ‘crash landing’ jika mengajukan Gibran di Pilpres 2024,” lanjutnya.

Ikrar pun merujuk contoh Soeharto yang berkuasa selama 32 tahun sehingga akarnya di mana-mana, terutama di Golongan Karya (Golkar), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Namun ketika rakyat sudah tidak menghendaki, menterinya ramai-ramai mundur. Bahkan Harmoko yang waktu itu Ketua Umum Golkar dan Ketua DPR/MPR meminta Soeharto untuk mundur. Siapa pula yang memerintahkan gerbang DPR/MPR dibuka untuk demonstran menjelang Soeharto lengser? Wiranto (Panglima ABRI saat itu, red). Jadi, TNI/Polri pun tidak akan mendukung Presiden yang sudah tidak dikehendaki oleh rakyat,” terangnya.

Jadi, kata Ikrar, selain tragedi bagi demokrasi, MK juga akan menciptakan tragedi bagi Presiden Joko Widodo dan keluarganya.

“Pasca-putusan MK bisa jadi mahasiswa-mahasiswa akan turun ke jalan menentang politik dinasti Jokowi. Bahkan akan meminta Jokowi mundur,” ungkapnya.

Jokowi yang saat ini masih memegang jabatan Presiden dinilai Ikrar bisa mengendalikan TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN) dan sebagainya.

“Tapi kalau sudah tidak dikehendaki rakyat karena membiarkan Gibran menjadi cawapres, niscaya TNI, Polri dan BIN serta para menterinya tidak akan mendukung Jokowi lagi. Jadi, ini yang harus diingat dan diwaspadai Jokowi. Eling lan waspada,” sarannya.

Ikrar mengaku tidak menentang politik dinasti, karena di negara-negara lain pun hal itu terjadi, termasuk di Amerika Serikat di mana ada keluarga John F Kennedy dan George Bush.

“Politik dinasti sah-sah saja asalkan dilakukan secara wajar, alamiah, bukan rekayasa. Semua orang tahu dari bocoran-bocoran sebelum MK membacakan keputusannya, dan juga melalui dissenting opinion (pendapat berbeda) Wakil Ketua MK Saldi Isra bahwa keputusan atas gugatan yang diajukan mahasiswa UNS itu penuh kejanggalan. Apalagi Ketua MK Anwar Usman punya hubungan kekerabatan sangat dekat dengan Presiden Jokowi sebagai ipar,” terangnya.

Ikrar kemudian menyarankan Jokowi agar tidak mengizinkan Gibran menjadi cawapres, baik bagi Prabowo atau pun Ganjar Pranowo, capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Ini supaya Jokowi meninggalkan legacy (warisan) yang baik, terutama perhatiannya kepada wilayah terluar, terdepan dan terkebelakang seperti Papua. Jangan gara-gara Prabowo meminta Gibran jadi cawapres lalu Jokowi lupa daratan. Harus eling lan waspada,” terangnya. (ibs)

Tags: capres-cawapresGibran Rakabuming Rakaikrar nusa bhaktiJoko Widodopilpres

Berita Terkait.

Aher
Politik

Komisi II Tegaskan Kualitas Demokrasi Ditentukan Pemilih Cerdas

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:08
DKPP
Politik

Gara-gara Ikut Naik Helikopter dalam Kegiatan KPU, DKPP Beri Sanksi Peringatan Keras kepada Anggotanya

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:21
dkpp
Politik

Anggota KPU RI dan Jabar yang Naik Helikopter Disanksi Peringatan Keras DKPP

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:07
Bawaslu: Ancaman Pemilu Bergeser ke Manipulasi Persepsi, Cyber Election Monitoring Jadi Solusi
Politik

Bawaslu: Ancaman Pemilu Bergeser ke Manipulasi Persepsi, Cyber Election Monitoring Jadi Solusi

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:22
Bawaslu Ajak Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Kepemiluan
Politik

Bawaslu Ajak Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Kepemiluan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:35
ADK
Politik

Arena Demokrasi dan Kritik Satukan Aktivis Lintas Generasi, Doli: Jangan Jadi Orang Antikritik

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:13

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2092 shares
    Share 837 Tweet 523
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.