• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Persentase Warga Muhammadiyah Dinilai Berbanding Terbalik dengan Peningkatan Amal Usahanya

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 24 September 2023 - 10:20
in Politik
malang co

Ilustrasi salah satu sekolah Muhammadiyah. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jumlah masyarakat yang merasa menjadi bagian dari warga Muhammadiyah menurun dari waktu ke waktu. Padahal amal usaha Muhammadiyah terus bertambah.

Muhammadiyah tercatat mengelola 163 Universitas, 23 ribu taman kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 348 Pesantren, 117 rumah sakit, serta ribuan sekolah dasar dan menengah.

BacaJuga:

Tak Hadir Rakornas TPAKD, KDM Mulai Berseberangan dengan Prabowo?

HUT Ke-62 Golkar, Bahlil Pimpin Doa Bersama dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

HUT Ke-62 Golkar: dari Ziarah TMP, Baksos hingga Pesta UMKM

Hal itu diungkapkan Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA, dalam video yang diunggah di akun media sosial resminya, DennyJA_World, sebagaimana dikutip INDOPOSCO, pada Minggu (24/9/2023).

Video tersebut adalah bagian dari serial Ekspresi Data yang diunggah di Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, serta Youtube Denny JA. Ini adalah serial video yang durasinya hanya 3 menit dan berbasis data riset LSI Denny JA untuk aneka isu yang strategis, termasuk pemilihan presiden (pilpres) 2024.

LSI Denny JA melakukan survei pada Agustus 2023 yang diperkaya oleh survei sebelumnya pada 2014 dan 2005.

Pada 2005, responden yang ditanya apakah merasa bagian dari keluarga besar Muhammadiyah jumlahnya sebanyak 9,4 persen. Lalu, pada 2014, persentase mereka yang merasa bagian dari Muhammadiyah menurun menjadi 7,8 persen. Kini, pada 2023, persentasenya semakin menurun di angka 5,7 persen.

“Selama 18 tahun, warga yang merasa bagian dari Muhammadiyah menurun hampir separuhnya,” ungkap Denny JA.

Menurut Denny, dari sisi aspirasi politik, pada 2004, warga Muhammadiyah yang menyatakan bagian dari Partai Amanat Nasional (PAN) di atas 50 persen. Namun, saat ini, mereka yang menyatakan bagian dari PAN menurun hanya 17,5 persen. Sisanya menyebar ke berbagai partai lainnya.

Dari sisi aspirasi politik, warga Muhammadiyah menyalurkan aspirasinya jauh lebih beragam. Mereka tak lagi menjadikan PAN sebagai partai pilihan utama.

Untuk tingkat pendidikan, basis demografi Muhammadiyah lebih menyerap kalangan terpelajar. Berbeda dengan warga Nahdlatul Ulama (NU) yang lebih banyak lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ke bawah,

“Sebanyak 30 persen warga Muhammadiyah adalah tamatan SMA (Sekolah Menengah Atas),” ujarnya.

Denny menambahkan, dari sisi ekonomi, jika di NU kebanyakan warganya berpenghasilan Rp2 juta ke bawah, 40 persen warga Muhammadiyah sudah berpenghasilan antara Rp2-Rp4 juta.

“Segmen mayoritas pemilih di Muhammadiyah secara pendidikan dan ekonomi lebih tinggi dibandingkan mayoritas warga NU,” kata dia.

Sementara itu, dari sisi teritori, 77 persen warga NU menetap di Pulau Jawa, sedangkan warga Muhammadiyah yang menetap di Jawa hanya 60 persen. Warga Muhammadiyah lebih tersebar ke banyak pulau. Sebanyak 35 persen warga Muhammadiyah menetap di Pulau Sumatera.

Denny mengungkapkan, sebanyak 67,5 persen warga Muhammadiyah menyatakan bahwa agama dan politik tak bisa dipisahkan. Persentase ini lebih banyak dibandingkan warga NU yang sebanyak 50 persen.

Namun, 95 persen warga Muhammadiyah setuju Pancasila menjadi asas tunggal negara Indonesia. Selain itu, 82,5 persen warga Muhammadiyah juga menyatakan bahwa syariat Islam jangan menjadi basis pemerintahan.

Dalam survei LSI Denny JA juga ditemukan persentase warga Muhammadiyah di dunia media sosial (medsos) lebih tinggi dibandingkan warga NU dan rata rata warga Indonesia.

Mayoritas warga Muhammadiyah yang memiliki handphone sebanyak 90 persen. Sedangkan, rata-rata masyarakat Indonesia yang memiliki handphone kurang dari 80 persen.

Akses ke internet warga Muhammadiyah juga lebih tinggi yakni sebanyak 85 persen. Rata-rata warga Indonesia akses ke internetnya hanya 65 persen.

Persentase warga Muhammadiyah yang bermain TikTok, Instagram, Facebook, dan WhatsApp juga lebih tinggi dibandingkan NU dan warga Indonesia pada umumnya.

“Namun, pertanyaannya mengapa persentase mereka yang mengaku warga Muhammadiyah menurun dari waktu ke waktu? Ini pekerjaan rumah tak hanya bagi pengurus Muhammadiyah. Ini juga bahan renungan bagi kita yang peduli dengan ormas yang sangat modern, sangat pro pada kemajuan, seperti Muhammadiyah,” pungkas Denny JA. (dil)

Tags: Denny JAlsi denny jaMuhammadiyahpemilupilpres

Berita Terkait.

Prabowo
Politik

Tak Hadir Rakornas TPAKD, KDM Mulai Berseberangan dengan Prabowo?

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:10
HUT Ke-62 Golkar, Bahlil Pimpin Doa Bersama dan Tabur Bunga di TMP Kalibata
Politik

HUT Ke-62 Golkar, Bahlil Pimpin Doa Bersama dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:41
Golkar
Politik

HUT Ke-62 Golkar: dari Ziarah TMP, Baksos hingga Pesta UMKM

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:33
doli
Politik

RUU Pemilu Buka Peluang Tambah Kursi DPR RI Melalui Sistem Dapil Nasional, 58 Kursi DPR Jadi Wacana

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:23
kpp
Politik

Jaga Pemilu 2029 Demokratis: Media Diminta Bersiap dan Pahami Regulasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:09
gibran
Politik

Pakar: MK Lempar “Bola Panas” ke DPR terkait Polemik Ijazah Gibran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:05

OLAHRAGA

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12
Olahraga

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Editor Nasuha
Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa pembinaan olahraga usia dini harus berfokus pada pengembangan...

SelengkapnyaDetails
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4489 shares
    Share 1796 Tweet 1122
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1181 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    950 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    941 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.