• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Presiden Ukraina Sarankan DK PBB Cabut Hak Veto Rusia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 21 September 2023 - 12:35
in Internasional
Presiden-Ukraina-co

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berpidato pada sesi ke-78 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di markas besar PBB di New York City. Foto: Sky News

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan hak veto yang dimiliki Rusia membuat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) tidak efektif terkait invasi Moskow ke negaranya.

Hal itu disampaikan Zelenskyy pada pertemuan pertamanya di DK PBB. Dia mengatakan pada pertemuan khusus bahwa veto Rusia telah membuat badan dunia tersebut tidak efektif.

BacaJuga:

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Zelenskyy mengatakan PBB menemui jalan buntu terkait agresi dan menyarankan agar Rusia dicabut hak vetonya sebagai salah satu dari lima anggota tetap DK pasca-Perang Dunia II sebagai hukuman karena menyerang Ukraina.

“Setiap orang di dunia dapat melihat apa sebenarnya yang membuat PBB tidak efektif. Di kursi Dewan Keamanan ini, yang diduduki Rusia secara ilegal karena manipulasi di balik layar setelah runtuhnya Uni Soviet, terdapat para pembohong yang tugasnya membenarkan agresi dan genosida yang dilakukan oleh Rusia,” kata Zelenskyy seperti dilansir Al Jazeera, Kamis (21/9/2023).

“Veto di tangan agresor inilah yang membuat PBB menemui jalan buntu. Tidak peduli siapa Anda, sistem PBB yang ada masih membuat Anda kurang memiliki hak veto yang hanya dimiliki segelintir orang dan digunakan oleh satu negara Rusia, sehingga merugikan semua anggota PBB lainnya,” sambungnya.

“Pembicaraan dan proyek reformasi PBB selama bertahun-tahun harus menjadi proses reformasi PBB. Penggunaan hak veto memerlukan reformasi, dan ini bisa menjadi kunci reformasi,” lanjutnya.

Zelenskyy menambahkan satu-satunya jalan menuju perdamaian abadi adalah penarikan penuh pasukan Rusia dan pemulihan kendali Kyiv atas wilayahnya dalam perbatasan tahun 1991 setelah jatuhnya Uni Soviet.

Sementara itu, pasukan Rusia pada Rabu (20/9/2023), menembaki kota Toretsk di timur Ukraina, menewaskan empat orang, kata Kantor Kejaksaan Agung Ukraina.

Kunjungan Zelensky ke PBB bertepatan dengan momen penting dalam kampanye militer Ukraina untuk mengusir pasukan Rusia dari Ukraina.

Antusiasme masyarakat terhadap upaya perang semakin berkurang di banyak negara NATO (North Atlantic Treaty Organization) atau Pakta Pertahanan Atlantik Utara, serangan balasan Ukraina pada musim panas telah menghantam pertahanan Rusia yang keras kepala dan segera cuaca yang lebih dingin dan basah akan membuat banyak jalan pedesaan tidak dapat dilalui kendaraan berat.

Pada Kamis (21/9/2023), Zelenskyy berangkat ke Washington untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, anggota Kongres, dan pejabat militer untuk mendesak dukungan berkelanjutan bagi upaya perang negaranya.

Meskipun mayoritas anggota Kongres masih mendukung pemberian bantuan militer ke Ukraina, suara-suara skeptis di kalangan Partai Republik semakin keras seiring dengan meningkatnya biaya perang.

Biden berencana mengumumkan paket bantuan militer baru selama kunjungan Zelenskyy. Dalam pidatonya di Majelis Umum PBB pada hari Selasa, Biden mengimbau para pemimpin dunia untuk mendukung Ukraina melawan Rusia, dengan mengatakan hanya Moskow yang memiliki kekuatan untuk mengakhiri perang. (dam)

Tags: perangRusiaukraina

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2460 shares
    Share 984 Tweet 615
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2164 shares
    Share 866 Tweet 541
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2712 shares
    Share 1085 Tweet 678
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.