• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

PKB Hengkang ke Kubu Anies, Peluang Prabowo Bersanding dengan Erick atau Gibran Kian Terbuka

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 1 September 2023 - 22:02
in Headline
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Anies-Cak Imin). Foto: Facebook/am

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Anies-Cak Imin). Foto: Facebook/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hengkangnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke kubu Anies Baswedan cukup potensial, karena PKB adalah partau terbesar kelompok Nahdliyin, dengan basis di Jawa Timur, sebagian lainnya di Jawa Tengah. Manuver semacam PKB ini umum terjadi, tentu alasan paling mengemuka karena PKB tidak mendapat peluang yang baik di Gerindra.

“Ini bisa meredam kekuatan PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo. Hanya saja, di Jawa Timur Demokrat juga miliki porsi besar, akan sangat kuat jika Demokrat tetap berada di barisan Anies Baswedan,” ungkap Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah ketika ditanya indopos.co.id, Jumat (1/9/2023).

BacaJuga:

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden

Cegah Korupsi, KSP Ancam Sidak Terkait Jual Beli Titik SPPG

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta

Meski demikian, kata Dedi, elektabilitas PKB sejauh ini tidak sejalan dengan elektabilitas Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. “Inilah persoalannya, jika rival juga mengambil cawapres dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU), maka Muhaimin akan kian kesulitan mengondisikan suara,” kata Dedi.

Dedi mengatakan koalisi tentu perlu mengubah nama dan tagline jika tidak solid, dan itu bukan persoalan. Yang mungkin bisa sedikit dipastikan, dengan hengkangnya PKB ke kubu Anies, ada dua kemungkinan terjadi. Pertama, Gerindra alami kekhawatiran kehilangan suara NU di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kedua, peluang Prabowo Subianto bersanding dengan Erick Thohir atau Gibran Rakabuming Raka semakin terbuka.

Menurut Dedi, kemarahan Partai Demokrat pasca beredarnya informasi Anies Baswedan dipasangkan dengan Cak Imin, cukup beralasan secara personal, tetapi berlebihan dari sisi organisasi politik, karena faktanya keputusan cawapres yang saat ini diambil, masih sesuai dengan piagam koalisi di mana Anies Baswedan diberi kewenangan menentukan cawapres.

“Di luar itu, iklim koalisi saat ini masih dinamis, belum ada ketetapan, dan justru dengan kejelasan Anies menggandeng Muhaimin, ini membuat koalisi yang ada akan segera mengambil keputusan lanjutan,” ungkap Dedi.

Misalnya, lanjut Dedi, Partai Demokrat bisa saja akan segera menarik diri dari koalisi dan membangun koalisi baru, bisa saja dengan PPP dan PKS dan usung AHY-Sandiaga Uno, tetapi PKS tentu tidak miliki perbedaan, karena sama saja antara mendukung Anies atau AHY, sehingga mereka akan sulit diajak membangun koalisi baru itu, kecuali diberi kesempatan menjadi pengusung utama.

“Untuk itu, sebutan pengkhiatan hanya propaganda Demokrat, yang sebenarnya tidak ada pengkhianatan dalam situasi ini. Karena AHY belum pernah dideklarasikan, atau setidaknya dipastikan untuk mendampingi Anies,” ujarnya.

Dedi berpendapat, wacana Anies Baswedan dipasangkan dengan Cak Imin, bisa jadi, alasan kuatnya karena Demokrat terlalu mahal dalam nego politik.

“Mereka (Partai Demokrat, red) sangat mungkin memaksa koalisi menerima AHY sebagai cawapres, untuk itu koalisi tidak menemukan titik temu. Sementara PKB punya basis massa yang lebih tegas di Jawa Timur, serta orientasi pemilih NU,” tutup Dedi. (dam)

Tags: Anies BaswedanCak ImincapresCawapres AniesMuhaimin IskandarPartai Kebangkitan BangsaPKB

Berita Terkait.

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden
Headline

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:30
dudung
Headline

Cegah Korupsi, KSP Ancam Sidak Terkait Jual Beli Titik SPPG

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:02
Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta
Headline

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:31
Rupiah
Headline

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:13
Basarnas
Headline

Update Penanganan Kasus Kecelakaan KA di Bekasi, Polisi Telah Periksa 36 Saksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:52
Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai
Headline

Banjir di Jakarta Meluas, 55 RT Terendam

Senin, 4 Mei 2026 - 23:33

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3691 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.