• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Polisi Periksa 6 Saksi atas Tewasnya WN Jepang Wisata Flying Fish di Bali

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 21 Agustus 2023 - 17:53
in Headline
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali Jansen Avitus Panjaitan. ANTARA/Rolandus Nampu/aa.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali Jansen Avitus Panjaitan. ANTARA/Rolandus Nampu/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepolisian Daerah Bali memeriksa enam saksi buntut tewasnya seorang warga negara Jepang Kikuchi Satoshi (60) yang jatuh saat bermain wahana flying fish di kawasan wisata permainan air Tanjung Benoa, Badung, Bali.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Polisi Jansen Avitus Panjaitan di Badung, Bali, Senin (21/8), mengatakan bahwa enam saksi kasus meninggalnya Kikuchi Satoshi tersebut tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Subdirektorat Penegakan Hukum Kepolisian Air dan Udara (Subdit Gakkum Ditpolairud) Polda Bali.

BacaJuga:

Ditanya Filosofi Tarif Rp8 LRT Jakarta, Pramono Anung: Pertanyaan yang Tidak Perlu Dijawab

Abu Vulkanik Gunung Lewotolok Mengintai, Bandara Wunopito Ditutup Lagi

Prabowo Wacanakan Sanksi Terorisme Ekologi untuk Pelaku Karhutla

“Prosesnya masih lidik, penyidik mendalami lagi (saksi-saksi). Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Sejauh ini dari enam saksi yang memberikan keterangan, belum ditemukan adanya faktor-faktor lain selain murni kecelakaan tersebut,” kata Jansen.

Menurut Jansen, berdasarkan laporan dari penyidik Subdit Gakkum Ditpolairud, untuk sementara sampai kini tidak ditemukan adanya unsur lain dari penyebab tewasnya bule Jepang itu selain murni kecelakaan.

Akan tetapi, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan pemeriksaan peralatan di lapangan. Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan adanya tersangka dalam kasus kematian Kikuchi Satoshi (60) dan menyebabkan anaknya Kikuchi Haruki (15) mengalami luka ringan.

“Sementara sejauh ini perkembangannya sementara seperti di awal bahwa kecelakaan yang ditimbulkan itu bukan akibat kelalaian. Sampai dengan hari ini belum ditemukan adanya unsur-unsur lain, tetapi lebih pada dugaan kecelakaan,” kata dia.

Jansen mengatakan bahwa jasad pria yang berlibur dengan keluarganya itu sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Namun, saat ini masih berada di Bali dan menunggu koordinasi lebih lanjut dengan konsulat untuk bisa kembali ke Jepang.

Mantan Kapolresta Denpasar itu mengungkapkan bahwa setelah insiden tewasnya pria 60 tahun asal Jepang itu, pengelola Water Coral Dive & Watet Sport kooperatif ketika dimintai keterangan oleh pihak kepolisian, termasuk memberikan mengenai aturan standar operasional prosedur pelaksanaan olahraga wisata air tersebut.

“Sejauh ini mereka kooperatif memberikan informasi-informasi yang diperlukan, termasuk SOP-SOP yang dilakukan pada saat kegiatan tersebut,” kata Jansen.

Berkaca pada kejadian nahas tersebut, Polda Bali melalui Kabid Humas mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk tetap berhati-hati dalam melakukan aktivitas wisata selama berada di Bali.

Hal itu juga berlaku bagi pelaku wisata yang memiliki usaha pariwisata untuk mematuhi standar operasional prosedur yang telah ditetapkan agar tidak terjadinya kecelakaan bagi pengguna layanan wisata.

“Tetap menjaga keselamatan diri dan prinsip kehati-hatian di dalam beraktivitas, apalagi dalam permainan-permainan yang berisiko seperti itu,” kata dia.

Jansen mengatakan bahwa personel Polda Bali akan terus melakukan patroli di tempat-tempat wisata dan akan menindak pelaku yang tidak mematuhi SOP.

Sebelumnya, pada hari Jumat (18/8) seorang wisatawan mancanegara asal Jepang Kikuchi Satoshi (60) meninggal dunia, sementara anaknya Kikuchi Haruki (15) mengalami luka ringan di pelipis kiri usai terjatuh dari flying fish sekitar pukul 10.00 Wita di Tanjung Benoa, tepatnya di depan Pantai Hotel Grand Mirrage Lingkungan Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali.

“Saat itu kedua korban sedang bermain flyng fish, tiba-tiba terlepas dan jatuh ke laut dalam posisi tengkurap dan tidak sadarkan diri,” kata Jansen.

Korban merupakan WNA asal Jepang yang sedang berlibur ke Bali bersama dengan keempat orang lainnya menginap di sebuah hotel di Kuta, Badung.

Berdasarkan catatan polisi, seorang saksi Zaini yang merupakan pengemudi speedboat bersama Wahyu, sang instruktur, pertama kali berangkat mengemudikan boat menarik flying fish dengan membawa dua orang anak korban selama 5 menit dan berhasil landing dengan selamat.

Selanjutnya pada sesi kedua, pengemudi boat menarik flying fish yang membawa dua WNA Jepang ayah dan anak serta sang instruktur. Namun, setelah sekitar 40 meter dari pantai, tiba-tiba, flying fish oleng dan miring ke kanan, kemudian instruktur terjatuh, disusul kedua korban WNA Jepang. Kedua korban terlepas dari pegangan dan terjatuh sekitar 3 meter dari atas (permukaan) air.

Setelah kecelakaan itu, beberapa staf mencoba menarik korban dari dalam air. Setelah menjangkau kedua korban, staf membawa mereka ke pinggir pantai. Staf pun memberi pertolongan awal dengan memompa dada korban KS, namun korban tetap tidak sadarkan diri.

Korban lantas dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan mobil ambulans menuju ke Rumah Sakit Surya Husada, Nusa Dua, Badung.

Sesampainya di RS Surya Husada, tim medis berusaha memberikan pertolongan kepada korban, namun korban KS tak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Jansen mengatakan bahwa saat ini jajaran Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Bali tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kecelakaan hingga menyebabkan kematian korban WNA itu. (bro)

Tags: badungbaliPolda BaliTanjung BenoaWahana Flying FishWN Jepang

Berita Terkait.

Prabowo
Headline

Ditanya Filosofi Tarif Rp8 LRT Jakarta, Pramono Anung: Pertanyaan yang Tidak Perlu Dijawab

Kamis, 17 September 2026 - 11:23
Bandara
Headline

Abu Vulkanik Gunung Lewotolok Mengintai, Bandara Wunopito Ditutup Lagi

Kamis, 17 September 2026 - 10:22
Prabowo
Headline

Prabowo Wacanakan Sanksi Terorisme Ekologi untuk Pelaku Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 09:51
Theddeus-Octavianus-Hari-Prasetyono
Headline

Pendidikan Dokter Spesialis Terancam Terbelah, MGBKI Bawa ke MK

Kamis, 17 September 2026 - 09:41
Dialog
Headline

Kembali Berdialog dengan Jurnalis Senior di Hambalang, Pengamat Soroti Pesan Keterbukaan Prabowo

Kamis, 17 September 2026 - 09:11
Sherly
Headline

APINDO dan Pemerintah Maluku Utara Dorong Rumput Laut Jadi Motor Baru Ekonomi Biru

Kamis, 17 September 2026 - 07:29

OLAHRAGA

Pemain-Persib
Olahraga

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 17 September 2026 - 08:20

INDOPOSCO.ID - Persib Bandung membuka kiprahnya di AFC Champions League 2 (ACL Two) 2026/27 dengan cara yang meyakinkan. Bermain jauh...

SelengkapnyaDetails
Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Rabu, 16 September 2026 - 19:17
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Selasa, 15 September 2026 - 09:45

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    3063 shares
    Share 1225 Tweet 766
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1185 shares
    Share 474 Tweet 296
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1161 shares
    Share 464 Tweet 290
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.