• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Rumitnya Asal Usul Pakaian Adat Sari dari India

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 20 Agustus 2023 - 20:32
in Internasional
Kain-India

Dabbawalas" atau pembawa tiffin membeli sebuah kain sari, kain tradisional perempuan India dan Kurta sebagai hadiah untuk Pangeran Harry dan Meghan Markle untuk acara pernikahan mereka di Mumbai, India, Kamis (17/5/2018). Foto : Antara/Reuters/Danish Siddiqui

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sari, pakaian tradisional yang melambangkan kehormatan, keanggunan, dan keanekaragaman budaya, memiliki sejarah yang kaya selama berabad-abad dan memamerkan kesenian India.

Asal-usul Sari terkait dengan evolusi peradaban, perdagangan, dan interaksi pengaruh budaya yang rumit.

BacaJuga:

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Dilansir TimesofIndia, Jumat (18/8/2023), waktu pasti munculnya Sari sulit untuk ditentukan, namun akarnya dapat ditelusuri kembali ke India kuno, yakni sejak 2800-1800 sebelum masehi (SM), atau selama peradaban kuno Lembah Indus, yang sekarang merupakan wilayah Pakistan dan India barat.

Penggalian Lembah Indus telah menghasilkan pahatan dan arca yang menggambarkan kain terbungkus yang sangat mirip dengan Sari modern. Penggambaran awal ini mengungkapkan pakaian yang melilit tubuh, menonjolkan kecanggihan teknik tekstil India kuno.

Sejarah

Saat sejarah India terungkap, di situ lah evolusi Sari terjadi. Periode Veda (1500-500 SM) membawa perubahan gaya pakaian, dengan mengacu pada kain tanpa jahitan yang dikenakan oleh wanita. Istilah “Sari” sendiri diyakini berasal dari kata Sansekerta “Sattika”, yang merujuk pada sehelai kain yang dililitkan di tubuh.

Ini menandai awal dari Sari seperti yang kita kenal sekarang, ditandai dengan bentuknya yang tidak dijahit dan kain yang serbaguna. Selama berabad-abad, berbagai dinasti dan kerajaan, seperti Maurya, Gupta, dan Mughal, berkontribusi pada perkembangan sari dengan memengaruhi gaya desain, kain, dan polanya.

Periode Mughal, khususnya, memainkan peran penting dalam membentuk estetika Sari. Mughal memperkenalkan sulaman rumit, kain mewah seperti sutra, dan perpaduan elemen desain Persia dan India, melahirkan gaya ikonik yang dikenal sebagai karya “zari” atau “zardozi”. Pada periode ini sari tidak hanya menjadi pakaian fungsional tetapi juga kanvas sebagai ekspresi artistik.

Saat rute perdagangan meluas dan interaksi budaya berkembang, pengaruh Sari melampaui batas. Itu menemukan jalannya ke berbagai daerah di India, masing-masing memberi garmen dengan rasa yang berbeda. Gaya India bagian Gujarati, misalnya, memamerkan warna-warna cerah dan karya cermin, sedangkan gaya Bengali menekankan tekstur yang kaya dan batas hiasan.

Evolusi

Sari juga berevolusi untuk mengakomodasi perubahan peran perempuan dalam masyarakat. Selama era kolonial, ketika pengaruh Inggris merasuki budaya India, sari mulai dilihat sebagai simbol tradisi dan perlawanan.

Wanita India, yang dipimpin oleh tokoh-tokoh seperti Rani Laxmi Bai dan Sarojini Naidu, menggunakan sari sebagai simbol kebanggaan dan persatuan nasional dalam perjuangan kemerdekaan mereka.

Di India pasca-kemerdekaan, Sari terus berkembang, beradaptasi dengan perubahan gaya hidup dan preferensi wanita modern saat ini.

Para desainer mulai bereksperimen dengan kain, cetakan, dan gaya pola, memunculkan interpretasi inovatif dari garmen klasik. Daya pikat Sari dipamerkan di landasan pacu global, memikat penonton internasional dan mengukuhkan statusnya sebagai mahakarya budaya.

Hari ini, Sari lebih dari sekedar sepotong pakaian; itu adalah bukti hidup akan warisan, keahlian, dan keragaman India yang kaya. Dari sari sutra yang mewah di India Selatan hingga keajaiban alat tenun tangan yang berwarna-warni di Utara, sari mencerminkan banyak cerita yang dijalin ke dalam kainnya.

Sementara gaya pola tradisional bertahan, wanita kontemporer juga merangkul perpaduan gaya lama dan baru, bereksperimen dengan cara-cara inovatif untuk menggantungkan dan menata sari untuk berbagai acara.

Perjalanan sari dari Peradaban Lembah Indus kuno ke bentuk kontemporernya merupakan bukti daya tarik dan daya adaptasinya yang abadi. Itu telah melewati gelombang waktu, memadukan tradisi dengan modernitas dan melambangkan esensi budaya India seperti dilansir Antara.

Dengan setiap lipatan, Sari menjalin kisah evolusi, ketangguhan, dan keanggunan abadi yang terus memikat hati di seluruh dunia. (aro)

Tags: Indiakain

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2105 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.