• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Atasi Masalah Stunting, Menkes Minta Bantuan PBNU

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 11 Agustus 2023 - 22:28
in Nasional
Menkes-Budi-Gunadi-Sadikin

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Alissa Wahid pada NU Health Summit 2023 di Kampus 3 UIN Walisongo, Semarang, Jumat (11/8). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya kesehatan dan pendidikan, karena dua hal tersebut yang menentukan maju tidaknya sebuah bangsa, sehingga perlu dipersiapkan dan salah satunya untuk menekan angka stunting dengan menggandeng Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Sudah akan segera jalan kerja sama dengan Mbak Alissa, dimana kami minta bantuan PBNU untuk menyosialisasikan Gerakan Anak Sehat terkait stunting pemenuhan gizi di seluruh Indonesia,” kata Menkes pada NU Health Summit 2023 di Kampus 3 UIN Walisongo, Semarang seperti dikutip Antara, Jumat (11/8).

BacaJuga:

Prabowo Minta IIFC Segera Direalisasikan, Bali Disiapkan Jadi Magnet Investasi Dunia

Prabowonomics Menggema di Harlah PKB, Tegaskan Ekonomi Harus Berpihak kepada Rakyat

Perpres Ojol Masuki Fase Penentu, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Pengemudi

Hadir dalam NU Health Summit 2023 yang berlangsung Jumat-Minggu (11-13/8) selain Menkes antara lain Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Nu (PDNU) Niam, dan Rektor UIN Walisongo Imam Taufiq, sekitar 800 peserta dari lembaga kesehatan NU se-Indonesia dengan UIN Walisongo sebagai tuan rumah acara tersebut.

Menkes menjelaskan. kerja sama penurunan stunting dengan menggandeng PBNU tersebut, pada tahap awal akan diterapkan di lima provinsi yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan Sumatera Utara yang merupakan penyumbang angka stunting cukup tinggi sekitar 40 persen.

“Transformasi yang harus dilakukan adalah bagaimana menjaga orang sehat, bukan menyembuhkan orang sakit. Jadi jangan berpikir menyembuhkan atau berpikir sudah sakit, tetapi bagaimana jangan sampai masuk rumah sakit. Menjaga kesehatan itu yang paling penting” katanya.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengakui bahwa tanggung jawab kesehatan rakyat Indonesia ada berada di tangan menteri kesehatan, namun lembaga kesehatan NU (LKNU) dan PDNU turut berkontribusi dan membantu mewujudkan masyarakat sehat.

Dalam kesempatan sama pengurus harian tanfidziyah Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau yang akrab disapa Alissa Wahid menjelaskan Menkes dan tim memiliki kerangka kerja dalam penurunan stunting.

“Menkes mengajak PBNU untuk memperkuat posyandu. Jadi kader-kader NU terlibat untuk membantu posyandu. Kami melakukan penguatan posyandu bersama kader-kader NU di tingkat desa dan melakukan pendampingan kepada masyarakat melalui kader posyandu tingkat desa,” kata Alissa.

Kader NU, lanjut Alissa, memperkuat kader Posyandu untuk melakukan pendampingan masyarakat desa dan pada tahap awal dilakukan di lima provinsi dengan angka stunting paling besar.

“Tahun ini dimulai di tiga provinsi, tahun berikutnya perluasan sampai kelima provinsi dan akan dicek perkembangannya seperti apa,” kata Alissa.

Hal tersebut, tambah Alissa, NU sendiri juga memiliki Program Gerakan Keluarga Maslahah yang salah satu dimensinya adalah keluarga sehat yang mengkonsolidasikan semua program NU ke arah keluarga sampai tingkat desa.

Terkait dengan NU Health Summit 2023, Alissa menilai menjadi moment yang pas untuk memperbaiki layanan kesehatan di lingkungan NU dan memperbaiki kapasitas tenaga kesehatan dari NU, sehingga lebih bermanfaat untuk masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Rektor UIN Walisongo Imam Taufiq juga memohon doa restu karena UIN Walisongo akan mendirikan fakultas kedokteran sebagai penyempurna untuk mewujukan visi UIN yakni menyatukan ilmu agama dan sains.

“Kami berharap Fakultas Kedokteran UIN Walisongo ini nanti bisa menjadi penyempurna UIN dalam berkontribusi secara kongkrit, menyempurkan fakultas yang ada, dan semoga berkah bermanfaat bagi agama juga masyarakat,” kata Imam.

Terkait rencana pendirian fakultas kedokteran tersebut, Menkes juga memberikan dukungan dan berharap bisa menjadi ajang pendidikan bagi mereka yang berasal dari luar Jawa dan mereka bisa kembali ke daerahnya kemudian mengisi formasi tenaga kesehatan karena masih banyak yang kosong. (wib)

Tags: Budi Gunadi SadikinkesehatanMenteri KesehatanPBNU

Berita Terkait.

Presiden-RI
Nasional

Prabowo Minta IIFC Segera Direalisasikan, Bali Disiapkan Jadi Magnet Investasi Dunia

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:02
Prabowo
Nasional

Prabowonomics Menggema di Harlah PKB, Tegaskan Ekonomi Harus Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:01
ojol
Nasional

Perpres Ojol Masuki Fase Penentu, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Pengemudi

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:06
wamen
Nasional

Wamendikdasmen: Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Berkualitas Lewat Bermain

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:12
Game
Nasional

Peringatan Hari Anak Nasional, KPAI Soroti Bahaya Candu Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:48
Siswa
Nasional

HAN 2026, 88 Juta Anak Indonesia Dinilai Terancam Bullying Digital hingga Produk Adiktif

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:27

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3195 shares
    Share 1278 Tweet 799
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2823 shares
    Share 1129 Tweet 706
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.