• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

MenKopUKM: Pendidikan Vokasi di Kampung Ilmu Harus Mampu Lahirkan Skill of Life

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 6 Juli 2023 - 17:47
in Nasional
MenKopUKM Teten Masduki saat mengunjungi Kampung Ilmu di Desa Cisarua, Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (6/7). Foto: Humas KemenKopUKM

MenKopUKM Teten Masduki saat mengunjungi Kampung Ilmu di Desa Cisarua, Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (6/7). Foto: Humas KemenKopUKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki berharap Kampung Ilmu yang dikembangkan di Purwakarta mampu melahirkan masyarakat yang memiliki Skill of Life, melalui pendidikan vokasi.

“Saya juga berharap Kampung Ilmu sebagai sentra pendidikan alternatif terus berperan aktif dalam pengembangan kewirausahaan nasional,” kata MenKopUKM Teten Masduki saat berdialog dengan Sosiolog Imam Prasodjo dan para pihak, di Kampung Ilmu, Desa Cisarua, Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (6/7).

BacaJuga:

Kemendag Minta UMKM Manfaatkan Teknologi Digital dan Inovasi Produk

Piala Sedulur Purworejo Jadi Ajang Guyub Rukun 40 Paguyuban di Jabodetabek

Bahan Ajar Literasi Keuangan Gratis, Kemendikdasmen Gandeng OJK

Intinya, dunia pendidikan bukan sekadar menciptakan lulusan sebagai pencari kerja, melainkan lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja. MenKopUKM Teten menambahkan, ada sekitar 3,5 juta orang lulusan pendidikan formal masuk ke bursa kerja pertahun, dimana 1,7 juta diantaranya adalah sarjana.

Tapi, dengan pertumbuhan ekonomi 5 persen saja, hanya mampu terserap sebanyak 2 juta orang. Artinya, ada sekitar 1,5 juta yang menganggur.

Belum lagi, 97 persen lapangan kerja yang ada, disediakan sektor-sektor informal atau usaha mikro, seperti penjaga warung, pedagang bakso, dan sejenisnya. “Dengan kondisi seperti itu, mencetak lulusan yang memiliki skill of life, menjadi teramat penting,” ucap Menteri Teten.

Oleh karena itu, MenKopUKM mengatakan, keberadaan Kampung Ilmu bukan sekadar mengajari sesuatu, seperti berternak, bertani, berkebun, dan lainnya. “Harus lebih dari itu, yakni bagaimana penerapan model bisnisnya,” ucapnya.

Bagi MenKopUKM, harus ada model bisnis yang bisa membuat peternakan dan pertanian yang dikembangkan di Kampung Ilmu mampu produktif, efisien, meningkatkan kesejahteraan petani/peternak, hingga mampu menyuplai kebutuhan pangan daerah dan nasional.

“Untuk mencapai skala ekonomi, jangan ada lagi petani-petani berlahan kecil berjalan sendiri-sendiri. Mereka harus dikonsolidasikan dalam sebuah wadah koperasi,” kata MenKopUKM.

Ia mencontohkan, konsolidasi petani pisang di Tenggamus, Lampung, yang melibatkan ribuan petani dengan total lahan sebanyak 600 hektare. Begitu juga di Bener Meriah, Aceh, yang setelah mengkonsolidasikan banyak petani pisang hingga mampu berlahan 1000 hektare.

Contoh lain adalah Koperasi Pondok Pesantren Al It-tifaq di Ciwidey, Bandung, yang mampu mengkonsolidasikan sekitar 1200 petani sayur-mayur. “Di sana, koperasi yang membeli produk sayur milik petani, kemudian koperasi yang menjualnya ke banyak minimarket dan pasar moderen,” kata MenKopUKM.

Dengan begitu, kata MenKopUKM program pertanian atau peternakan dikembangkan secara terencana. Dengan model seperti itu, tercipta kepastian harga dan juga pasar. “Dengan konsolidasi petani atau peternak, akan lebih mudah terhubung dengan offtaker dan juga lembaga pembiayaan,” katanya.

Small Berjejaring

Dalam kesempatan yang sama, Imam Prasodjo sepakat dengan MenKopUKM, dimana konsep usaha yang akan dikembangkan di Kampung Ilmu adalah Small Berjejaring. “Bahkan, kami terus mendorong sekolah-sekolah formal membuat unit-unit usaha yang berkaitan erat dengan masyarakat sekitar,” kata Imam.

Imam bercerita, Kampung Ilmu yang digagasnya melalui Yayasan Nurani Dunia, dikembangkan dengan tujuan untuk membangun karakter, mengembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan, serta tempat berbagi pengalaman yang diselenggarakan secara partisipatif dan integratif.

Kampung Ilmu adalah konsep pengembangan komunitas atau masyarakat yang fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan keterampilan hidup. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mengoptimalkan potensi sumber daya yang ada di sekitar mereka.

“Kampung Ilmu merupakan kawasan pendidikan transdisiplin hybrid formal-informal,” kata Imam.

Dalam Kampung Ilmu, kata Imam, masyarakat bekerja sama untuk mengatasi masalah lokal, menemukan solusi inovatif, dan mengembangkan keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan mereka.

Terintegrasi dengan gedung pendidikan formal SMK Negeri Tegalwaru tersebut, sejumlah area pendidikan terapan fungsional juga dibangun di penjuru desa. “Ada Rumah Inspirasi, tempat pelatihan budidaya ikan. Ada Kebun Impian, tempat pengolahan sampah organik, budidaya maggot, dan pengolahan air,” kata Imam.

Ada Saung Kembar sebuah camping ground, tempat berbagai aktivitas pemuda. Vila Kambing Cigadog yang menjadi sentra peternakan kambing perah sebagai tempat rintisan pemberdayaan warga.

Tak ketinggalan, ada Rumah Digital. “Tempat ini akan digunakan sebagai pusat pelatihan teknologi informasi. Dan sedang dibangun Gedung SBI, sebagai gedung pertunjukan sekaligus ruang serba guna,” kata Imam.

Selain di Purwakarta, Jawa Barat, konsep Kampung Ilmu telah menyebar ke Jawa Tengah, tepatnya di beberapa kecamatan di daerah Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, dan Cilacap dengan nama Kampung Ilmu Serayu Network. (nas)

Tags: Kampung IlmuKemenKopUKMMenKopUKM Teten MasdukiPendidikan VokasiSkill of Life

Berita Terkait.

mendag
Nasional

Kemendag Minta UMKM Manfaatkan Teknologi Digital dan Inovasi Produk

Minggu, 27 September 2026 - 04:14
guyub
Nasional

Piala Sedulur Purworejo Jadi Ajang Guyub Rukun 40 Paguyuban di Jabodetabek

Minggu, 27 September 2026 - 02:20
muti
Nasional

Bahan Ajar Literasi Keuangan Gratis, Kemendikdasmen Gandeng OJK

Minggu, 27 September 2026 - 00:30
cibinong
Nasional

Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Kemenimipas Akui Ada Perbedaan Hasil Sidak

Sabtu, 26 September 2026 - 23:23
foto
Nasional

Pas Foto Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong Hilang, Kemenimipas Turun Tangan

Sabtu, 26 September 2026 - 22:02
lapas
Nasional

Imbas Temuan Fasilitas Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan

Sabtu, 26 September 2026 - 20:12

OLAHRAGA

fortis
Olahraga

Fortis Series-II Hadirkan Panggung Prestasi Karate The Champion Beyond The Mat

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 26 September 2026 - 22:12

INDOPOSCO.ID - Kompetisi karate tidak harus berhenti ketika atlet meninggalkan tatami. Melalui FORTIS Series-II National Open Karate Championship 2026, FORTIS...

SelengkapnyaDetails
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3449 shares
    Share 1380 Tweet 862
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1006 shares
    Share 402 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.