• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Konsep Ekonomi Biru Bukan Hal Baru Tapi Direvitalisasi

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 4 Juli 2023 - 11:13
in Ekonomi
Dari kiri ke kanan : Kepala Perwakilan PBB di Indonesia, Valerie Julliand, Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas Vivi Yulaswati, Deputi Bidang Ekonomi Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti, Sekretaris Utama Bappenas Taufik Hanafi, dan Staf Ahli Bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastruktur Bappenas Leonardo A. A. Teguh Sambodo dalam peluncuran Dokumen Indonesia Blue Economy Roadmap dalam ASEAN Blue Economy Forum 2023 di Tanjung Pandan, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (3/7/2023). Foto: ANTARA

Dari kiri ke kanan : Kepala Perwakilan PBB di Indonesia, Valerie Julliand, Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas Vivi Yulaswati, Deputi Bidang Ekonomi Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti, Sekretaris Utama Bappenas Taufik Hanafi, dan Staf Ahli Bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastruktur Bappenas Leonardo A. A. Teguh Sambodo dalam peluncuran Dokumen Indonesia Blue Economy Roadmap dalam ASEAN Blue Economy Forum 2023 di Tanjung Pandan, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (3/7/2023). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan konsep ekonomi biru bukan hal baru tetapi direvitalisasi sehingga pemangku kepentingan termasuk masyarakat berperan dan berkontribusi signifikan pada pembangunan ekonomi biru.

“Konsep ini (ekonomi biru) mungkin bukan yang baru, tapi direvitalisasi, diintegrasikan, dikonsolidasikan, sehingga pemangku kepentingan termasuk masyarakat sebenarnya bisa melihat bagaimana peran mereka cukup signifikan untuk bisa berkontribusi pada pembangunan ekonomi biru,” ujar Staf Ahli Bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Leonardo A. A. Teguh Sambodo dalam keterangan pers acara ASEAN Blue Economy Forum 2023 di Tanjung Pandan, Kepulauan Bangka Belitung, dikutip di Jakarta, Selasa (4/7), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

United Tractors Bukukan Pendapatan Bersih Rp58,3 Triliun di Semester I 2026

GIIAS 2026: Geely Hadirkan Coolray, SUV Kompak dengan Fitur Modern Mulai Rp333 Juta

Penggunaan Boost Charge Melonjak, ALVA Kenalkan Teknologi Berkendara Pintar AIPRO

Dengan adanya revitalisasi konsep ekonomi biru, menandakan bahwa ada upaya pembaruan agar konsep tersebut tetap relevan dengan tantangan yang dihadapi untuk memastikan tiga pilar pembangunan berkelanjutan, yakni ekonomi, sosial dan lingkungan hidup yang akan dilaksanakan secara seimbang.

Selain direvitalisasi, Leonardo juga menyebutkan konsep ini diintegrasikan dengan berbagai perencanaan di setiap sektor, termasuk dari sisi pemberdayaan masyarakat yang terlibat, yang berarti konsep ekonomi biru telah mengalami integrasi dengan aspek-aspek livelihood dari kehidupan masyarakat.

Kemudian, konsep ekonomi biru dinyatakan telah dikonsolidasikan, yang berarti disatukan tidak hanya berfokus pada sektor perikanan tangkap dan budidaya, tetapi juga dengan konsep-konsep pembangunan pariwisata, manufaktur, perdagangan, dan lainnya yang menggunakan sumber daya pesisir dan laut yang relevan dengan berbagai aktivitas masyarakat.

“Hal ini juga yang kemudian kami temui pada saat kami melakukan konsultasi publik, misalnya mengenai blue economy roadmap ini berkaitan dengan hiu tikus yang ada di Pulau Alor (Nusa Tenggara Timur). Bagaimana masyarakat berkolaborasi dengan NGO (Non Governmental Organization) lokal, kemudian ditingkatkan pengetahuannya, tidak menangkap lagi hiu, tapi kemudian mereka bisa berpikir ada sumber pendapatan yang lain dari menangkap hiu,” kata dia.

Salah satu sumber pendapatan yang dihasilkan masyarakat di Pulau Alor adalah granola dari jagung di wilayah tersebut. Mereka dapat menghasilkan produk-produk olahan dari granola yang semua diolah para ibu di daerah itu.

“Jadi ibu-ibunya ditingkatkan kapasitasnya, kemudian suaminya melihat ada pendapatan lain, kemudian suaminya menjadi champion untuk melanjutkan konservasi dari hiu tikus.

Jadi ini adalah give and take yang sebenarnya diberikan, bagaimana konsep blue economy nanti ke depannya dikembangkan, selain mengedukasi juga (mendorong) masyarakat untuk berkontribusi,” ucapnya. (mg2)

Tags: kementerian ppn/bappenasKonsep Ekonomi Biru

Berita Terkait.

ut
Ekonomi

United Tractors Bukukan Pendapatan Bersih Rp58,3 Triliun di Semester I 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:02
Selundupkan 25 Kg Narkoba, Pilot Malaysia Ditangkap di Soetta
Ekonomi

GIIAS 2026: Geely Hadirkan Coolray, SUV Kompak dengan Fitur Modern Mulai Rp333 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:05
Penggunaan Boost Charge Melonjak, ALVA Kenalkan Teknologi Berkendara Pintar AIPRO
Ekonomi

Penggunaan Boost Charge Melonjak, ALVA Kenalkan Teknologi Berkendara Pintar AIPRO

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:06
Soal Pemisahan Anggaran MBG, JPPI: Pemerintah Jangan Berlindung di Balik Tenggat 2028
Ekonomi

BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi FLPP

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:02
Soal Pemisahan Anggaran MBG, JPPI: Pemerintah Jangan Berlindung di Balik Tenggat 2028
Ekonomi

Astra Agro Perkuat Pengelolaan Sawit Berkelanjutan lewat Teknologi dan Inovasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:05
Aira-ev
Ekonomi

Wuling Luncurkan Aira EV Edisi Toy Story 5 di GIIAS 2026, Hanya 300 Unit

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:44

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1799 shares
    Share 720 Tweet 450
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    1424 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3115 shares
    Share 1246 Tweet 779
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.