• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pakar Sebut PPP Tak Bisa Andalkan Efek Sandiaga Amankan Parlemen

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 16 Juni 2023 - 03:33
in Nasional
pakar

Pakar politik sekaligus akademisi Universitas Bengkulu Dr Panji Suminar. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar politik sekaligus akademikus Universitas Bengkulu DR Panji Suminar menyebutkan Partai Persatuan Pembangunan tidak bisa mengandalkan efek Sandiaga Uno saja untuk mengamankan lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT).

“Bergabungnya Sandiaga ke PPP memang memberi sedikit efek, sisa pemilih Sandiaga di 2019 lalu bisa menambah suara PPP di 2024 ini. Tapi tidak bisa itu saja, PPP juga harus memastikan suara mereka tidak hilang, karena akar rumput dengan parpol beda pilihan capres,” kata Panji Suminar di Bengkulu, Kamis (15/6).

BacaJuga:

Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Dipersoalkan, DPR Tegaskan Bukan Efek “Doping”

DPR Desak Pemerintah Segera Angkat Guru Honorer Jadi ASN Sebelum Tenggat SE 7/2026

Komisi II Dukung ILASPP: Tata Kelola Pertanahan yang Transparan dan Berkeadilan

PPP saat ini menurut Panji tidak punya sosok-sosok populer, atau tokoh berpengaruh yang dikenal banyak orang di dalam tubuh partai. Parpol tersebut juga tidak memiliki kekuatan finansial yang mumpuni melihat sosok-sosok yang ada di dalam tubuh partai saat ini.

Kedatangan Sandiaga menjadi kabar baik karena sosok Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI itu memiliki popularitas dan kekuatan finansial.

“Dari aspek PPP, PPP itu kan hampir kolaps, mudah-mudahan dengan Sandiaga bisa meningkatkan suara PPP, mungkin pemilih Sandiaga akan memilih PPP,” ucapnya seperti dikutip dari Antara, Kamis (15/6/2023).

Sementara untuk Sandiaga, kata Panji, keputusan bergabung PPP merupakan investasi jangka panjang. Sandiaga memiliki kesempatan besar memimpin PPP, melihat tidak adanya sosok-sosok menonjol di partai tersebut saat ini.

“Sandiaga juga paham dengan dia masuk PPP, tidak berarti dia dapat menjadi cawapres saat ini, karena PPP tidak punya posisi tawar yang kuat menyodorkan nama cawapres. Di PPP, Sandiaga berinvestasi jangka panjang, setidaknya untuk 2029, dan menjadi Ketum PPP,” ujar Panji.

Sesuai regulasi, besaran ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) yaitu persyaratan minimal yang harus diperoleh partai politik untuk mendapatkan kursi di parlemen yakni sebesar 4 persen.

Ambang batas parlemen mulai diterapkan pada Pemilu 2009 dengan tujuan menciptakan sistem multipartai sederhana. Namun, kinerja ambang batas parlemen yang diterapkan dalam menyederhanakan parpol di parlemen turun naik.

Pada Pemilu 2009 penerapan ambang batas parlemen dengan dasar hukum UU nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu, ambang batas perolehan suara sekurang-kurangnya 2,5 persen dari jumlah suara sah secara nasional.

Ambang batas parlemen ditetapkan sebesar 3,5 persen pada Pemilu 2014, dan berlaku nasional untuk semua anggota DPR dan DPRD yang diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2012. Dan pada Pemilu 2019, besaran ambang batas parlemen dinaikkan menjadi 4 persen. Untuk PPP, jumlah suara yang didapat di Pemilu 2019 yakni sebanyak 4,52 persen, sedikit di atas ambang batas parlemen. (mg1)

Tags: pakarparlemenPPPsandiaga

Berita Terkait.

misbakhun
Nasional

Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Dipersoalkan, DPR Tegaskan Bukan Efek “Doping”

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:19
guru honorer
Nasional

DPR Desak Pemerintah Segera Angkat Guru Honorer Jadi ASN Sebelum Tenggat SE 7/2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09
Aher
Nasional

Komisi II Dukung ILASPP: Tata Kelola Pertanahan yang Transparan dan Berkeadilan

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:38
Teuku-Riefky-Harsya
Nasional

Menteri Ekraf Jajaki Kolaborasi Riot Games untuk Ekosistem Esports Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:08
Yusron-Ambary
Nasional

19 WNI Diamankan Otoritas Arab Saudi Akibat Pelanggaran Hukum Haji

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:45
Sakti-Wahyu
Nasional

Menteri Trenggono: KNMP untuk Mendukung Program Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:04

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1519 shares
    Share 608 Tweet 380
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1176 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.