INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan mendukung langkah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam memperkuat implementasi program Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) yang didanai Bank Dunia. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun sistem administrasi pertanahan nasional yang modern, transparan, dan akuntabel.
Dukungan itu disampaikan pria yang akrab disapa Kang Aher usai pembukaan kegiatan dukungan implementasi ILASPP oleh Sekretaris Jenderal ATR/BPN di Jakarta. Program kolaboratif ini melibatkan Badan Informasi Geospasial (BIG) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mempercepat pencapaian target fisik tahun 2026 melalui penguatan koordinasi pengadaan dan pengelolaan keuangan.
“Program ILASPP menjadi momentum penting untuk memperbaiki tata kelola pertanahan kita agar lebih akuntabel dan mampu memberikan kepastian hukum bagi masyarakat,” ujar Aher dalam keterangannya yang dikutip Jumat (15/5/2026).
Legislator dari Fraksi Partai keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan, keberhasilan program sangat bergantung pada sinergi antarinstansi, khususnya dalam memastikan proses pengadaan berjalan transparan dan pengelolaan anggaran dilakukan secara efektif serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Sinergi antarinstansi harus terus diperkuat, terutama dalam memastikan proses pengadaan berjalan transparan dan pengelolaan anggaran dilakukan secara efektif serta akuntabel,” tegas Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI tersebut.
Aher juga mengapresiasi penilaian positif dari Bank Dunia yang menyebut proyek ILASPP di Indonesia sebagai salah satu yang terbaik. Meski demikian, ia menilai ruang diskusi terbuka tetap diperlukan untuk menyelesaikan berbagai tantangan strategis di lapangan.
Menurut Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode itu, dukungan teknis melalui program ILASPP diharapkan mampu menjaga momentum reformasi administrasi pertanahan hingga proyek berakhir pada 2029. Ia optimistis program tersebut dapat menghasilkan sistem pertanahan yang modern dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Apresiasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program, sekaligus memastikan setiap tantangan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang terbuka dan konstruktif. Keberhasilan program ini akan menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan,” pungkasnya.(dil)











