• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Konsisten Turunkan Angka Stunting, Pemprov Banten Gelar Festival Anak Banten Sehat Cerdas Ceria

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 4 Juni 2023 - 14:32
in Nusantara
Baksos-FK-UI

Pj Gubernur Banten Al Muktabar saat menghadiri kegiatan bakti sosial (baksos) yang dilakukan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di Provinsi Banten dalam rangka Dies Natalis ke-73 dengan tema: “Bersatu, Berkarya, untuk Indonesia Sehat." Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia kembali mengadakan kegiatan bakti sosial (baksos) di Provinsi Banten dalam rangka Dies Natalis ke-73 dengan tema: “Bersatu, Berkarya, untuk Indonesia Sehat.”

Kegiatan baksos kali ini difokuskan untuk edukasi dan pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan anak usia di bawah dua tahun (baduta) yang merupakan sasaran utama intervensi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dalam mencegah dan menangani stunting.

BacaJuga:

Gempa Susulan Masih Terjadi, Jumlah Pengungsi di NTT Melonjak Hampir 37 Ribu Jiwa

Hari Kedelapan Pendataan Paralel, BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak

Gempa Bumi Guncang Kota Sukabumi di Jawa Barat Pagi Ini, Pusat Episenter di Darat

Pemerintah Provinsi Banten beserta jajaran Dinas Kesehatan serta Tim Penggerak PKK menyambut baik kolaborasi kegiatan ini sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Banten.

“Setelah lokakarya penanganan stunting terpadu bagi tenaga kesehatan, bidan, dan kader se-Provinsi Banten tanggal 6 Mei lalu, kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil dan anak baduta menjadi sering. Kegiatan selanjutnya yang sangat strategis dan penting untuk menghubungkan layanan kesehatan ibu dan anak dengan sasaran utama penurunan stunting, yaitu ibu hamil dan anak baduta,” jelas Pj Gubernur, Al Muktabar.

Baca Juga : BKKBN: Kasus Stunting di Kota Besar karena Salah Pola Asuh

Kegiatan baksos dikemas dalam bentuk “Festival Anak Banten Sehat Cerdas Ceria” untuk membangun suasana gembira dalam proses edukasi dan pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan anak baduta. Ada dua kelas yang dibuat dalam festival ini, yaitu kelas ibu hamil dan kelas anak baduta.

Kelas ibu hamil difokuskan pada edukasi gizi dan kesehatan ibu selama hamil, melahirkan, dan menyusui; diskusi interaktif antara tim dokter spesialis kandungan dan kebidanan dengan bidan; serta pemeriksaan Ante-Natal Care (ANC) dan USG bagi ibu hamil.

Sedangkan kelas anak buduta difokuskan pada edukasi Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) bagi para pengasuh anak baduta serta pemeriksaan tumbuh kembang anak baduta oleh tim dokter spesialis anak.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tine Al Muktabar sangat antusias dengan pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan ini, khususnya untuk edukasi pemberian makan bayi dan anak, di mana edukasi dibuat dalam bentuk berbagai permainan: stunting dalam cerita, cerdas cermat, puzzle, pesan berantai, serta praktik pembuatan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) dan makan bersama.

“Tim PKK Provinsi Banten menyediakan rupa-rupa masakan dengan menu makanan keluarga yang bervariasi sumber gizinya, termasuk beberapa menu lokal Banten untuk praktik pembuatan MP ASI sekaligus makan siang bersama peserta,” jelas Tine.

Masakan tim PKK disajikan dalam bentuk stand makanan dalam kelompok-kelompok sumber gizi berupa karbohidrat, protein hewani, protein nabati, lemak, vitamin, dan mineral. Tiap masakan diberi keterangan komposisi dan biaya pembuatan.

Para peserta dapat memilih masakan yang diminati untuk pembuatan MP ASI. “Sesi praktik pembuatan MP ASI dan makan bersama dari masakan keluarga ini sangat bagus untuk memberi pesan kuat kepada peserta bahwa membuat MP ASI itu tidak harus mahal dan tidak perlu pakai ribet karena bisa dibuat dari masakan keluarga yang disesuaikan porsi, tekstur, variasi, dan frekuensinya sesuai usia anak dengan harga terjangkau,” tegas Tine.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-73 FKUI, Wismandari berharap program bakti sosial ini dapat ikut berkontribusi dalam percepatan penurunan stunting nasional yang ditargetkan pemerintah dapat mencapai 14% pada tahun 2024, khususnya di Provinsi Banten.

Ikatan Alumni FKUI angkatan 1998 dari berbagai berbagai bidang keahlian ikut ambil bagian dalam Festival ini.

“Rekan-rekan sejawat dokter spesialis kandungan kebidanan, dokter spesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam, dokter umum, dan dokter yang mendalami ilmu kesehatan masyarakat turut serta dalam kegiatan baksos ini,’ tandasnya.

Selain Iluni FKUI 1998, sejumlah mahasiswa FKUI dari kelas reguler dan kelas international serta mahasiswa FK Untirta juga ikut berbagian dalam festival ini. Kegiatan ini didukung oleh sponsor PT Fyrom Internation. (adv)

Tags: Festival Anak Banten Sehat Cerdas CeriaPemprov Bantenstunting

Berita Terkait.

Sosialisasi
Nusantara

Gempa Susulan Masih Terjadi, Jumlah Pengungsi di NTT Melonjak Hampir 37 Ribu Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:23
Kerusakan
Nusantara

Hari Kedelapan Pendataan Paralel, BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40
Gempa-Sukabumi
Nusantara

Gempa Bumi Guncang Kota Sukabumi di Jawa Barat Pagi Ini, Pusat Episenter di Darat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:49
Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki
Nusantara

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:31
Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa
Nusantara

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Nusantara

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:40

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.