• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Di Tengah Ketidakpastian Platfom Utang, Wall Street Ditutup Lebih Rendah

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 17 Mei 2023 - 14:14
in Internasional
wallstreet

Ilustrasi - Para pialang sedang bekerja di lantai Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. ANTARA/Reuters/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Saham-saham Wall Street lebih rendah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena investor mempertimbangkan kekhawatiran pembicaraan plafon utang yang dapat menyebabkan gagal bayar dan laporan pendapatan mengecewakan dari Home Depot.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 336,46 poin atau 1,01 persen, menjadi menetap di 33.012,14 poin. Indeks S&P 500 terpangkas 26,38 poin atau 0,64 persen, menjadi berakhir di 4.109,90 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 22,16 poin atau 0,18 persen, menjadi ditutup pada 12.343,05 poin.

BacaJuga:

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan real estat dan energi memimpin penurunan dengan masing-masing terpangkas 2,61 persen dan 2,54 persen. Sektor komunikasi dan teknologi melawan tren dengan naik masing-masing 0,59 persen dan 0,16 persen.

Presiden AS Joe Biden bertemu dengan para pemimpin kongres untuk putaran kedua negosiasi batas utang pada Selasa (16/5) sore.

Ketua DPR Kevin McCarthy mengatakan kepada wartawan bahwa masih mungkin untuk mencapai kesepakatan pada akhir pekan untuk menaikkan batas pinjaman dan menghindari bencana ekonomi gagal bayar paling cepat 1 Juni.

Gedung Putih mengatakan Selasa (16/5) bahwa Biden akan mempersingkat perjalanan internasionalnya yang akan datang, mengingat kebuntuan tentang pagu utang.

Kebuntuan pagu utang yang genting di Washington semakin menarik perhatian investor. Sampai saat ini, anggota Parlemen AS telah gagal menyetujui untuk meningkatkan batas utang, yang telah mulai mendistorsi beberapa pasar, menurut catatan baru-baru ini oleh ahli strategi Principal Asset Management.

“Karena kedua belah pihak tahu apa yang dipertaruhkan, gagal bayar tidak mungkin terjadi. Namun, setiap hari mendekati batas waktu 1 Juni Departemen Keuangan tanpa resolusi kemungkinan akan meningkatkan volatilitas di pasar, memangkas permintaan aset-aset berisiko AS, dan bahkan mempercepat resesi,” kata catatan tersebut, Rabu (17/5/2023), seperti dikutip dari Antara.

Investor juga mencerna data penjualan ritel dan perkiraan lemah dari Home Depot, yang memangkas prospeknya setelah penjualan kuartal pertama turun lebih dari yang diharapkan, sebuah tanda bahwa orang Amerika memangkas pengeluaran mereka untuk rumah.

Biro Sensus AS melaporkan Selasa (16/5) bahwa penjualan ritel AS meningkat 0,4 persen pada April secara bulan ke bulan, lebih rendah dari perkiraan konsensus 0,7 persen. Penurunan bulan ke bulan pada Maret direvisi menjadi -0,7 persen dari -1 persen.

Investor juga mendengar dari beberapa gubernur bank sentral yang memberi sinyal bahwa mereka mengharapkan suku bunga tetap tinggi atau bahkan lebih tinggi.

Presiden Federal Reserve Richmond, Thomas Barkin mengatakan pada Selasa (16/5) bahwa bank sentral masih ingin diyakinkan bahwa inflasi terkendali dan dia akan mendukung kenaikan suku bunga dana federal lebih lanjut jika diperlukan.

Federal Reserve belum mencapai titik di mana suku bunga cukup ketat, kata Presiden Federal Reserve Cleveland, Loretta Mester.

Sementara itu, Presiden Fed New York John Williams mengatakan pada hari yang sama bahwa “perlu beberapa saat bagi keputusan kami untuk sepenuhnya mempengaruhi ekonomi,” menunjukkan bahwa dia merasa nyaman dengan pendekatan tunggu dan lihat. (mg2)

Tags: Platfom UtangWall Street

Berita Terkait.

Kasus Suap HGB Bergulir di KPK, Nusron Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Internasional

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Jumat, 18 September 2026 - 14:07
rio
Internasional

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:35
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57

OLAHRAGA

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 September 2026 - 20:05

PRIHATIN, kecewa, jengkel campur aduk rasanya, ketika menyaksikan pertandingan di level pembinaan MSI YOUTH DEVELOPMENT 2026 (KU 10–18) yang mempertontonkan...

SelengkapnyaDetails
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5537 shares
    Share 2215 Tweet 1384
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1164 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    958 shares
    Share 383 Tweet 240
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.