• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Azerbaijan Kecam Upaya Armenia untuk Memanipulasi Situasi di Karabakh

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 31 Maret 2023 - 13:30
in Internasional
Reruntuhan bangunan di salah satu sudut distrik Aghdam, Azerbaijan, Sabtu (4/3/2023). Perang Karabakh Pertama yang terjadi pada 1988-1994 memaksa ratusan ribu penduduk Aghdam mengungsi ke wilayah yang lebih aman. Foto: Antara/Azis Kurmala

Reruntuhan bangunan di salah satu sudut distrik Aghdam, Azerbaijan, Sabtu (4/3/2023). Perang Karabakh Pertama yang terjadi pada 1988-1994 memaksa ratusan ribu penduduk Aghdam mengungsi ke wilayah yang lebih aman. Foto: Antara/Azis Kurmala

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Azerbaijan mengecam langkah yang disebutnya sebagai upaya Armenia “yang tidak dapat diterima” untuk memanipulasi situasi di wilayah Karabakh.

“Upaya Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan untuk memanipulasi situasi di kawasan tidak dapat diterima,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Azerbaijan Aykhan Hajizada pada Kamis (30/3).

BacaJuga:

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

“Bukan rahasia lagi bahwa Armenia melanjutkan aktivitas agresifnya dengan menggambarkan diri sebagai negara demokrasi,” tambahnya, dilansir Antara, Jumat (31/3).

Sehari sebelumnya, PM Armenia Nikol Pashinyan menyerang Azerbaijan atas tindakan agresi pada September tahun lalu.

Ia merujuk pada serangkaian bentrokan perbatasan yang mematikan antara pasukan Azerbaijan dan Armenia, yang menewaskan hampir 300 orang di kedua pihak.

Dalam pidato yang disampaikan pada konferensi tingkat tinggi (KTT) Demokrasi yang diselenggarakan Amerika Serikat, Pashinyan juga menuduh Azerbaijan diduga melakukan upaya pembersihan etnis Armenia di Karabakh.

Menanggapi pernyataan tersebut, Hajizada membalas dengan mengatakan bahwa pernyataan provokatif Pashinyan menunjukkan niat Armenia untuk dengan sengaja mengganggu proses perdamaian dan kebangkitan upaya internasional untuk perdamaian.

Dia mengatakan tidak ada alasan untuk salah menafsirkan keputusan Mahkamah Internasional tentang Jalan Lachin.

Tentara Azerbaijan mengambil langkah-langkah untuk mencegah penggunaan jalan tanah Armenia untuk kegiatan ilegal di utara jalan Lachin, menurut Hajizada.

“Mencegah kegiatan ilegal Armenia yang mengintensifkan pengangkutan personel, amunisi, ranjau, dan peralatan militer lainnya … adalah hak kedaulatan Azerbaijan,” kata dia.

Hajizada kemudian menegaskan bahwa Azerbaijan akan melakukan segala tindakan yang diperlukan untuk tujuan tersebut.

Dia mengatakan penolakan Pashinyan atas kehadiran pasukan Armenia di Karabakh bertentangan dengan pernyataan yang dibuat oleh pejabat Armenia lainnya, termasuk dari Kementerian Pertahanan Armenia.

Klaim Yerevan bahwa ia tidak menduduki tanah Azerbaijan telah berulang kali terbukti tidak berdasar oleh resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kata Hajizada.

“Pihak Armenia harus sepenuhnya menarik pasukannya dari wilayah Azerbaijan sesuai dengan pernyataan tripartit,” kata dia.

“Pihak Armenia harus melepaskan klaim teritorialnya terhadap Azerbaijan. Alih-alih mengundang organisasi internasional ke Azerbaijan dan mencampuri urusan dalam negeri negara kami, negara itu harus memenuhi kewajibannya,” ujar Hajizada.

Sebelumnya pada Kamis, Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengatakan telah menguasai daerah perbatasan yang luas dan beberapa pegunungan strategis serta jalan di daerah Lachin.

Ketegangan meningkat karena gerakan militer Armenia di wilayah tersebut, yang dikecam Azerbaijan sebagai pelanggaran berat terhadap perjanjian trilateral antara kedua negara dan Rusia.

Pada 5 Maret 2023, Baku mengatakan dua tentaranya ditembak mati oleh pasukan Armenia ketika mereka mencoba menghentikan kendaraan untuk pemeriksaan di jalan Khankendi-Khalfali-Turshsu.

Hubungan antara dua bekas republik Soviet itu tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh, sebuah wilayah yang diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan, dan tujuh wilayah yang berdekatan.

Pada musim gugur 2020, Azerbaijan membebaskan beberapa kota, desa, dan permukiman dari pendudukan Armenia setelah 44 hari pertempuran sengit yang diakhiri dengan perjanjian damai yang ditengahi Rusia. (mg2)

Sumber: Anadolu

Tags: armeniaazerbaijankarabakhkonflikperang

Berita Terkait.

DPR: Skema 8:92 Bukti Perjuangan Ojol Akhirnya Berbuah Hasil
Internasional

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12
Johnny-Eddizon-Isir
Internasional

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:04
Prajurit
Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:23
vance
Internasional

Wapres JD Vance Batal ke Swiss, Dialog Damai AS-Iran Tertunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:09
Prabowo
Internasional

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:19
Shehbaz Sharif
Internasional

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:47

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1670 shares
    Share 668 Tweet 418
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Permen UMKM 3/2026 Terbit, E-Commerce Wajib Lebih Transparan ke Pengusaha Kecil

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
Maseko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Korsel Tumbang dari Afrika Selatan, Hong Myung-bo: Ini Tanggung Jawab Saya!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 25 Juni 2026 - 12:14

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Korea Selatan Hong Myungbo tidak puas setelah timnya kalah 0-1 atas Timnas Afrika Selatan pada laga...

SelengkapnyaDetails
Timnas-Afsel

Hasil Piala Dunia Grup A: Meksiko Tak Terbendung, Afsel Ukir Sejarah

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:43
Cunha

Hasil Piala Dunia : Bantai Skotlandia 3-0, Matheus Cunha: Kepercayaan Diri Brasil Telah Kembali

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:52
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia Grup C: Maroko Temani Brasil ke 32 Besar, Skotlandia Menanti Keajaiban

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:41
Promise-David

Kanada Kalah dari Swiss, Jesse Marsch Tetap Puji Aksi Pemain Cadangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:21
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.