• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bulog: Beras Impor dari Vietnam 500 Ton Telah Tiba di Papua

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 22 Februari 2023 - 14:14
in Nasional
bulog

Wakil Pemimpin Perum Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat Dedi Apriliadi. ANTARA/HO-Humas Bulog Papua dan Papua Barat.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat menyebutkan beras impor kualitas premium yang berasal dari Vietnam telah tiba sebanyak 800 ton, dan beras tersebut akan didatangkan secara bertahap.

Wakil Pemimpin Perum Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat Dedi Apriliadi, di Jayapura, Rabu (22/2), mengatakan untuk wilayah kerjanya pihaknya mendapatkan 8.250 ton, namun yang datang baru 800 ton yang berasal dari Vietnam.

BacaJuga:

Kemenhaj Tegaskan Pembayaran Dam Lewat Adhahi

Adaksi Sampaikan 7 Tuntutan pada Hardiknas 2026, Apa Saja

Peran Guru Ngaji Itu Memperkuat Moral Bangsa, Ini Penilaian Menag

“Ini baru tahap pertama dan sisanya juga sementara dalam perjalanan, sehingga diharapkan beras impor tersebut dapat memenuhi kebutuhan beras di Papua dan Papua Barat,” katanya lagi seperti dikutip dari Antara, Rabu (22/2/2023).

Menurut Dedi, 800 ton tersebut nantinya akan didistribusikan ke Jayapura 450 ton, Manokwari 100 ton, dan Sorong 250 ton di mana beras tersebut berstatus sebagai beras cadangan pemerintah.

“Yang akan disalurkan untuk kebutuhan ASN, TNI-Polri, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dan beras cadangan untuk bencana,” ujarnya pula.

Dia menjelaskan dengan total 8.250 ton tersebut akan didistribusikan ke Jayapura sebanyak 2.000 ton, lalu Biak 1.500 ton, kemudian Manokwari 1.500, Fak-Fak 750 ton, Sorong 2.000 ton, dan Timika 500 ton.

“Jika semua beras impor kualitas premium sudah masuk, maka diharapkan dapat mencukupi kebutuhan hingga 4 bulan ke depan,” ucapnya lagi.

Dia menambahkan beras impor tersebut akan disalurkan dalam bentuk kemasan 5 kg dengan harga jual Rp8.900 per kilogram, sehingga tidak bisa dijual melebihi Rp10.250 per kilogram. (mg1)

Tags: Beras ImporBulogPapuaVietnam

Berita Terkait.

haji
Nasional

Kemenhaj Tegaskan Pembayaran Dam Lewat Adhahi

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:06
adaksi
Nasional

Adaksi Sampaikan 7 Tuntutan pada Hardiknas 2026, Apa Saja

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:05
umar
Nasional

Peran Guru Ngaji Itu Memperkuat Moral Bangsa, Ini Penilaian Menag

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:44
kai
Nasional

Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, KAI: 76 Orang Telah Kembali dan 24 Masih Jalani Perawatan

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:30
menaker
Nasional

Terbitkan Perpres 25/2026, Pemerintah Pastikan Hak Awak Kapal Perikanan

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:20
diknas
Nasional

Momentum Hardiknas Meneguhkan Pendidikan yang Memerdekakan dan Berkarakter

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:30

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3511 shares
    Share 1404 Tweet 878
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2563 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1593 shares
    Share 637 Tweet 398
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1271 shares
    Share 508 Tweet 318
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.