• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ini Kata Pakar soal Munculnya Petir saat Gempa

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 10 Februari 2023 - 18:08
in Nasional
petir

Ilustrasi petir. (ANTARA/pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan petir atau kilat bisa saja terjadi sebelum atau saat gempa terjadi akibat adanya perbedaan energi potensial antara permukaan bumi dan atmosfer.
“Secara alamiah bisa terjadi. Sebelum terjadi gempa, ada gesekan kecil saat-saat akan patah secara besar sebelumnya. Itu barangkali yang menimbulkan beda (energi) potensial antara permukaan bumi wilayah itu dengan atmosfer sehingga menimbulkan petir,” kata Pelaksana tugas Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Muzli saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Sebelum terjadi gempa bumi, ada tegangan yang tinggi pada patahan yang sudah lama tertahan. Tegangan tersebut bisa memicu kemunculan petir karena perbedaan energi di bawah permukaan bumi dengan yang di atas permukaan.

BacaJuga:

Pemerintah Minta Rusia Kecualikan WNI dari Perekrutan Tentara Bayaran

IPB University Tawarkan Tiga Agenda Kemitraan Strategis untuk Perkuat Ketahanan Pangan 2027

Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci

Kejadian itu, kata Muzli, merupakan salah satu dari rangkaian gempa foreshock, mainshock dan aftershock. Tapi, kemungkinan terjadi petir sebelum gempa bumi sangat jarang terjadi dan tidak umum.

Muzli juga menanggapi banyaknya teori yang mengatakan gempa bumi yang terjadi di Turki, Senin (6/2), disebabkan petir yang menyambar sebelum terjadi gempa. Petir tersebut, menurut teori yang beredar, dikatakan berasal dari teknologi High-frequency Active Auroral Research Programme (HAARP) milik Amerika Serikat.

Muzli mengatakan petir dan gempa bumi tidak bisa diatur dari jarak jauh dengan metode rekayasa tertentu.

“Bukan karena rekayasa atau metode tertentu atau pemicu dari jarak jauh sehingga timbul petir kemudian menyebabkan terjadinya gempa bumi, menurut saya tidak,” kata Muzli.

Situs University of Alaska menyebutkan HAARP yang berbasis di Alaska adalah pemancar berdaya dan berfrekuensi tinggi paling mumpuni di dunia untuk mempelajari ionosfer. Instrumen utama teknologi itu adalah Ionospheric Research Instrument (IRI), berupa susunan antena dipol silang 180 HF yang tersebar di lahan seluas 33 hektar dan mampu memancarkan daya listrik 3,6 megawatt ke atmosfer bagian atas dan ionosfer.

Tujuan penelitian di HAARP adalah untuk melakukan studi mendasar tentang proses fisik yang bekerja di bagian tertinggi atmosfer, yaitu termosfer dan ionosfer. Penelitian itu terbagi dalam dua kategori yakni aktif, yang membutuhkan penggunaan IRI, dan pasif, yang hanya menggunakan instrumen pemantauan.

Terkait gempa yang terjadi di Turki, Muzli mengatakan daerah tersebut berada diantara tiga lempengan besar yaitu lempeng Eurasia, Anatolia, Arabian. Ketiga lempeng tersebut mengakibatkan patahan tektonik yang terdiri dari beberapa segmen yang sudah mulai jenuh sehingga bisa melepaskan energi yang sangat besar.

Akumulasi beberapa segmen patahan itu menyebabkan terjadinya gempa hingga magnitudo 7,8 di sekitar Turki dan Suriah.

“Jadi patahan Anatolia ini mungkin ada beberapa segmen yang patah pada awal, kemudian memicu segmen-segmen di depannya beberapa kilometer patah semua sehingga menjadi magnitudo yang sangat besar, yaitu 7,8,” kata Muzli.

Dalam beberapa gempa besar, seperti di Pidie, Aceh tahun 2006, beredar kabar bahwa warga setempat melihat petir sebelum gempa terjadi. Secara umum, Muzli mengatakan sampai saat ini belum ada bukti secara spesifik apakah benar petir tersebut yang memicu terjadinya gempa dengan magnitudo besar. (bro)

Tags: gempapakarpetir

Berita Terkait.

Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Nasional

Pemerintah Minta Rusia Kecualikan WNI dari Perekrutan Tentara Bayaran

Rabu, 4 November 2026 - 22:15
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Nasional

IPB University Tawarkan Tiga Agenda Kemitraan Strategis untuk Perkuat Ketahanan Pangan 2027

Rabu, 4 November 2026 - 22:05
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Nasional

Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci

Rabu, 4 November 2026 - 21:30
Polisi Tegaskan Narasi SIM Gratis 2026 di TikTok Hoaks
Nasional

Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Pesantren Percepat Penanggulangan TBC

Rabu, 4 November 2026 - 20:40
Polisi Tegaskan Narasi SIM Gratis 2026 di TikTok Hoaks
Nasional

Wamendagri Bima Arya Tekankan Komitmen Daerah Tegakkan Perda Kawasan Tanpa Rokok

Rabu, 4 November 2026 - 20:33
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar
Nasional

Kasus Penyadapan Ilegal, MUI: Jangan Ada yang Berlindung di Balik Kekuasaan

Rabu, 4 November 2026 - 20:01

OLAHRAGA

Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Olahraga

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 4 November 2026 - 22:31

INDOPOSCO.ID – Tata kelola kompetisi futsal nasional kembali mendapat sorotan. Kali ini, kritik datang dari Pangsuma FC yang menilai pengelolaan...

SelengkapnyaDetails
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Rabu, 4 November 2026 - 18:41
Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31
noc

Diplomasi Olahraga Okto, Indonesia Incar World Skate Championships di Bali

Rabu, 4 November 2026 - 13:13
piala

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Selasa, 3 November 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3289 shares
    Share 1316 Tweet 822
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2297 shares
    Share 919 Tweet 574
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1874 shares
    Share 750 Tweet 469
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.