• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Minyak Jatuh di Awal Sesi Asia Tapi Tetap Didukung Prospek China

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 23 Januari 2023 - 15:33
in Ekonomi
Kilang-Minyak

Ilustrasi - Harga minyak turun. ANTARA/Shutterstock

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga minyak melayang lebih rendah di awal perdagangan Asia pada Senin pagi, menipis oleh liburan Tahun Baru Imlek di Asia Timur, tetapi mempertahankan sebagian besar kenaikan minggu lalu karena prospek pemulihan ekonomi importir minyak utama China pada tahun ini.

Minyak mentah berjangka Brent merosot 46 sen atau 0,5 persen, menjadi diperdagangkan di 87,17 dolar AS per barel pada pukul 00.31 GMT. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 40 sen atau 0,5 persen, menjadi diperdagangkan di 81,24 dolar AS per barel.

BacaJuga:

BUMN Pegang Kunci Ekspor Batu Bara hingga Sawit, Pengusaha Cuma Numpang Lewat

Komisi VII Beri Sinyal Positif, Kementerian UMKM Siapkan Langkah Besar Menuju 2027

Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tembus Rp100,6 Triliun, Jadi Sinyal Positif APBN

Pekan lalu Brent terangkat 2,8 persen, sementara minyak mentah AS mencatat kenaikan 1,8 persen.

Baca Juga : Minyak Naik Tipis karena Permintaan akan Menyentuh Rekor Tahun Depan

Data menunjukkan peningkatan yang kuat dalam perjalanan di China setelah pembatasan Covid-19 dilonggarkan, analis komoditas ANZ mengatakan dalam sebuah catatan, menunjuk lonjakan 22 persen dalam kemacetan lalu lintas jalan raya sejauh bulan ini dari tahun sebelumnya di 15 kota utama negara itu.

Kepala Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol pada Jumat (20/1/2023) mengatakan pasar energi dapat mengetat tahun ini jika ekonomi China pulih seperti yang diharapkan oleh lembaga keuangan.

“Saya tidak akan terlalu santai tentang pasar, dan 2023 mungkin menjadi tahun di mana kita melihat pasar yang lebih ketat daripada yang diperkirakan beberapa rekan kerja,” ujar Birol kepada Reuters, berbicara di sela-sela pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos seperti dikutip dari Antara, Senin (23/1/2023).

Lonjakan lalu lintas China menjelang liburan Tahun Baru Imlek menjadi pertanda baik untuk permintaan bahan bakar setelah liburan dua minggu.

“Lonjakan permintaan yang diharapkan datang ketika pasar bersiap untuk sanksi lebih lanjut terhadap minyak Rusia,” ucap analis ANZ.

Koalisi Uni Eropa dan Kelompok Tujuh (G7) akan membatasi harga produk olahan Rusia mulai 5 Februari, selain batasan harga mereka pada minyak mentah Rusia yang berlaku sejak Desember dan embargo Uni Eropa atas impor minyak mentah Rusia melalui laut.

G7 telah setuju untuk menunda peninjauan tingkat batas harga minyak Rusia hingga Maret, sebulan lebih lambat dari rencana semula, untuk memberikan waktu guna menilai dampak dari batas harga produk minyak.(mg1)

Tags: Asia TimurImlekminyak

Berita Terkait.

kemendag
Ekonomi

BUMN Pegang Kunci Ekspor Batu Bara hingga Sawit, Pengusaha Cuma Numpang Lewat

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:02
maman
Ekonomi

Komisi VII Beri Sinyal Positif, Kementerian UMKM Siapkan Langkah Besar Menuju 2027

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:11
bc
Ekonomi

Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tembus Rp100,6 Triliun, Jadi Sinyal Positif APBN

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:25
Hery-Gunardi
Ekonomi

Ketua Umum Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:09
Reghi-Perdana
Ekonomi

Pajak UMKM Tetap Ringan, Pemerintah Permanenkan Tarif PPh Final 0,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:35
Didukung Inovasi dan Kinerja Positif, Bank Raya Bidik Pertumbuhan Digital Berkelanjutan
Ekonomi

Didukung Inovasi dan Kinerja Positif, Bank Raya Bidik Pertumbuhan Digital Berkelanjutan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:53

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1214 shares
    Share 486 Tweet 304
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2228 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1451 shares
    Share 580 Tweet 363
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    887 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.