• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Melemah Dibayangi Kebijakan Pengetatan Moneter AS

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 20 Januari 2023 - 13:21
in Ekonomi
Uang-Dollar-dan-Rupiah

Teller memegang mata uang Dolar AS dan Rupiah di sebuah tempat penukaran uang, Jakarta, Rabu (6/7/2022). Foto: Antara/Subur Atmamihardja/wsj/foc

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi melemah, dibayangi kebijakan pengetatan moneter bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (Fed) terkait suku bunga acuannya.

Rupiah pagi ini dibuka turun tipis 26 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp15.130 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.104 per USD.

BacaJuga:

Doulos Hope Hadir di Jakarta, Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Kelancaran Impor Buku

Jelajahi Wisata Lombok di Pertamina Grand Prix 2026, Pertamina Hadirkan MyPertamina Your Journey Partner

PLN EPI Tekankan Kolaborasi sebagai Kunci Membangun Reputasi

“Banyak yang mengatakan bahwa di tahun ini bank sentral Amerika Serikat itu masih tetap menaikkan suku bunga walaupun hanya 25 basis poin di bulan Februari. Tetapi indikasi ini yang dipersepsi oleh para ekonom dan para analis bahwa pengetatan moneter di AS masih terus dilakukan,” kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Jumat (20/1), seperti dikutip dari Antara.

Selain itu Ibrahim mengatakan perang Ukraina yang saat ini bergejolak juga membayangi pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Kemungkinan gejolak perang tersebut akan memicu inflasi dan bank sentral negara bagian di AS masih akan terus melakukan pengetatan moneter.

Baca Juga : Rupiah Tertekan Seiring Pasar Tunggu Keputusan RDG BI

Ibrahim melihat kemungkinan besar akan ada keterlibatan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dalam peperangan tersebut, sehingga muncul kekhawatiran akan terjadinya satu resesi yang cukup ditakutkan pasar.

Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg sebelumnya mengatakan bahwa pengiriman lebih banyak senjata ke Ukraina merupakan satu-satunya cara untuk menuju negosiasi damai dengan Rusia.

Menurut Stoltenberg, fokus NATO saat ini adalah memberikan dukungan kepada Ukraina, memastikan Kiev bisa memenangi perang sebagai negara demokratis yang berdaulat dan mandiri di Eropa.

Pemimpin NATO itu juga menyatakan aliansi pertahanan tersebut akan memasok persenjataan yang lebih berat ke Ukraina.

Sedangkan secara internal, Ibrahim menuturkan sentimen pasar dipengaruhi oleh kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) alias BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen dari hasil keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada 18-19 Januari 2023.

Suku bunga deposit facility juga dinaikkan sebesar 25 bps menjadi 5 persen dan suku bunga lending facility sebesar 25 bps menjadi 6,5 persen. Kenaikan suku bunga yang dilakukan BI tersebut bertujuan untuk menjaga inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Ibrahim, Bank Indonesia seharusnya bisa mempertahankan suku bunga dan tidak menaikkan suku bunga pada Januari 2023, melainkan bisa menaikkannya pada Februari 2023.

Hal itu kemudian menjadi sentimen pasar sehingga nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan pada Kamis (19/1) melemah tipis ke posisi Rp15.104 per USD.

“Saya lihat bank sentral AS pun juga di bulan Januari tidak menaikkan suku bunga, seharusnya Bank Indonesia pun juga mengikuti, barulah nanti di bulan Februari menaikkan suku bunga,” ujarnya.

Ia memprediksi nilai tukar rupiah pada penutupan pasar Jumat sore ini akan mengalami pelemahan. Rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak ke kisaran Rp15.090 per USD hingga Rp15.130 USD pada perdagangan hari ini.

Presiden The Fed Bank of New York John Williams mengatakan pada Kamis (19/1) bank sentral AS membutuhkan lebih banyak kenaikan suku bunga ke depan dan melihat tanda-tanda tekanan inflasi mungkin mulai mendingin dari level terik.

“Dengan inflasi yang masih tinggi dan indikasi berlanjutnya ketidakseimbangan penawaran-permintaan, jelas bahwa kebijakan moneter masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menurunkan inflasi ke target 2,0 persen secara berkelanjutan,” kata Williams dalam teks pidatonya yang akan disampaikan di hadapan Perhimpunan Analis Pendapatan Tetap di New York.

Tahun lalu The Fed memindahkan target suku bunga jangka pendeknya lebih tinggi dengan kecepatan historis yang agresif dalam upaya untuk melawan inflasi tertinggi yang terlihat dalam beberapa dekade.

Fed bergerak dari suku bunga dana federal mendekati nol pada Maret menjadi antara 4,25 persen dan 4,5 persen pada akhir tahun. Sejumlah peningkatan tersebut terjadi dalam peningkatan 75 basis poin berukuran super.

Sebelumnya investor asing mencatatkan arus modal keluar (outflow) yang besar dari pasar obligasi Indonesia, dikarenakan tekanan inflasi dan pengetatan moneter selama tahun 2022.

Pada Kamis (19/1) rupiah ditutup turun tipis 17 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp15.104 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.088 per USD.(mg2)

Tags: ASmoneternilai tukar rupiahrupiahSuku Bunga

Berita Terkait.

Bea Cukai Gresik Musnahkan 9,1 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp13,61 Miliar
Ekonomi

Doulos Hope Hadir di Jakarta, Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Kelancaran Impor Buku

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:37
Jelajahi Wisata Lombok di Pertamina Grand Prix 2026, Pertamina Hadirkan MyPertamina Your Journey Partner
Ekonomi

Jelajahi Wisata Lombok di Pertamina Grand Prix 2026, Pertamina Hadirkan MyPertamina Your Journey Partner

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:17
epi
Ekonomi

PLN EPI Tekankan Kolaborasi sebagai Kunci Membangun Reputasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:15
arya
Ekonomi

Pertamina Dorong Homestay Lokal di Mandalika Naik Kelas lewat Pelatihan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:47
gadai
Ekonomi

Setahun TRING! Pegadaian, 7,5 Juta Nasabah Catat Transaksi Rp113 Triliun

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:37
pertamina
Ekonomi

Pertamina Perkuat Kompetensi SDM untuk Garap Potensi Migas Nonkonvensional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:20

OLAHRAGA

BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
Olahraga

BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026

Editor Ali Rachman
Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:26

INDOPOSCO.ID — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan berbagai kemudahan transaksi dan program bagi nasabah selama gelaran...

SelengkapnyaDetails
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07
bri

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2715 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.