INDOPOSCO.ID – J&T Express memperluas layanan pengiriman internasional melalui J&T International dengan menambah cakupan negara tujuan dari sebelumnya tujuh negara menjadi lebih dari 60 negara. Langkah ini dilakukan untuk menjawab meningkatnya kebutuhan pengiriman lintas negara sekaligus mendukung pelaku UMKM Indonesia dalam memperluas pasar hingga ke tingkat global.
Perluasan layanan tersebut mencakup berbagai negara di kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, Australia, Amerika, dan Eropa. Dengan ekspansi ini, pelanggan kini memiliki lebih banyak pilihan tujuan pengiriman internasional melalui jaringan J&T Express.
Direktur Marketing J&T Express, Erick, mengatakan penguatan jaringan internasional menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab kebutuhan pasar yang semakin terhubung secara global.
“Seiring dengan operasional J&T Express yang telah tersedia di 13 negara di tiga benua, kami memiliki kapabilitas jaringan yang semakin kuat untuk memperluas layanan internasional dari Indonesia. Ekspansi ini memungkinkan kami menghadirkan akses pengiriman yang lebih luas dan kompetitif, sekaligus mendukung pelaku usaha Indonesia agar dapat menjangkau peluang pasar global dengan lebih mudah,” ujar Erick dalam keterangan resminya, Senin (30/6/2026).
Menurut perusahaan, volume pengiriman internasional J&T Express terus mengalami pertumbuhan setiap tahun. Pada 2025, volume pengiriman meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut sejalan dengan meningkatnya permintaan pelanggan terhadap layanan pengiriman ke lebih banyak negara.
Di sisi lain, tren ekspor pelaku UMKM Indonesia juga terus menunjukkan peningkatan. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, aktivitas ekspor UMKM naik dari 16,9 persen pada 2024 menjadi 19 persen pada 2025. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang mendorong kebutuhan layanan logistik internasional yang semakin luas dan efisien.
J&T International menawarkan tarif pengiriman yang kompetitif, mulai dari Rp50.000 per kilogram untuk tujuan Malaysia, Rp60.000 per kilogram ke Singapura, Rp370.000 per kilogram ke Belanda, hingga Rp580.000 per kilogram ke Amerika Serikat. Perusahaan juga menerapkan perhitungan biaya bea cukai berdasarkan tagihan aktual dari otoritas terkait sehingga pelanggan memperoleh transparansi biaya. Seluruh pengiriman didukung layanan door-to-door hingga alamat penerima.
Untuk memanfaatkan layanan tersebut, pelanggan dapat mengunjungi J&T Drop Point, J&T Collection Point, maupun J&T Signature Point yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Petugas akan membantu proses verifikasi, pemeriksaan barang, serta kelengkapan dokumen yang dibutuhkan untuk pengiriman internasional.
Melalui perluasan layanan J&T International ini, J&T Express berharap dapat menjadi mitra logistik bagi pelanggan individu, UMKM, maupun pelaku bisnis yang ingin memanfaatkan peluang perdagangan lintas negara yang terus berkembang. (srv)


















