Ekonomi

Rupiah Tertekan Seiring Pasar Tunggu Keputusan RDG BI

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (19/1) pagi tertekan seiring pasar menunggu keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) terkait kebijakan suku bunga acuan.

Rupiah pagi ini turun 58 poin atau 0,38 persen ke posisi Rp15.145 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.088 per USD.

“Dari domestik, pelaku pasar sedang menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia hari ini untuk melihat policy stance dan kebijakan suku bunga lanjutan oleh BI,” ucap Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis (19/1).

Baca Juga : Rupiah Menguat Tajam Ditopang Ekspektasi Neraca Perdagangan Surplus

Bank Indonesia diperkirakan menaikkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen dalam pertemuan RDG BI pada hari ini, Kamis (19/1).

Menaikkan suku bunga tersebut ditujukan untuk mengendalikan laju inflasi karena harga komoditas dalam negeri cukup melambung tinggi.

Rupiah terhadap USD berpeluang bergerak ke kisaran Rp15.015 per USD hingga Rp15.235 USD pada perdagangan hari ini, Kamis (19/1).

Selain itu, Renny menuturkan sentimen pasar juga dipengaruhi oleh pernyataan beberapa pejabat The Fed pada Rabu (18/1) yang menyatakan masih akan menaikkan tingkat suku bunga acuan Fed Funds Rate meskipun inflasi Amerika Serikat (AS) mulai melandai.

The Fed melihat inflasi masih berada di atas target jangka panjang The Fed sebesar 2 persen.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button