• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Dalam Sidang PBB, Jepang Desak Rusia Tarik Diri dari Ukraina

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 13 Januari 2023 - 15:23
in Internasional
Sidang-PBB
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi pada Kamis (12/1) mendesak Rusia untuk menarik pasukannya dari Ukraina dan mendorong negara-negara lain untuk “berdiri” melawan pelanggaran Piagam PBB, seperti pencaplokan wilayah.

Desakan itu disampaikan Hayashi pada debat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, mewakili Jepang yang selama Januari merupakan ketua bergilir dewan beranggotakan 15 negara tersebut.

BacaJuga:

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai

Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati

Gemilang! Indonesia Sabet Juara Pertama di MAMF 2026 Korea Selatan, Pertahankan Gelar Dua Tahun Beruntun

Sidang pada Kamis itu berfokus pada pentingnya supremasi hukum, yakni isu yang juga terkait dengan peningkatan ambisi China di Indo-Pasifik.

Baca Juga : Komisaris HAM PBB Sesalkan Eksekusi terhadap Pengunjuk Rasa Iran

Hayashi mengatakan perintah Mahkamah Internasional pada Maret 2022 –agar Rusia menarik semua pasukannya dari Ukraina– “harus segera dilaksanakan”.

Dia menambahkan bahwa prinsip aturan hukum “tidak pernah mengizinkan negara mana pun untuk mengubah perbatasan dengan paksa atau melalui penggunaan kekuasaan”.

Hayashi mengatakan bahwa hukum internasional atau Piagam PBB “sama sekali tidak” dapat digunakan untuk membenarkan tindakan pemaksaan, seperti invasi Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina.

Menteri Luar Negeri Jepang itu juga menekankan bahwa pengerahan personel bersenjata ke wilayah di bawah pemerintahan damai suatu negara lain untuk menciptakan fait accompli (keadaan yang terpaksa diterima) tidak dapat dibenarkan.

Meskipun dia menahan diri untuk tidak menyebut negara mana pun, Hayashi membuat pernyataan tersebut dalam kritik terselubung terhadap China, menurut seorang pejabat pemerintah Jepang.

Pernyataan seperti itu diduga dikeluarkan Hayashi karena kapal militer China telah berulang kali memasuki perairan di sekitar Kepulauan Senkaku di Laut China Timur.

Pulau tak berpenghuni yang dikendalikan Tokyo itu diklaim oleh Beijing, yang menyebutnya sebagai Pulau Diaoyu.

Pada sesi debat Dewan Keamanan tersebut, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa dunia menghadapi kondisi “aturan tanpa hukum” kecuali krisis-krisis global ditangani, termasuk program senjata nuklir Korea Utara dan perang di Ukraina.

PBB dipandang kalangan luas tidak berfungsi dalam menangani perang Moskow di Ukraina, yang sebagian besar disebabkan oleh hak veto Rusia dan China.

Rusia dan China, bersama Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis merupakan lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Sebagai anggota tetap, kelima negara itu memiliki hak veto (menolak).

Presiden Mahkamah Internasional Joan Donoghue mengikuti sidang Dewan Keamanan itu secara virtual.

China telah lama memperdebatkan putusan pengadilan Konvensi PBB tentang Hukum Laut terhadap validitas “sembilan garis putus-putus” (nine dash lines) pada peta dunia, yakni untuk sebuah wilayah maritim yang diklaim oleh China di Laut China Selatan.

Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun pada sesi Kamis itu mengatakan bahwa “alih-alih menggunakan mekanisme pihak ketiga”, negara-negara harus mencoba menyelesaikan perbedaan mereka melalui negosiasi.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menuduh Jepang dan negara-negara Barat mengadakan pertemuan itu tanpa niat untuk berpikir “secara sistematis dan tidak memihak” tentang supremasi hukum.

“Mantan mitra kami dari negara-negara Barat hanya ingin menjual narasi tentang tanggung jawab nyata Rusia karena menyebabkan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional … namun mereka mengabaikan pelanggaran mengerikan yang mereka sendiri lakukan,” kata Nebenzia.

Sementara itu, Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa “tidak ada dasar hukum internasional untuk invasi Rusia ke Ukraina.”

Hayashi juga mengatakan kursi anggota tetap dan tidak tetap Dewan Keamanan harus diperluas sehingga negara-negara, terutama dari Afrika, dimasukkan untuk “lebih mencerminkan realitas dunia saat ini.”

Meskipun Jepang telah lama berupaya mendapatkan posisi permanen di dewan tersebut, Hayashi tidak membahas ambisi Jepang secara langsung, melainkan mengidentifikasi perluasan keanggotaan Dewan Keamanan sebagai bagian “paling mendesak” dari proses reformasi PBB.

Jepang termasuk di antara lima negara yang memulai periode dua tahun sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan pada Januari tahun ini. Anggota baru lainnya adalah Ekuador, Malta, Mozambik, dan Swiss. (bro)

Tags: Menteri Luar Negeri JepangRusiaSidang PBBukrainaYoshimasa Hayashi

Berita Terkait.

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai
Internasional

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:17
Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati
Internasional

Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:31
1
Internasional

Gemilang! Indonesia Sabet Juara Pertama di MAMF 2026 Korea Selatan, Pertahankan Gelar Dua Tahun Beruntun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:46
udin
Internasional

Bidik Pasar Portugal, Menteri P2MI Perkuat Pemetaan Kebutuhan Pekerja Migran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:20
riyadh
Internasional

Jangan Jadi Penonton! DPR Dorong RI Aktif Redam Konflik Houthi-Arab Saudi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09
tibet
Internasional

Gempa M 7,0 Guncang Tibet, Dipastikan Tidak Ada Korban WNI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:20

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5150 shares
    Share 2060 Tweet 1288
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    946 shares
    Share 378 Tweet 237
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.