• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pengamat: Bapanas Hati-Hati Statement soal Data dan Ingin Impor Beras

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 4 Desember 2022 - 12:15
in Ekonomi
beras

Ilustrasi. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat Kebijakan Pangan, Razikin Juraid menyayangkan sikap Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang kekeh memilih kebijakan impor beras untuk mengamankan kebutuhan beras nasional, meskipun itu dijadikan pilihan terakhir. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi beralasan karena stok beras menipis meskipun perkiraan produksi beras 2022 surplus 1,7 juta ton karena produksi beras November-Desember 2022 hanya 3 juta ton sementara kebutuhan mencapai 5,06 juta ton dan musim panen raya padi 2023 baru tiba pada bulan Maret.

“Lha, gimana kalau pejabat bicara dengan analisis surplus defisit hanya 1 sampai 2 bulan, terus menyimpulkan. Tidak menganalisis kondisi secara utuh, lengkap atau komprehenshif. Tidak melihat data carry over dan stok yang ada. Sebaiknya Bapanas hati-hati berbicara data apalagi terkesan benar-benar maunya impor,” kata Razikin di Jakarta, Minggu (3/12/2022).

BacaJuga:

Tak Sekadar Tampil Sporty, Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Kini Punya Fitur DVR

VinFast Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, Hadirkan Beragam Inovasi di GIIAS 2026

Laba FIF Tembus Rp2,37 T di Semester I 2026, Penyaluran Pembiayaan Melonjak Jadi Rp25,43 T

Ia menilai apa yang dikatakan Kepala Bapanas adalah salah karena bicara sepenggal-penggal bulanan saja sehingga dapat membingungkan publik. Tidak utuh dalam mengungkapkan data stok beras nasional sehingga seolah pada bulan November-Desember itu defisit, padahal pada awal November ada surplus dan ada stok beras.

“Dalam setahun itu ada bulan surplus dan ada bulan defisit sesuai musim. Indonesia mengenal panen puncak dan musim gadu. Bahkan Bulog pun kalau mau menyerap gabah atau beras mesti tahu kondisi panen petani,” ucap Razikin.

“Siapa bilang beras itu defisit. Saya katakan sesuai data BPS setiap tahun Indonesia selalu surplus, produksi beras dikurangi konsumsi itu tiap tahun surplus,” pintanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), lanjut Raziki, secara utuh setahun pada 2022 dimana sejak Januari hingga Oktober itu ada surplus beras 3,45 juta ton. Selanjutnya ditambah produksi November-Desember 3,30 juta ton dikurangi konsumsi Novenver – Desember 5,06 juta ton sehingga pada akhir desember 2022 ada surplus 1,7 juta ton beras dalam setahun.

“Stok beras ini belum termasuk carry over surplus tahun sebelumnya. Ingat data survei stok BPS pada April 2022 itu ada stok beras 10,15 juta ton. Ini kan inline dan datanya jelas terkonfirmasi,” tegasnya.

Oleh karena itu, alumni Universitas Indonesia ini menilai pernyataan yang menyebutkan stok beras defisit menjadi seolah bertolak belakang dengan data Simontok Bapanas itu sendiri. Data Simontok mencatat pada minggu ke III November 2022 ada stok beras lebih dari 6,59 juta ton tersebar di penggilingan 1,4 juta ton, pedagang 0,87 juta ton, rumah tangga 3,35 juta ton, Bulog 0,59 juta ton, serta sisanya di Horeka dan Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).

“Saya mengamati data ini artinya kondisi perberasan aman dan sangat aman hingaa panen Februari-April mendatang, tidak ada yang dikuatirkan,” terangnya.

“Buktinya merujuk data BPS, produksi beras sejak 2019 hingga 2021 stabil di level 31 juta ton per tahun. Dengan angka produksi itu mengantarkan indonesia tidak impor beras. Lha tahun 2022 produksi lebih tinggi kok NFA sudah ancang ancang mau impor, siapa ini yang gagal paham?,” tambah Razikin. (nas)

Tags: Badan Pangan NasionalBapanasberasImpor Beras

Berita Terkait.

Fronx
Ekonomi

Tak Sekadar Tampil Sporty, Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Kini Punya Fitur DVR

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:25
Vinfast
Ekonomi

VinFast Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, Hadirkan Beragam Inovasi di GIIAS 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:34
FIF
Ekonomi

Laba FIF Tembus Rp2,37 T di Semester I 2026, Penyaluran Pembiayaan Melonjak Jadi Rp25,43 T

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:02
pdsi
Ekonomi

Rig PDSI #25.2 Rampungkan Pengeboran Sumur KRG-042 Lebih Cepat, Uji Produksi Tembus 777 BOPD

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:28
patrajasa
Ekonomi

Patra Jasa Perkuat Ekspansi Bisnis dan ESG, Pendapatan Tembus Rp5,5 Triliun

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:16
bishi
Ekonomi

Inilah Spesifikasi Mitsubishi New Xforce: Elevated Urban SUV dengan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2077 shares
    Share 831 Tweet 519
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2043 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1047 shares
    Share 419 Tweet 262
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3164 shares
    Share 1266 Tweet 791
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    820 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.