• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pentagon Sebut China akan Punya 1.500 Hulu Ledak Nuklir di 2035

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 1 Desember 2022 - 23:18
in Internasional
pentagon

Gedung Pentagon (ANTARA/pentagonmemorial.org)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – China sedang meningkatkan lebih dari tiga kali lipat persediaan hulu ledak nuklirnya menjadi 1.500 pada 2035 saat negara itu bertujuan untuk menyelesaikan modernisasi militernya, kata Pentagon pada Selasa (29 atau 11).

Hal itu disampaikan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) dalam laporan tahunan tentang kekuatan militer negara Asia itu.

BacaJuga:

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Pentagon juga memperingatkan bahwa Beijing bertujuan untuk menjadikan Tentara Pembebasan Rakyat sebagai “alat militer yang lebih kredibel” pada 2027 guna mengejar penyatuan China daratan dengan Taiwan, yakni sebuah pulau yang memiliki pemerintahan demokratis sendiri yang dipandang Beijing sebagai miliknya.

Laporan terbaru Pantagon, terutama yang mencakup perkembangan militer yang melibatkan China tahun lalu, mencerminkan kekhawatiran AS atas penumpukan nuklir Beijing dan tekanan terhadap Taiwan yang terus berlanjut, termasuk peningkatan penerbangan di zona identifikasi pertahanan udara yang dinyatakan sendiri oleh pulau itu.

Washington memandang langkah Beijing itu sebagai “tindakan provokatif dan menimbulkan ketidakstabilan”.

Menurut Departemen Pertahanan AS, China “mungkin mempercepat ekspansi nuklirnya” pada 2021 dan persediaan hulu ledak nuklirnya telah melampaui 400, dibandingkan dengan perkiraan tahun sebelumnya bahwa jumlah hulu ledak yang dimiliki hanya sekitar 200-an.

Dengan catatan bahwa Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) pada dasarnya berencana untuk menyelesaikan modernisasi pasukannya pada 2035, laporan Pentagon berjudul “Perkembangan Militer dan Keamanan yang Melibatkan Republik Rakyat China” menyebutkan bahwa Beijing “kemungkinan akan menimbun persediaan sekitar 1.500 hulu ledak pada batas waktu hingga 2035”.

Seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan perkiraan terbaru itu tidak menyiratkan percepatan besar dalam pertumbuhan cadangan nuklir China dibandingkan dengan laporan tahun lalu.

Pentagon menilai bahwa China kemungkinan akan memiliki setidaknya 1.000 hulu ledak nuklir pada 2030.

Namun, pejabat AS itu mengatakan penumpukan hulu ledak nuklir China dengan cepat secara keseluruhan “terlalu besar untuk dirahasiakan”.

“Itu memang menimbulkan pertanyaan tentang apakah mereka … beralih dari strategi yang didasarkan pada apa yang mereka sebut sebagai ‘pencegah bersifat ramping dan efektif’, di mana mereka mengatakan mereka akan memiliki jumlah minimum senjata nuklir yang diperlukan untuk keamanan nasional RRC,” kata pejabat AS itu mengacu pada singkatan nama resmi China, seperti dikutip Antara, Kamis (1/12/2022).

China enggan terlibat dalam pembicaraan pengendalian senjata dengan Washington.

Beijing menegaskan bahwa kedua negara yang memiliki persenjataan nuklir terbesar Amerika Serikat dan Rusia memiliki tanggung jawab utama terhadap perlucutan senjata nuklir.

Menurut Departemen Luar Negeri AS, persediaan hulu ledak nuklir AS terdiri dari 3.750 unit per September 2020.

Mengenai situasi keamanan di sekitar Taiwan, laporan Pentagon itu mengatakan China “meningkatkan tekanan diplomatik, ekonomi, politik, dan militer terhadap Taiwan pada 2021”.

Ketegangan pun meningkat tahun ini karena China marah dengan kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan pada Agustus, yang merupakan kunjungan oleh pejabat tertinggi ketiga di Amerika Serikat. Kunjungan itu adalah perjalanan pertama seorang pemegang jabatan kongres tinggi AS ke Taiwan dalam 25 tahun.

Dengan PLA diyakini berupaya memperkuat tiga tonggak untuk modernisasi militernya pada 2027, 2035 dan 2049 laporan Pentagon menyebutkan jika target 2027 terwujud, hal itu “akan membuat PLA menjadi alat militer yang lebih kredibel” untuk Partai Komunis China untuk mengatasi Taiwan.

Peringatan seratus tahun PLA jatuh pada 2027 dan beberapa perwira militer AS mengatakan China sedang membangun kemampuan militernya untuk siap menyerang dan merebut Taiwan sekitar tahun itu.

Tahun 2049 adalah peringatan 100 tahun berdirinya Republik Rakyat China, dan Beijing mengatakan akan berusaha mencapai “peremajaan nasional” pada saat itu.

Laporan Pentagon tersebut juga menggarisbawahi bahwa China “tidak pernah meninggalkan upaya penggunaan kekuatan militer” atas Taiwan dan mencatat bahwa “keadaan yang secara historis diindikasikan oleh RRC untuk pertimbangan penggunaan kekuatan masih ambigu dan telah berkembang dari waktu ke waktu.”

Opsi militer yang dapat diambil China terhadap Taiwan dapat berkisar dari blokade udara dan laut hingga invasi amfibi skala penuh untuk merebut dan menduduki beberapa pulau lepas pantainya atau seluruh Taiwan, kata Pentagon.

Pentagon juga mengatakan strategi nasional China untuk mencari “peremajaan” adalah “pengejaran yang telah ditentukan” untuk memperluas kekuatan nasionalnya dan merevisi tatanan internasional untuk mendukung sistem pemerintahan dan kepentingan nasional Beijing, di mana Amerika Serikat dipandang sebagai suatu “hambatan” yang berupaya menahan kebangkitan negara Asia itu. (mg2)

Tags: Chinanuklirpentagon

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41

BERITA POPULER

  • john

    Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1939 shares
    Share 776 Tweet 485
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1902 shares
    Share 761 Tweet 476
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.