• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pencegahan Kekerasan pada Anak Harus Dimulai dari Keluarga

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 20 November 2022 - 05:38
in Nasional
pppa

Menteri PPPA Bintang Puspayoga saat ditemui ANTARA di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Sabtu (19/11/2022). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menegaskan pencegahan kekerasan pada anak harus dimulai sejak keluarga dan tak boleh diabaikan oleh semua pihak.

“Isu (kekerasan pada anak) ini kasus-kasus di internal keluarga, harus jadi perhatian bahwa ini bukan hanya masalah keluarga (tapi masalah kita semua),” kata Menteri PPPA Bintang Puspayoga seperti dikutip Antara, Sabtu (19/11/2022).

BacaJuga:

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus Haji Ilegal, Korban Capai 320 Orang

Kurs dan Harga Minyak Berfluktuasi, Mendagri Perketat Pantauan Pangan

Pemerintah Lepas Ekspor Perdana 47 Ribu Ton Pupuk Urea Indonesia ke Australia

Bintang mengatakan laporan kekerasan pada anak terutama di dalam rumah tangga terus meningkat dari tahun ke tahun. Saat ini, banyak kasus terungkap kepada publik melalui media sosial.

Dalam data Sistem Informasi Online Perempuan dan Anak (SIMFONI PPPA) periode Januari-Agustus 2022, jumlah korban berdasarkan lokasi kejadian kekerasan terhadap anak yakni pada tingkat rumah tangga sudah ada 5.230 orang.

Sementara SIMFONI PPPA melaporkan jika jumlah pelaku kekerasan terhadap anak paling banyak dilakukan oleh orang tua 1.196 orang, keluarga atau saudara 561 orang dan suami atau istri 78 orang selama periode Januari-Agustus 2022.

Bintang mengungkapkan masalah kekerasan pada anak dalam rumah tangga tak boleh dianggap sekadar masalah domestik. Apabila terjadi pengabaian dalam masyarakat, terutama di dalam rumah tangga itu sendiri, maka kasus kekerasan akan terus berulang.

Oleh karenanya, KPPPA kini sedang giat menggencarkan program “Dare to Speak Up” yang mengajak masyarakat untuk berani melaporkan kejadian yang menimpanya, sehingga korban bisa mendapatkan keadilan dan memberikan efek jera bagi pelaku.

Sedangkan bagi penanganan kekerasan seksual, KPPPA terus berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan Kejaksaan untuk menuntaskan kasus, dan mendorong penguatan sosialisasi Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU-TPKS). “Kita harus mencegah dan menutup kasus-kasus keberulangan itu tidak terjadi kembali,” katanya.

Bintang mengungkapkan untuk mencegah kekerasan terjadi lebih marak lagi, diperlukan pendampingan yang baik bagi ibu dan ayah untuk bisa membangun kerja tim yang baik dalam memberikan pengasuhan yang positif dan optimal. Dengan banyaknya kasus yang terungkap, semua pihak termasuk stakeholder, aparat penegak hukum sampai dengan masyarakat dan institusi terkait untuk memberikan perhatian serius pada keluarga Indonesia.

Setiap kasus tak hanya harus ditangani secara cepat, tetapi juga harus dituntaskan melalui sinergi dan kolaborasi yang terbangun dengan baik antar semua pihak terkait. Sebab penguatan harus sudah dibangun sejak dari hulu penyelesaian masalah.

“Semua kementerian/lembaga terkait, semua institusi, semua lapisan masyarakat adat dan tokoh agama, harus hadir bersama untuk menekan isu kekerasan yang marak terjadi belakangan ini,” ujar Bintang. (wib)

Tags: kekerasankekerasan pada anakkementerian pppa

Berita Terkait.

haji ilegal
Nasional

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus Haji Ilegal, Korban Capai 320 Orang

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:13
tito
Nasional

Kurs dan Harga Minyak Berfluktuasi, Mendagri Perketat Pantauan Pangan

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:12
amran
Nasional

Pemerintah Lepas Ekspor Perdana 47 Ribu Ton Pupuk Urea Indonesia ke Australia

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:02
kkp
Nasional

KKP Berhasil Hapus Hambatan Ekspor Rajungan ke Pasar AS

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:11
kekerasan anak
Nasional

426 Anak Jadi Korban, KPAI Ungkap Tren Kasus Mengkhawatirkan di 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:20
Di Raker DPR, Maman Abdurrahman Paparkan Capaian UMKM dari Pembiayaan hingga Ekspor
Nasional

Di Raker DPR, Maman Abdurrahman Paparkan Capaian UMKM dari Pembiayaan hingga Ekspor

Senin, 18 Mei 2026 - 23:47

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2728 shares
    Share 1091 Tweet 682
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    991 shares
    Share 396 Tweet 248
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    818 shares
    Share 327 Tweet 205
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.