• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Mengintip Budaya Ngopi Kekinian di Negeri Jiran

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 22 Oktober 2022 - 13:13
in Gaya Hidup
ilustrasi kopi

Kopi Cham dingin dan teh tarik hangat yang disajikan di kedai Ali, Muthu & Ah Hock, Menara Hap Seng, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (18/10/2022). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Meminum kopi agaknya sudah menjadi salah satu bagian dari gaya hidup secara turun-temurun, dan kian menjadi tren terutama bagi anak muda masa kini.

Istilah coffee shop hopping hingga mencicipi berbagai jenis olahan kopi pun kini makin digemari.

BacaJuga:

Persaingan WHV Australia Kian Ketat, IELTS Tak Lagi Sekadar Syarat Administrasi

7 Cara Memilih Laptop Lenovo Sesuai Kebutuhan di Promo Bulan Juli 2026

Daewoong dan CGBIO Perkuat Standar Estetika Medis Indonesia Lewat Pelatihan DCLASSY HA di Bening’s Clinic

Tak hanya di Indonesia, negeri jiran Malaysia pun memiliki tren yang cukup besar bagi budaya ngopi di kalangan generasi muda. Meski berdekatan, ternyata preferensi penggemar kopi di Malaysia cukup berbeda dengan di Indonesia.

“Orang-orang Malaysia kebanyakan menyukai kopi yang lebih kuat dan tidak terlalu manis. Jadi, ketika membawa olahan kopi susu gula aren Indonesia ke Malaysia, terdapat beberapa penyesuaian, terutama di rasa kopi dan gulanya. Kalau orang Indonesia, sepertinya lebih cenderung menyukai (kopi susu) yang lebih manis,” jelas General Manager Kopi Kenangan Malaysia Jordan Lung saat dijumpai di Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu.

Di kota-kota besar termasuk Kuala Lumpur, kedai kopi kekinian yang membawa konsep grab and go kini merupakan pemandangan yang tidak asing untuk dijumpai, terlepas dari kopitiam — kopi khas dan bersejarah di Malaysia.

Baca Juga: Peringati Hari Kopi, Mentan Siap Benahi Sistem Budidaya Kopi

Kopitiam tak lepas dari budaya minum kopi di Malaysia yang telah lama mengakar selama beberapa generasi. Kopitiam merupakan kedai kopi Hainan bergaya lama, dan disajikan dengan berbagai cara. Ada yang namanya Kopi O yang merupakan kopi hitam tanpa tambahan susu atau susu kental manis, namun dilengkapi dengan sedikit gula.

Selain itu, ada juga Kopi Cham yang memadukan kopi, teh dan susu kental. Tak hanya itu, ada pula Kopi C yang disajikan dengan mencampurkan kopi, susu evaporasi, dan gula.

Bukan cuma kopi, teh juga menjadi favorit para sahabat di negeri tetangga. Teh tarik merupakan salah satu yang populer.

Sajian-sajian minuman ini biasanya menjadi pelengkap sarapan para warga Malaysia, yang biasanya merupakan pendamping sempurna roti srikaya bakar (kaya toast) atau bahkan nasi lemak. Tak heran jika jajaran minuman ini bisa dibilang merupakan comfort beverages yang selalu dirindukan.

Namun, seiring berjalannya waktu, banyak tempat kopi tradisional yang mulai tergantikan dengan berbagai rantai kedai kopi modern dan kafe independen, yang turut mengubah cara orang Malaysia utamanya anak muda untuk mengonsumsi kopi.

Persaingan dan pasar kopi di Malaysia pun dinilai cukup besar di Asia Tenggara. CEO dan Co-Founder Kopi Kenangan Edward Tirtanata mengatakan, besaran pasar penikmat kopi di Malaysia sebesar lebih dari 1 miliar dolar AS, atau sekira Rp15,4 triliun.

“Proyeksi sektor F&B di Malaysia juga menjanjikan, karena saat ini Malaysia sedang bertransformasi dalam menerapkan ekonomi digital berpenghasilan tinggi dengan fokus utama pada digitalisasi yang juga sejalan dengan konsep bisnis kami,” kata Edward. (bro)

Tags: Budaya Ngopi KekinianNegeri JiranNgopiNgopi Kekinian

Berita Terkait.

IELTS
Gaya Hidup

Persaingan WHV Australia Kian Ketat, IELTS Tak Lagi Sekadar Syarat Administrasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:41
7 Cara Memilih Laptop Lenovo Sesuai Kebutuhan di Promo Bulan Juli 2026
Gaya Hidup

7 Cara Memilih Laptop Lenovo Sesuai Kebutuhan di Promo Bulan Juli 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:01
Anggie-Permata-Ekwi
Gaya Hidup

Daewoong dan CGBIO Perkuat Standar Estetika Medis Indonesia Lewat Pelatihan DCLASSY HA di Bening’s Clinic

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:22
Nobar
Gaya Hidup

FKBI Ingatkan Bahaya Intervensi Industri Rokok di Tengah Demam Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:21
hwang
Gaya Hidup

Hwang Jung Min Ungkap Rekomendasikan Jung Ho Yeon untuk Film Hope setelah Menonton Squid Game

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:40
hae
Gaya Hidup

Jung Hae In Tuai Sorotan usai Beri Dukungan Terbuka untuk Comeback Kim Soo Hyun

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:03

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12444 shares
    Share 4978 Tweet 3111
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2774 shares
    Share 1110 Tweet 694
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1274 shares
    Share 510 Tweet 319
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1184 shares
    Share 474 Tweet 296
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1065 shares
    Share 426 Tweet 266
Timnas-Argentina
Olahraga

Pemain Argentina Bentangkan Spanduk Klaim Falkland, Inggris Desak FIFA Turun Tangan

Editor Ali Rachman
Jumat, 17 Juli 2026 - 09:31

INDOPOSCO.ID - Menteri Perdagangan Inggris Peter Kyle mendesak Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) melakukan penyelidikan setelah para pemain tim nasional...

SelengkapnyaDetails
Kane

Hasil Piala Dunia: Inggris Ditekuk Argentina, Harry Kane Sesali Strategi Parkir Bus yang Berujung Petaka

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30
Enzo

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis! Argentina Bekuk Inggris, Tantang Spanyol di Final

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:17
Mbapee

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24
Pemberantasan Korupsi Tak Cukup dengan Dukungan Politik, Pengamat Tekankan Konsistensi

Resep Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Setia pada Fondasi dan Regenerasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.