• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

FKBI Ingatkan Bahaya Intervensi Industri Rokok di Tengah Demam Piala Dunia 2026

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 16 Juli 2026 - 09:21
in Gaya Hidup
Nobar

Ilustrasi sejumlah warga tampak serius saat nonton bareng (nobar) salah satu laga Piala Dunia 2026 belum lama ini. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Euforia Piala Dunia 2026 yang tengah menyedot perhatian masyarakat dunia, termasuk Indonesia, dinilai tidak seharusnya menjadi ruang promosi bagi industri rokok. Pegiat perlindungan konsumen sekaligus Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi, menyoroti kemunculan promosi Super Soccer dalam siaran Piala Dunia 2026 di TVRI yang menurutnya berpotensi menimbulkan asosiasi dengan produk rokok.

​Menurut Tulus, Piala Dunia merupakan ajang olahraga terbesar di dunia yang semestinya membawa pesan hidup sehat, sehingga kehadiran promosi yang berkaitan dengan industri rokok dinilai bertentangan dengan semangat tersebut. Sepak bola memang menjadi cabang olahraga yang paling populer. Kehadirannya selalu mendulang massa penonton, sekaligus menarik dukungan komersial dari berbagai pelaku usaha melalui iklan maupun sponsorship.

BacaJuga:

Daewoong dan CGBIO Perkuat Standar Estetika Medis Indonesia Lewat Pelatihan DCLASSY HA di Bening’s Clinic

Hwang Jung Min Ungkap Rekomendasikan Jung Ho Yeon untuk Film Hope setelah Menonton Squid Game

Jung Hae In Tuai Sorotan usai Beri Dukungan Terbuka untuk Comeback Kim Soo Hyun

​Ia menjelaskan, secara global industri rokok memang memiliki ketertarikan besar terhadap olahraga, khususnya sepak bola. Namun, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah lama melarang turnamen resminya disponsori oleh industri rokok. Dalam ranah internasional, FIFA melarang keras turnamen sepak bola disponsori industri rokok, sehingga pada Piala Dunia 2026 secara resmi tidak ada sponsorship oleh industri hasil tembakau.

​Namun demikian, Tulus menilai kondisi ideal tersebut berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di Indonesia. Ia menyoroti secara tajam tayangan Piala Dunia 2026 di TVRI yang secara terang-terangan menampilkan promosi Super Soccer di tengah siaran pertandingan.

​”Asosiasi publik terhadap Super Soccer tidak lain adalah merek rokok Djarum Super. Bahkan tagline yang digunakan berbunyi ‘Ini lebih enak!’. Sangat disayangkan tayangan World Cup 2026 di TVRI di-endorse oleh produsen rokok,” ungkap Tulus Abadi.

​Tulus juga mengingatkan bahwa ketentuan mengenai iklan rokok di media elektronik telah diatur ketat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan. Regulasi tersebut membatasi penayangan iklan rokok di televisi yang hanya diperbolehkan pada pukul 22.00 hingga 05.00 waktu setempat demi meminimalisasi paparan pada anak-anak.

​Menurutnya, Indonesia masih menghadapi paradoks besar dalam hubungan antara dunia olahraga dan industri rokok. Di satu sisi olahraga gencar mengampanyekan pola hidup sehat bagi masyarakat, sementara di sisi lain kegiatan olahraga di tanah air justru masih mendapat dukungan promosi masif dari industri hasil tembakau.

​Sejak Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) berlaku sebagai hukum internasional pada 2003, sedikitnya 193 negara anggota WHO telah melarang iklan dan promosi rokok di arena olahraga. Tulus mengungkapkan keprihatinannya karena Indonesia kemungkinan menjadi satu-satunya negara di dunia yang masih melegalkan iklan dan sponsor rokok di dalam dunia olahraga.

​Selain persoalan sponsor, mantan Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) itu menilai tantangan olahraga nasional tidak lepas dari faktor internal gaya hidup sebagian atlet. Kualitas fisik atlet kita disinyalir belum maksimal karena masih banyak yang merokok, yang mengakibatkan kapasitas paru-paru terganggu sehingga tidak mampu bertahan lama berlari cepat mengejar bola.

​Sebagai perbandingan, Tulus menyebut para pemain sepak bola kelas dunia menerapkan disiplin tinggi dan menjauhi rokok maupun alkohol untuk menjaga kondisi fisik seperti Cristiano Ronaldo. FKBI menegaskan, jika atlet dan cabang olahraga nasional ingin meningkatkan prestasi di level internasional, maka seluruh pemangku kepentingan harus berani meninggalkan ketergantungan terhadap komersialisasi industri adiksi nikotin tersebut. (her)

Tags: FKBIindustri rokokPiala Dunia 2026Promosi

Berita Terkait.

Anggie-Permata-Ekwi
Gaya Hidup

Daewoong dan CGBIO Perkuat Standar Estetika Medis Indonesia Lewat Pelatihan DCLASSY HA di Bening’s Clinic

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:22
hwang
Gaya Hidup

Hwang Jung Min Ungkap Rekomendasikan Jung Ho Yeon untuk Film Hope setelah Menonton Squid Game

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:40
hae
Gaya Hidup

Jung Hae In Tuai Sorotan usai Beri Dukungan Terbuka untuk Comeback Kim Soo Hyun

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:03
kim
Gaya Hidup

Kim Bo Ra Bintangi Drama Pendek Romantis Akulah Pewaris Chaebol Generasi Ketiga yang Sejati

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:20
park
Gaya Hidup

Sandara Park Unfollow Akun Instagram CL, Penggemar 2NE1 Dibuat Bertanya-tanya

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:30
XL7-Hybrid
Gaya Hidup

Suzuki XL7 2026 Hadir Lebih Tangguh, Gagah, dan Modern, Harga Belum Diumumkan

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12277 shares
    Share 4911 Tweet 3069
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2705 shares
    Share 1082 Tweet 676
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1527 shares
    Share 611 Tweet 382
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1270 shares
    Share 508 Tweet 318
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1182 shares
    Share 473 Tweet 296
Kane
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Inggris Ditekuk Argentina, Harry Kane Sesali Strategi Parkir Bus yang Berujung Petaka

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Inggris Harry Kane mengakui, bahwa strategi mempertahankan keunggulan 1-0 di babak final Piala Dunia 2026 justru...

SelengkapnyaDetails
Enzo

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis! Argentina Bekuk Inggris, Tantang Spanyol di Final

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:17
Mbapee

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24
Pemberantasan Korupsi Tak Cukup dengan Dukungan Politik, Pengamat Tekankan Konsistensi

Resep Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Setia pada Fondasi dan Regenerasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:12
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.