• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Tiga Isu Prioritas Indonesia Direspons Positif Anggota G20

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 29 September 2022 - 05:17
in Ekonomi
kegiatan-AMM

Direktur Jenderal Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) Qu Dongyu (kiri), Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (kedua kiri), Menteri Pertanian dan Kehutanan Turki Vahit Kirisci (kedua kanan) dan Menteri Pertanian dan Kesejahteraan Petani India Narendra Singh Tomar (kanan) berjalan menuju ruang pertemuan saat kegiatan Agriculture Ministers Meeting (AMM) G20 di Jimbaran, Badung, Bali, Rabu (28/9/2022). Foto: Antara/Fikri Yusuf/aww

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo menyampaikan tiga isu prioritas Indonesia pada pertemuan menteri pertanian (AMM) G20 di Bali, Rabu (28/9), direspons positif oleh seluruh negara anggota.

Ia menilai kesamaan sikap dan cara pandang itu menunjukkan komitmen kuat G20 untuk bekerja sama menghadapi ancaman krisis pangan dan kelaparan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, dampak perubahan iklim, dan ketegangan geopolitik yang diikuti oleh aksi blokade.

BacaJuga:

APBN 2027 Resmi Jadi UU, Pemerintah Genjot Ekonomi hingga Jaga Fiskal

Indomilk FnB Solutions Perkuat Coffee dan Bakery lewat Inovasi Bite-Sized Pastry

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

“Ada tiga isu penting yang menjadi concern kita. Pertama, mempromosikan sistem pertanian dan pangan yang tangguh dan berkelanjutan. Terkait ini, anggota G20 menyepakati pentingnya percepatan transformasi sistem pertanian pangan global yang semakin tangguh dan berkelanjutan di berbagai tekanan sekaligus memastikan ketersediaan pangan dan akses pangan untuk semua,” kata Syahrul saat jumpa pers selepas memimpin G20 Agriculture Ministers Meeting (AMM) di Jimbaran, Badung, Bali, Rabu (28/9), seperti dikutip Antara.

Baca Juga : Indonesia Ajak Negara G20 Kerja Sama Kembangkan Pertanian Digital

Isu kedua yang menjadi prioritas Indonesia pada pertemuan menteri pertanian G20, yaitu mempromosikan perdagangan pertanian yang terbuka, adil, terprediksi, transparan, dan nondiskriminatif.

Terkait itu, Syahrul menyebut seluruh anggota G20 sepakat bahwa tidak boleh ada “barrier” atau hambatan terhadap rantai pasok pangan dunia, karena pangan merupakan bagian dari hak asasi manusia (human rights).

“Komoditi yang diperdagangkan antarnegara tidak boleh ter-barrier atau terintangi untuk kepentingan satu negara saja atau kepentingan apapun, termasuk kepentingan politik,” ujar Syahrul.

Alasannya, ia menjelaskan aksi blokade itu dapat mengganggu ekosistem perdagangan dan lalu lintas logistik antarnegara yang berpengaruh pada keberlangsungan rantai pasok pangan dunia.

“Oleh karena itu, kami sepakat ini harus dilakukan upaya-upaya agar berbagai rintangan terhadap perdagangan bisa dibuka bersama,” ucap dia.

Isu ketiga yang menjadi prioritas Indonesia, yaitu kewirausahaan pertanian yang inovatif melalui pertanian digital.

“Masalah ini direspons (positif) hampir seluruh (delegasi), karena digital itu yang menjadi substansi. Sistem digital menjadikan sesuatu lebih efektif, lebih efisien, lebih cepat, dan lebih akurat,” ujar Syahrul Yasin Limpo.

Pertemuan menteri pertanian G20 yang rangkaiannya berlangsung pada 27–29 September 2022 dihadiri oleh 188 delegasi dari negara anggota G20, enam negara undangan, dan beberapa perwakilan dari organisasi asing seperti salah satunya Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO).

Dalam pertemuan tingkat menteri itu, para menteri pertanian G20 hampir mencapai konsensus, karena 21 dari total 22 paragraf communique berhasil disetujui oleh seluruh delegasi.

Nantinya, hasil pertemuan itu bakal dirangkum dalam rangkuman pimpinan (Chair’s Summary) Pertemuan Menteri Pertanian G20.

Rangkuman itu bakal memuat seluruh pandangan para delegasi, termasuk perbedaan sikap beberapa pihak terkait krisis geopolitik di Ukraina terutama dampaknya terhadap ketahanan pangan, serta sistem pertanian dan pangan global.

Walaupun demikian, seluruh pihak pada pertemuan itu menyerukan konflik segera berakhir, dan ada solusi damai untuk menghentikan ketegangan Rusia dan Ukraina.(mg1)

Tags: G20Kementankrisis pangansyahrul yasin limpo

Berita Terkait.

APBN 2027 Resmi Jadi UU, Pemerintah Genjot Ekonomi hingga Jaga Fiskal
Ekonomi

APBN 2027 Resmi Jadi UU, Pemerintah Genjot Ekonomi hingga Jaga Fiskal

Selasa, 29 September 2026 - 23:03
Indomilk FnB Solutions Perkuat Coffee dan Bakery lewat Inovasi Bite-Sized Pastry
Ekonomi

Indomilk FnB Solutions Perkuat Coffee dan Bakery lewat Inovasi Bite-Sized Pastry

Selasa, 29 September 2026 - 21:42
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Ekonomi

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Selasa, 29 September 2026 - 15:15
mineral
Ekonomi

Hilirisasi Mineral Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 12:52
bca
Ekonomi

BCA Expo Jabodetabek 2026 Tarik 39.500 Pengunjung, Promo KPR-KKB Berlanjut Online

Selasa, 29 September 2026 - 08:17
saka
Ekonomi

SAKA Tajak Sumur Eksplorasi SM-1, Bidik Potensi Migas Baru di WK Pekawai

Selasa, 29 September 2026 - 07:55

OLAHRAGA

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Olahraga

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Editor Laurens Dami
Selasa, 29 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID - Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026 masih terbuka, asalkan mampu menang besar...

SelengkapnyaDetails
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11
paes

Maarten Paes Puji Perjuangan Heroik 10 Pemain Garuda dan Gemuruh SUGBK Usai Tahan Malaysia

Selasa, 29 September 2026 - 10:40
haye

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi Anugerah Sekaligus Kutukan

Selasa, 29 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3911 shares
    Share 1564 Tweet 978
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3866 shares
    Share 1546 Tweet 967
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.