• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mentan SYL Naikkan Kelas Kostraling untuk Hadapi Tantangan Pangan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 14 September 2022 - 14:12
in Nasional
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. Foto: Kementan for INDOPOSCO

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. Foto: Kementan for INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan tantangan sektor pangan ke depan semakin tidak mudah karena adanya perubahan iklim ekstrim yang melanda dunia. Karena itu, pertanian harus terus mampu mengendalikan tantangan yang ada dan terus berinovasi sehingga pangan Indonesia aman dan tidak bersoal, salah satunya dengan menaikkan kelas Komando Strategi Penggilingan Padi (Kostraling).

“Dunia sedang tidak baik, sedang bersoal, ada ketegangan geopolikal, perang Ukraina- Rusia yang membuat pupuk sekarang bersoal. Alhamdulliah dalam 2 tahun ini di Indonesia termasuk negara 10 terbaik yang ada didunia mengendalikan kondisi ini karena ada sektor pertanian yang tangguh,” kata Mentan SYL pada Rapat Koordinasi (Rakor) Akselerasi KUR Penggilingan dan Pengelolaan Stok Gabah/Beras Kostraling di Direktorat Tanaman Pangan, Jakarta, Selasa (13/9/2022).

BacaJuga:

Kejahatan Jalanan Marak di Berbagai Daerah, Pemerintah Perketat Penanganan Terpadu

Soroti Main Hakim Sendiri, Yusril Minta Polri Lebih Siap Mencegah

Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

SYL menambahkan dunia saat ini sedang memperingatkan akan adanya krisis pangan, krisis energi dan krisis keuangan. Namun kondisi ini harus menjadi kesempatan bagi sektor pertanian bisa lebih maju dengan memperbaiki kuantitas, kualitas, dan juga memperbaiki sarana yang ada yaitu salah satunya sarana penggilingan yang semakin modern untuk menghasilkan beras berkualitas dan harga yang tinggi sehingga tak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tapi juga ekspor.

“Oleh karena itu, pertemuan ini sangat penting karena tantangan boleh ada tapi pangan kita tidak boleh bersoal. Ini menjadi kesempatan bagi kostraling dibalik tantangan untuk berakselerasi,” terangnya.

Berangkat dari ini, SYL mendorong Kostraling harus naik kelas dan bukan hanya berpusat pada penggilingan saja namun kostraling harus mampu melakukan mitigasi dan beradaptasi terhadap tantangan. Kostraling harus mulai menyusun rantai hulu hingga hilir yang jelas mulai dari stok, kemasan, pembiayaan hingga pemasaran.

“Kostraling harus jadi bulog-bulog kecil di bawah Kementan, harus berfungsi sebagai ekosistem beras. Kerjasama pusat hingga kabupaten harus menjadi kesatuan, kerjasama jelas, offtaker jelas dan untuk permodalan pergunakan KUR,” papar SYL.

Bersamaan, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi mengatakan Rakor Akselerasi Penyerapan KUR untuk Penggilingan Padi dan Pengelolaan Stok Gabah dan Beras bertujuan untuk evaluasi penyerapan KUR penggilingan padi baik untuk modal kerja pembelian GKP dan untuk revitalisasi penggilingan padi.

“Tidak hanya itu, KUR juga digunakan untuk memperbaiki mutu beras dan untuk memperbesar kapasitas penggilingan padi serta evaluasi pelaporan stok gabah dan beras di penggilingan padi,” ucapnya.

Suwandi mengatakan berdasarkan informasi petugas informasi pasar (PIP) Ditjen Tanaman Pangan, harga beras GKP ditingkat petani bulan September Rp 4.786,-/Kg lebih tinggi dibandingkan Bulan Agustus Rp 4.600,-/Kg naik 4,04 persen.

“Stok beras BULOG per 9 September 2022 hampir 1 juta ton, sedangkan stok beras di Pasar Unduk Cipinang sebagai barometer Indonesia terhadap beras sebanyak 33.338 ton. Artinya kondisi ini normal dan stok di pasaran aman,” tutup Suwandi. (adv)

Tags: KementanKostralingMentan Syahrul Yasin LimpoMentan SYLTantangan Pangan

Berita Terkait.

yusrill
Nasional

Kejahatan Jalanan Marak di Berbagai Daerah, Pemerintah Perketat Penanganan Terpadu

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:52
yusril
Nasional

Soroti Main Hakim Sendiri, Yusril Minta Polri Lebih Siap Mencegah

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:32
Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global
Nasional

Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:12
Presiden Prabowo: Pamong Praja Muda IPDN Harus Utamakan Kepentingan Rakyat
Nasional

Presiden Prabowo: Pamong Praja Muda IPDN Harus Utamakan Kepentingan Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:02
Cinta kepada Murid Kunci Pendidikan Bermakna, Begini Pesan Mendikdasmen
Nasional

Cinta kepada Murid Kunci Pendidikan Bermakna, Begini Pesan Mendikdasmen

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:42
Putusan MK soal Kuota Internet Hangus, YLKI Desak Komdigi, Operator dan KPPU Tindak Lanjuti
Nasional

Putusan MK soal Kuota Internet Hangus, YLKI Desak Komdigi, Operator dan KPPU Tindak Lanjuti

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:39

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1437 shares
    Share 575 Tweet 359
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3029 shares
    Share 1212 Tweet 757
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.