• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Festival Tabut Dicanangkan Jadi Kalender Internasional 2023

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 28 Agustus 2022 - 11:13
in Nasional
Festival-Tabut

Bangunan Festival Tabut Bengkulu. ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Festival Tabut merupakan tradisi tahunan yang dilakukan secara turun temurun masyarakat Bengkulu dalam menyambut tahun baru Islam pada 1 Muharram. Festival Tabut untuk mengenang kematian Al-Husain yang syahid di Padang Karebela dan mengenang kejayaan Islam. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menjadikan kegiatan ini sebagai Kalender Internasional pada 2023.

Ketua Keluarga Kerukunan Tabut (KKT) Bencoolen Syiafril Syahbuddin, menyebutkan bahwa Festival Tabut dilaksanakan hanya sepuluh hari dalam satu tahun, tepatnya pada 1 – 10 Muharram.

BacaJuga:

Maknai Kemerdekaan, Menag Ajak Umat Bergerak, Solidaritas untuk Korban Gempa

Peringati HUT ke-81 RI, Menkop Tegaskan Komitmen Kemerdekaan Ekonomi Kerakyatan

Tangani Gempa NTT, Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih Absen Upacara di Istana

Kata Tabut dapat diartikan sebagai keajaiban atau keanehan. Sebab, dalam perjalanannya dari masa ke masa menunjukkan keanehan dan daya tarik tersendiri yang luar biasa, khususnya pada hari terakhir yaitu 10 Muharram yang seringkali membuat masyarakat kagum sekaligus terheran-heran dengan daya tarik bangunan Tabut yang ditampilkan seperti dikutip Antara, Minggu (28/8/2022).

Baca Juga : Menparekraf Gandeng Brunei Tingkatkan Kompetensi SDM Pariwisata

Selama dua tahun terakhir, yakni pada 2020-2021 Festival Tabut di Provinsi Bengkulu tidak dilaksanakan akibat pandemi Covid-19. Sehingga pada 2022 Festival Tabut kembali digelar, meskipun dilaksanakan dengan terbatas dan tidak mengadakan bazar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Masuk kalender internasional 2023

Pada perayaan Festival Tabut 2022, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, datang ke Bengkulu untuk menyaksikan langsung keindahan bangunan Tabut yang penuh dengan tradisi dan budaya yang khas.

Menparekraf berencana menjadikan Festival Tabut yang merupakan acara tahunan Provinsi Bengkulu untuk masuk dalam Kalender Internasional 2023.

Kemenparekraf akan memfasilitasi dengan baik

Masuknya Festival Tabut menjadi Kalender Internasional karena Tabut memiliki nilai karakteristik dari budaya, seni, tradisi dan lainnya. Selain itu, Festival Tabut dinilai memiliki parameter sisi substansi, kelembagaan pengelola, efek berganda (multiplier effect) ke masyarakat serta kandungan nilai budayanya kompleks dan tinggi.

Dengan penyajian yang baik dan kerja sama antara pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Pusat dapat memperkenalkan Festival Tabut menjadi budaya dunia. Sehingga pada Festival Tabut 2023 akan dikolaborasikan dengan beberapa negara tetangga untuk membantu mengenalkan Festival Tabut.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah akan berusaha keras dalam mewujudkan Festival Tabut Bengkulu 2023 sebagai Kalender Internasional.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama jajaran teknis akan melakukan pembahasan lebih rinci, terutama dari aspek persepsi dan kepemilikan, legal aspek, penetapan lokasi pelaksanaan permanen dan titik ekspos budaya dan lainnya.

Dengan demikian, Tabut betul-betul menjadi milik bersama atas nama Bengkulu dan pada akhirnya menjadi acara dunia, termasuk penyiapan kostum Festival Tabut yang khas.

Ketua KKT Bencoolen Syiafril Syahbuddin berterima kasih atas dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menjadikan Festival Tabut sebagai Kalender Internasional. KKT sebagai penjaga budaya Tabut Bengkulu mendukung Festival Tabut Bengkulu menjadi event Internasional.

Tumbuhkan ekonomi kreatif

Melalui Festival Tabut 2023 yang masuk dalam kalender internasional diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memperkenalkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Provinsi Bengkulu.

Pelaksanaan Festival Tabut sejak awal dilaksanakan tidak lepas dari bazar UMKM masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. Sehingga para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mempersiapkan diri guna memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan Festival Tabut 2023.

Selain itu, kepada pemerintah terkait dan perusahaan swasta dapat memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM untuk melakukan yang terbaik. Pelaku UMKM Bengkulu dapat mempersiapkan diri untuk menyambut Festival Tabut agar bisa naik kelas dan Go Internasional. Pemprov Bengkulu saat ini sedang melakukan pendataan terhadap pelaku UMKM dari seluruh wilayah yang memiliki kualitas terbaik dari sisi produk.

Kesenian dan budaya

Pergelaran dan pelaksanaan Festival Tabut identik dan tidak lepas dari alat musik ‘Doll’ dan bangunan Tabut yang dibuat langsung oleh Keluarga Kerukunan Tabut di Kota Bengkulu.

Selama pelaksanaan Festival Tabut diadakan pergelaran lomba musik Doll dan seni tari khas Provinsi Bengkulu.

Pelaksanaan pembukaan Festival Tabut diawali ritual Pamit Raja Agung yang merupakan sebuah tradisi yang dilakukan oleh Kerukunan Keluarga Tabut (KKT) sebelum memulai ritual pengambilan tanah atau ‘Ambik Tanah’.

Usai melakukan pamit terhadap Raja Agung, KKT Bencoolen melakukan pengambilan tanah di Gerga Tabut Imam Berkas Kota Bengkulu.Prosesi pengambilan tanah bukan dilakukan di makam keramat, melainkan mengambil tanah yang bersih dan tidak kotor.

Untuk prosesi pengambilan tanah dilakukan untuk mengingatkan seluruh umat manusia bahwa manusia akan meninggal dan tidak ada yang abadi.

Selain prosesi Ambik tanah, dalam rangkaian Festival Tabut juga ada beberapa upacara dan pergelaran seni budaya lainnya seperti upacara Duduk Penja.

Selanjutnya Anak Seroban, kegiatan GHAM (hari bersedih atau merenung) dimana dilarang membunyikan dhol hingga puncak Tabut tersambung, dilakukan upacara Tabut Imam naik puncak, arak gedang dan tabut bersanding.

Arak Gedang Tabut Tebuang serta Tabut tebuang yang diawali dengan pelepasan bangunan Tabut untuk dibuang ke pemakaman Karabela Kota Bengkulu. Seluruh prosesi adat dari awal hingga akhir untuk kegiatan Festival Tabut 2022 telah dilakukan dengan baik.

Festival Tabut yang sarat makna ini telah lama berlangsung, tahun demi tahun. Diharapkan dengan persiapan yang matang semua pihak, maka tekad untuk menjadikan festival ini sebagai Kalender Internasional pada 2023, benar-benar bisa terwujud.(mg1)

Tags: Festival Tabutkemenparekraftahun baru islam

Berita Terkait.

Menag
Nasional

Maknai Kemerdekaan, Menag Ajak Umat Bergerak, Solidaritas untuk Korban Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:52
Menkop-RI
Nasional

Peringati HUT ke-81 RI, Menkop Tegaskan Komitmen Kemerdekaan Ekonomi Kerakyatan

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:42
Pratikno
Nasional

Tangani Gempa NTT, Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih Absen Upacara di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:32
Sorue-Jaya
Nasional

Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:41
Prabowo
Nasional

Di Renungan Suci, Prabowo Tegaskan Api Perjuangan Pahlawan Kembali Diteguhkan

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:21
sby
Nasional

Absen dalam Perayaan Kemerdekaan di Tanah Air, SBY Kirim Pesan dari Rochester

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    1642 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3819 shares
    Share 1528 Tweet 955
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.