• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Cegah PMK dengan Pengetatan Lalu Lintas Ternak

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 11 Agustus 2022 - 23:57
in Nasional
pmk

Ilustrasi - Dokter hewan bersiap memberikan suntikan vaksin kepada ternak sapi yang terindikasi penyakit mulut dan kuku (PMK) di pasar hewan Desa Sibreh, Kecamatan Sibreh, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Selasa (11/5/2022). Foto: Antara/Ampelsa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) mengingatkan perlunya mencegah penyebaran PMK dengan melakukan pembatasan dan pengetatan lalu lintas ternak antardaerah zona merah dan zona hijau.

“Penambahan kasus PMK akan dapat terus terjadi jika pembatasan dan pengetatan lalu lintas antardaerah zona merah dan hijau tidak diterapkan dengan tepat,” kata Koordinator Tim Pakar Satgas Penanganan PMK Prof. Wiku Adisasmito, Kamis (11/8/2022), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

Maraknya Kasus Daycare, BSN Ingatkan Penerapan SNI Taman Asuh Ramah Anak

Tantangan Ketenagakerjaan Kompleks, DPR RI: May Day 2016 Momentum Perkuat Kolaborasi

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko

Dalam konferensi pers mengenai perkembangan penanganan PMK, yang diakses secara daring dari Jakarta, Kamis, Wiku mengimbau kepada otoritas di provinsi dan kabupaten/kota yang berstatus zona hijau untuk melakukan pengawasan yang ketat pada lalu lintas hewan ternak dan produk segar hewan.

“Tujuannya agar wilayahnya terjaga dari penularan PMK dari wilayah yang berstatus zona merah,” katanya.

Baca Juga: Untuk Peternak, Jangan Takut Vaksinasi PMK

Pemerintah, kata dia, juga mengimbau kepada otoritas di provinsi dan kabupaten/kota yang berstatus zona hijau untuk segera membentuk satgas sebagai langkah mencegah penularan penyakit di daerah zona hijau.

Wiku menambahkan, berdasarkan data terakhir diketahui bahwa kasus PMK sudah teridentifikasi di 24 provinsi.

“Baru-baru ini terjadi penambahan kasus di Kalimantan Timur yang berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Di mana dua provinsi tersebut telah lebih dahulu tertular PMK,” katanya.

Penambahan kasus, kata dia, juga ditemukan di Sulawesi Barat yang berbatasan dengan Sulawesi Selatan yang terlebih dulu tertular PMK.

Sementara itu, dia juga menambahkan bahwa pihaknya mengapresiasi semangat pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam menekan pertambahan kasus PMK di wilayahnya masing-masing.

“Namun kita semua tidak boleh lengah dan harus terus memantau serta memastikan akumulasi kasus baru betul-betul tidak terjadi,” katanya.

Sementara itu, menurut data yang dihimpun dari Satgas PMK diketahui bahwa sebanyak 1.241.297 hewan ternak telah divaksinasi,

Menurut data tersebut juga diketahui bahwa sebanyak 479.631 ekor hewan ternak dari 24 provinsi dan 285 kabupaten/kota telah tertular PMK. Jenis hewan ternak tertular PMK itu sapi (456.974 ekor), kerbau (17.334 ekor), domba (1.686 ekor), kambing (3.549 ekor) dan babi (88 ekor). (mg2)

Tags: Hewan Ternakpenyakit mulut dan kukupmkSatgas PMK

Berita Terkait.

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Maraknya Kasus Daycare, BSN Ingatkan Penerapan SNI Taman Asuh Ramah Anak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:31
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Tantangan Ketenagakerjaan Kompleks, DPR RI: May Day 2016 Momentum Perkuat Kolaborasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:37
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:34
Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas
Nasional

Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:57
Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak
Nasional

Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:03
Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas
Nasional

Kasus K3 Kemnaker Diselimuti Dugaan ‘Budaya Lama’, Terdakwa Ungkap Sisi Lain

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2558 shares
    Share 1023 Tweet 640
  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    2142 shares
    Share 857 Tweet 536
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1565 shares
    Share 626 Tweet 391
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.