• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Syahrul Sebut Tiga Tahun Terakhir Produksi Pertanian Terus Meningkat

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 3 Agustus 2022 - 19:02
in Nasional
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Foto: Kementan untuk INDOPOSCO

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Foto: Kementan untuk INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menegaskan Indonesia merupakan salah satu negara yang berhasil dalam melewati berbagai tantangan krisis global. Hal ini terlihat dari meningkatnya produksi pertanian selama tiga tahun terakhir.

Namun begitu, kata dia, kondisi itu bukan berarti aman mengingat Covid dan perubahan cuaca masih terus berlangsung. Ditambah adanya perang dua negara eropa antara Rusia dan Ukraina. Demikian dikatakan SYL dalam rakor kebijakan penyerapan produk pangan dalam negeri dan peningkatan produk pangan nasional sera sosialisai regulasi terkait ekspor/impir kepada para pelaku usaha.

BacaJuga:

Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyusunan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Menapaki Perjalanan Baru, iCAR V23 Kini Telah Dimiliki 1.000 Konsumen

ISPA Anak Meningkat, DPR: Respons Karhutla Harus Bergeser ke Pelindungan Kesehatan

“Ancaman covid itu belum selesai dan membuat putaran ekonomi rendah. Semua yang tadinya berjalan rutin dan normatif dalam dua tahun ini berubah. Tapi ingat, pertanian tetap tumbuh dan tangguh,” ujar Mentan, Rabu (3/8).

Menurut Syahrul, sektor pertanian sejauh ini telah membuktikan sebagai bantalannya ekonomi negara. Produksi meningkat, ekspor melesat dan kesejahteraan petani naik tinggi. Karena itu dia berharap, semua pihak mampu menyerap setiap produksi yang dihasilkan didalam negeri.

“Indonesia bagus, karena negara lain masih bersoal dengan alam, kita masih ada hujan, mataharinya masih soft. Ini sekaligus menjadi peluang kita untuk membuat produksi sendiri di dalam negeri. Kita jaga inflasi itu agar tidak naik lagi. Kalau naik, daya beli rakyat turun, putaran ekonomi juga menurun. Oleh karena itu, subsitusi impor kita buat sendiri, jangan impor terus yuk,” katanya.

Mentan memastikan semua negara di dunia saat ini dalam kondisi yang tidak baik karena inflasinya naik tinggi. Dia mengatakan inflasi Amerika sudah 8,6 dan Turki 73,5. Sedangkan Indonesia masih terjaga di angka 3,55.

“Saya bilang pertanian Indonesia itu sangat-sangat tangguh. Tahun 2020 ekspor naik 15,79 persen, tahun 2021 naik 38,68 persen. Kenapa? karena komoditi Indonesia sangat laku di pasar dunia,” katanya.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Musdhalifah Machmud mengapresiasi upaya kementan dalam meningkatkan berbagai produksi pertanian dalam negeri. Karena itu, dia mengajak semua pihak untuk sama-sama membangun pertanian sebagai upaya bersama dalam menghadapi terjadinya krisis global. Menurutnya, pertanian adalah sektor strategis yang menjadi bantalan ekonomi disaat pandemi.

“Kami mengajak masyarakat untuk bekerja sama karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dan mungkin, kita perlu bekerjasama dengan semua pihak untuk menguatkan pangan negara kita sendiri,” ujarnya.

Musdhalifah menjelaskan, saat ini terdapat banyak persoalan yang telah mempengaruhi sektor pertanian Indonesia. Diantaranya perubahan cuaca atau climate change, dimana cucara panas yang ada bisa berubah menjadi sangat terik dan hujan biasa yang bisa berubah menjadi sangat tinggi.

“Kita tahu bahwa negara eropa sampai 40 derajat. Kita juga tau konflik Rusia-Ukraina, dimana kita impor 27 juta ton gandum. Setelah konflik kita harus mencari sumber gandum lainnya. Karena kita sudah terbiasa makan roti, mie instan, jadi semua rakyat kita sudah tergantung gandum. Karena itu kita setiap minggu rapat mengenai pangan, supaya kita siap mengahadapi krisis global agar kita bisa membuat bahan makanan sendiri,” katanya. (srv)

Tags: KementanMentan Syahrul Yasin LimpoMentan SYLpertanianpertanian Indonesiasektor pertanian

Berita Terkait.

dalu
Nasional

Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyusunan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 04:04
icar
Nasional

Menapaki Perjalanan Baru, iCAR V23 Kini Telah Dimiliki 1.000 Konsumen

Selasa, 29 September 2026 - 03:13
ispa
Nasional

ISPA Anak Meningkat, DPR: Respons Karhutla Harus Bergeser ke Pelindungan Kesehatan

Selasa, 29 September 2026 - 00:30
dagri
Nasional

Penanganan Disabilitas Butuh Kerja Sama Lintas Sektor

Senin, 28 September 2026 - 23:23
tomsi
Nasional

Sekjen Kemendagri Tekankan Kepemimpinan Adaptif di Tengah Era Disrupsi

Senin, 28 September 2026 - 20:02
bing
Nasional

Museum Bing Slamet Diresmikan, Warisan Maestro Harus Hidup di Generasi Baru

Senin, 28 September 2026 - 18:08

OLAHRAGA

puan
Olahraga

Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

Editor Dilianto
Senin, 28 September 2026 - 22:12

INDOPOSCO.ID - Kontingen Indonesia terus menambah medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, termasuk emas dari lifter Rahmat Erwin. Ketua DPR...

SelengkapnyaDetails
campus

Campus League The Nationals Badminton Season 1, Expedition Jadi Official Timekeeper

Senin, 28 September 2026 - 15:45
Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Senin, 28 September 2026 - 12:53
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Jelang Lawan Malaysia di GBK, John Herdman Usung Misi “Melindungi Tanah Air”

Senin, 28 September 2026 - 12:00
Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Senin, 28 September 2026 - 10:20

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3904 shares
    Share 1562 Tweet 976
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    1519 shares
    Share 608 Tweet 380
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1113 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.