• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

IHSG Terkoreksi Jelang Rilis Data Neraca Perdagangan Juni

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 15 Juli 2022 - 10:41
in Ekonomi
Pergerakan-IHSG

Ilustrasi - Pekerja memperlihatkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melalui gawainya di Jakarta. Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (15/7) pagi terkoreksi jelang rilis data neraca perdagangan Juni oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

IHSG dibuka melemah 3,54 poin atau 0,05 persen ke posisi 6.686,55. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,58 poin atau 0,06 persen ke posisi 948.

BacaJuga:

APBN 2026 Melaju Kencang: Pajak Melejit, Belanja Negara Tancap Gas

Kemenkop Perkuat Akses Pembiayaan Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Wamen UMKM Sebut Inabuyer 2026 Perkuat Akses Pasar dan Kemitraan UMKM

“Fokus investor tertuju pada rilis neraca perdagangan pada hari ini. Konsensus memperkirakan bahwa neraca dagang Indonesia masih bisa surplus sekitar USD1,45-4,3 miliar untuk Juni,” tulis Tim Riset Lotus Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (15/7), dikutip dari Antara.

Baca Juga : IHSG Terkoreksi Tunggu Rilis Data Inflasi AS

Surplus neraca perdagangan yang berlanjut diharapkan masih dapat menguatkan fundamental untuk pergerakan IHSG. Jelang akhir pekan ini, IHSG berpeluang menguat terbatas di kisaran 6.629-6.714.

Bursa ekuitas Amerika Serikat (AS) pada Kamis (14/7) ditutup variatif dengan kecenderungan melemah, setelah rilis laporan keuangan bank-bank berkapitalisasi besar atau big cap dimulai dengan hasil yang di bawah estimasi.

Saham JPMorgan Chase turun 3,5 persen setelah mengatakan bahwa laba kuartal II 2022 turun, merespon adanya cadangan untuk kredit macet sebesar USD428 juta dan menangguhkan program pembelian kembali (buyback) saham. Laporan keuangan dari bank-bank besar berlanjut pada sesi Jumat (15/7), seperti rilis dari Wells Fargo dan Citigroup.

Fokus pelaku pasar tertuju pada kekhawatiran kenaikan inflasi Juni dan membuka pintu bagi kenaikan suku bunga The Federal Reserve yang agresif akhir bulan ini, memacu spekulasi kenaikan suku bunga sebanyak 100 basis poin.

Sementara itu, laporan indeks harga produsen Juni mencapai level 11,3 persen (yoy) dibandingkan Mei 10,8 persen (yoy) seiring kenaikan harga energi.

Dari Eropa, Indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup terkoreksi dan bursa regional utama juga melemah. Investor masih bereaksi terhadap data inflasi AS yang di atas estimasi.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 106,23 poin atau 0,4 persen ke 26.749,62, indeks Hang Seng turun 172,76 poin atau 0,83 persen ke 20.578,45, dan indeks Straits Times meningkat 12,25 poin atau 0,4 persen ke 3.102,88.(mg2)

Tags: beiBPSihsgNeraca Perdagangan

Berita Terkait.

purbaya
Ekonomi

APBN 2026 Melaju Kencang: Pajak Melejit, Belanja Negara Tancap Gas

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:30
kemenkop
Ekonomi

Kemenkop Perkuat Akses Pembiayaan Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:13
inabuyer
Ekonomi

Wamen UMKM Sebut Inabuyer 2026 Perkuat Akses Pasar dan Kemitraan UMKM

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:42
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
Ekonomi

BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:01
DME dari Batu Bara, Jurus PTBA Tekan Impor LPG hingga 80 Persen
Ekonomi

DME dari Batu Bara, Jurus PTBA Tekan Impor LPG hingga 80 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:22
Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026
Ekonomi

Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:45

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3689 shares
    Share 1476 Tweet 922
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.