• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Melirik Potensi Bisnis Bunga Anggrek yang Menjanjikan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 7 Juli 2022 - 17:15
in Ekonomi
Bunga Anggrek

Bisnis bunga Anggrek yang menjanjikan. Foto: antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS.CO.ID – Pelaku usaha bunga anggrek di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur menyatakan bahwa bisnis jual beli bunga tersebut memiliki peluang yang sangat besar dan menjanjikan.

Wakil Direktur PT Java Indo Arjuno yang merupakan pengelola Taman Arjuno, Atoillah di Kabupaten Malang, Kamis mengatakan bahwa peminat bunga anggrek khususnya di dalam negeri terbilang masih sangat tinggi.

BacaJuga:

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Kemudahan Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih Bank Digital

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

“Untuk saat ini, serapan terbesar untuk penjualan anggrek masih di Pulau Jawa,” kata Atoillah.

Atoillah menjelaskan, hingga saat ini, Taman Arjuno yang berada di Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari dan merupakan salah satu sentra budidaya anggrek di wilayah Jawa Timur tersebut, telah menjual bungga anggrek kurang lebih sebanyak 36 ribu tanaman.

Baca Juga : Bahlil Resmikan Pabrik Rokok Elektrik di Malang

Menurutnya, penjualan bunga anggrek tersebut saat ini menggunakan sistem penjualan secara online. Sebagian besar pembeli merupakan kolektor dan juga peminat baru budidaya anggrek tersebut.

Ada sejumlah jenis anggrek yang dijual diantaranya Dendrobium, Phalaenopsis, Cattleya, Vanda dan Grammatophy. Ia berharap dengan adanya sentra budidaya anggrek tersebut, diharapkan mampu mengurangi ketergantungan impor terhadap komoditas tersebut.

“Kami berharap ke depan, Taman Arjuno ini bisa memproduksi hingga 12 juta tanaman. Target kami adalah berusaha menekan impor,” katanya.

Ia menjelaskan, potensi bisnis bunga anggrek tersebut di Indonesia masih terbuka lebar. Saat ini, kebutuhan bibit anggrek yang berasal dari impor mencapai 36 juta bibit per tahun, sementara untuk produksi dalam negeri berkisar sepuluh juta per tahun.

“Untuk saat ini, produksi kami berkisar antara 2-2,5 juta per tahun, karena petani kita juga bertambah,” ujarnya.

Dalam upaya untuk meningkatkan produksi bunga anggrek di Taman Arjuno, lanjutnya, pihaknya juga memberdayakan warga sekitar yang merupakan para petani. Hingga saat ini, Taman Arjuno menggandeng kurang lebih 50 orang petani plasma.

Ada dua sistem yang dipergunakan pada Taman Arjuno untuk proses kerja sama dengan para petani tersebut. Sistem pertama adalah pihak pengelola menyuplai bibit bunga anggrek atau sistem kedua adalah membeli bibit dari Taman Arjuno.

“Untuk sistem pertama, nanti petani akan mengembalikan bibit yang sudah besar dan kami ganti dengan biaya operasional. Sementara yang kedua, petani plasma menjual kembali ke kami dengan harga menguntungkan,” katanya.

Taman Arjuno tersebut, saat ini juga melakukan produksi dan memiliki tim riset budidaya anggrek untuk pengembangan. Taman Arjuno tersebut saat ini juga menjadi salah satu tujuan wisata yang ada di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. (bro)

Tags: Bunga AnggrekJawa timurkabupaten malangPotensi BisnisPT Java Indo Arjuno

Berita Terkait.

Belanja
Ekonomi

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:44
Transaksi
Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Kemudahan Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih Bank Digital

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:42
Mata-Uang
Ekonomi

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:01
Perbaikan-Jalan
Ekonomi

Jasa Marga Maksimalkan Tim Preservasi demi Kelancaran Arus Libur Panjang

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:00
Fajar-Wibhiyadi
Ekonomi

Surveyor Indonesia Perkuat TICC untuk Kawal Transportasi Aman dan Berkelanjutan

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:49
Program TJSL
Ekonomi

PLN EPI dan Bahtera Adhiguna Hidupkan Ekonomi Sirkular di Kawasan Wisata Pesisir

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1285 shares
    Share 514 Tweet 321
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1096 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.