Ekonomi

Bahlil Resmikan Pabrik Rokok Elektrik di Malang

INDOPOSCO.ID – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menghadiri peresmian fasilitas produksi rokok elektrik asal China, PT Smoore Technology Indonesia (STI) senilai Rp1,12 triliun di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis.

Pabrik yang dibangun dengan luas tanah 6 hektare ini merupakan pabrik ke-14 yang dibangun oleh Smoore International, dengan rencana investasi sebesar 80 juta dolar AS atau Rp1,12 triliun.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, menyampaikan apresiasinya atas komitmen PT STI dalam merealisasikan rencana investasinya guna meningkatkan perekonomian di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Namun, Bahlil juga mengingatkan kembali perlunya kolaborasi dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.

“Tolong libatkan UMKM dan pengusaha lokal. Beri dukungan ke mereka. Investasi yang baik itu, yang besar mampu mengangkat yang kecil. Jadi tolong kita butuh kerja sama. Kita butuh kolaborasi. Kita butuh lapangan pekerjaan, tapi juga ruang untuk anak-anak daerah agar memanfaatkan secara maksimal untuk menjadi tuan di negeri sendiri,” katanya.

Smoore International yang berpusat di Kota Shenzen, China, merupakan salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia dengan pangsa pasar rokok elektrik global sebesar 18,9 persen.

Baca Juga: Merokok Sembarangan, Malaysia Keluarkan 335 Surat Tilang

Pabrik yang akan dibangun di Kabupaten Malang tersebut merupakan produsen alto pods pertama di Indonesia.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button